Cinta Masa Kecil Naila

Cinta Masa Kecil Naila
Ide jahil Brian


__ADS_3

Brian duduk di samping Naila, menemani Naila sedang menonton filmnya. Naila tak menolak, Brian di samping nya. Hanya saja Naila masih mendiami.


Naila yang masih asik menonton film di handphone nya, dan mendiami Brian yang di sampingnya. Membuat Brian bingung harus apa. Kalau Brian ikut bermain handphone juga, sama aja akan nyari perkara. Karena Naila pasti akan lebih ngambek, karena merasa di diami olehnya. Kan niat Brian ingin meminta maaf, dan membujuk Naila agar tidak marah kembali. Bukannya untuk membalas mendiami istri nya kembali.


Brian merebahkan badannya dengan menghadap istri nya, yang masih asik menonton film dengan bersandar di dipan tempat tidurnya.


Dan ide jahil Brian pun datang untuk menjahili Naila. Brian merenggangkan tangan nya dan mem..eluk Naila, dengan wajah menghadap ke arah perut Naila yang masih rata. Brian menci...uminya, dan itu membuat Naila harus berusaha menahan rasa geli nya.


"Masss..... ~~


"Heeeemmmm...~


"Kamu ngapain si kaya gini, awasss... Iiihhh, sana dong mas...~


"Apaan si Nai, kamu ganggu aja sih. kamu nonton aja, aku lagi ngobrol tau." Naila mengerenyitkan mata, merasa bingung dengan perkataan suaminya.


Naila melihat ke arah bawah, di mana wajah sang suami menghadap ke arah perutnya. Brian menatap Naila yang sedang menatapnya.


"Ngapain kamu lihat aku, udah lanjutin nonton nya. Aku lagi ngobrol sama anak aku di sini. Aku lagi curhat, kalau papahnya lagi di diami oleh Mamahnya." Bibir Naila sedikit terangkat berbentuk perahu. " Aku lagi curhat, bagaimana biar bisa di maafin sama mamah Naila. Karena papahnya satu ini, gak bisa kalau tidur dalam diam diaman."


Ucap Brian dengan menahan bibirnya yang berkedut, ingin sekali Brian tersenyum. Kini Brian menghadap ke arah perut Naila kembali.


Naila terpaksa mematikan handphone miliknya, dan mengakhiri nonton film drama nya. Dan meletakkan handphone nya kembali di atas meja nya.


"Nak, beneran papah harus bagaimana dong. Biar mamah maafin papah, ini aja papah di cuekin. Mamah asyik nonton film drama aja tuh..." Naila mendengar Brian berbicara, walaupun pelan namun masih terdengar.


"Handphone nya aku udah simpan, percuma nonton kamu nya gangguin.'' Brian enggan menjawab ucapan Naila.

__ADS_1


Brian masih asyik menghadap ke perut Naila, dan sesekali menci...umi nya. Tentunya itu membuat Naila merasa geli saat Brian meng...ecup nya.


"Yakin nih, papah harus melakukan itu. Yakin mamah gak akan marah, sama papah." Brian berusaha menahan senyumnya, saat Naila kegelian." Ok papah coba ya nak..."


Greeeppp... Brian menc...iumi perut Naila dan menggusel gusel bagian yang Naila merasakan geli. Brian tau Naila orang nya gelian, dan itu membuat Brian mudah untuk membuat Naila geli.


Naila terkekeh menahan geli nya. Naila menggerak-gerakkan badannya untuk menahan tawanya. Semakin lama Naila tidak bisa menahan tawanya, dan akhirnya Naila pun membuka suaranya untuk tertawa.


Hahahah.... Mas geli. Maaaasss.... Hahahaha....Sambil mendorong wajah sang suami dari perutnya. Brian tersenyum saat mendengar Naila tertawa karena kegelian.


Hahahaha...... Mas Brian sudah geli mas. Hahahaha.. ya ampun mas, kamu itu jahil banget si..Hahahah maaasss ampuuun.... Sudah sudah perut aku sakit. Hahahaha...


Brian tertawa saat melihat wajah Naila sudah tak cemberut lagi. Dan wajah Naila pun terlihat merah karena menahan geli nya.


"Bagaimana masih mau mendiami aku lagi.?" Senyuman lebar dari bibir Brian.


Brian tersenyum ternyata berhasil membuat istri tidak marah lagi.


" Kalau kamu masih mendiami aku, aku lakukan seperti tadi ya.?"


"Iya iya, sudah sudah cukup. Nanti perut aku mual, habis minum susu soalnya.." Brian pun mengangguk.


Brian duduk kembali, sambil menatap istrinya. Tak lupa tangan Naila pun di genggam nya dengan perasaan sayang. Suasana pun menjadi hening, dan Brian menundukkan kepalanya.


Brian tersenyum menatap Naila, Brian menatap Naila lekat lekat. Dan Naila dapat melihat tatapan suaminya yang sendu, ada rasa tak tega di hati Naila.


"Maafkan aku ya, aku sudah membuat kamu sedih dan terluka. Aku lebih mempercayai gadis itu, ketimbang kamu yang kini sudah menjadi istri aku. Jujur aku menemui nya disana hanya ingin menegur dia untuk tidak lakukan itu lagi. Aku hanya ingin bilang ke dia untuk tidak menggangu hubungan kita lagi, karena aku mencintai kamu. Dan mungkin kamu melihat foto yang saat aku mem...eluk nya. Itu karena dia terjatuh, dan aku tidak tau kalau dia mengajak seseorang untuk memfoto adegan itu. Dan Maslah baju aku itu yang ada noda lipstik dan parfum wanita di baju aku. Ya itu wangi parfum Riska, dan lipstik dia juga. Karena dia hampir terjatuh dan posisinya tepat di saat apa yang kamu lihat. Karena aku di kirimkan juga foto nya oleh Riska, dan itu aku langsung hapus. Agar kamu tidak lihat dan tidak marah, Jujur aku gak bermaksud mengkhianati kamu sayang.

__ADS_1


Gak ada niatan aku untuk menyakiti atau mengkhianati kamu sayang. Aku ingin serius menjalani rumah tangga aku ini dengan kamu. Apalagi kamu gadis yang aku cari selama ini, dan apalagi hubungan kita sudah di jodohkan oleh kedua orang tua kita. Aku tidak mau menyakiti mereka, bahkan membuat mereka atau kamu kecewa sama aku sayang. " Naila menangis mendengar perkataan suaminya saat ini, hatinya benar-benar tersentuh oleh ucapannya.


"Maafin aku ya sayang, jujur aku tidak bisa marah sama kamu. Apalagi sampai diam diaman seperti ini, aku gak bisa Nai. Dan di tambah lagi kondisi kamu yang saat ini sedang hamil. Aku tidak ingin membuat kamu sedih dan mudah stress, aku takut kamu kenapa-kenapa sayang. Maafkan aku untuk kesalahan ku yang sudah membuat kamu terluka."


" Tapi kamu nyebelin mas, kamu jahat. Hiks.... Aku tidak membenci kamu, hanya saja aku kesal sama kamu. Kamu lebih percaya dia dari pada aku. Kamu nyebelin mas, kamu ngeselin.. hiks... Hiks...." Naila menangis meluapkan kekesalan nya pada suaminya.


"Iya aku memang jahat, aku juga ngeselin dan nyebelin. Bisa bisa nya aku membuat kamu menangis, dan melukai hati kamu. Aku sayang banget sama kamu, aku minta maaf sama kamu sayang dari hatiku yang paling dalam. Karena aku sudah menyakiti kamu, aku minta maaf ya." Sambil meng..ecup tangan Naila.


Hiks hiks hiks...Naila mengangguk kan kepalanya, dan memaafkan Brian.


"Ya aku mau memaafkan kamu mas, aku juga tidak bisa marah sama kamu terlalu lama mas." Sambil menghapus air matanya, Brian tersenyum.


Karena Naila mau memaafkan dirinya, tentunya Brian sangat bahagia mendapatkan jawaban itu.


Brian segera membawa istri ke dalam pelu..kannya. Sambil membelai rambutnya, Brian melakukan agar Naila nyaman dan tenang.


Begitupun juga Naila, yang mudah tenang saat mendapat kan deka...pan hangat dari suaminya. Brian mengec...up kening Naila, Naila pun memejamkan matanya.


Setelah cukup tenang, Brian membawa istri untuk berba...ring. Mereka berdua pun saling berpel...ukkan. Dan pelu...kan mereka pun berlanjut ke tahap yang lebih in...tim untuk pasangan yang masih berstatus pengantin baru itu.


Suasana malam yang sunyi, gemericiknya tetesan air hujan. Membuat suasana malam itu nampak dingin. Dan pas untuk mencurahkan kerinduan dan isi hati antara Brian dan Naila. Brian tau kondisi istrinya yang sedang berbadan dua , apalagi usia kandungannya masih sangat muda. Brian pun melakukan nya dengan sangat hati-hati, karena iseng iseng Brian mencari artikel di embah gogal. Dan itu di jadikan ilmu untuk Brian sebagai pasangan pengantin baru dan untuk peran sebagai suami yang baik.


Bersambung...


Assalamu'alaikum hai hai hai teman-teman Semuanya. Author ucapkan banyak terimakasih, bagi yang setia membaca cerita ku ini. Maaf ya, kalau Kemarin author Libur, rehat sejenak. 🙏😉


...Author gak akan pernah bosen, buat selalu ingetin. Jangan lupa tinggalkan jejak jempol dan komentar kalian. Agar author semakin semangat, buat selalu update ceritanya....

__ADS_1


...🙏🤗...


__ADS_2