Cinta Masa Kecil Naila

Cinta Masa Kecil Naila
Kalian berdua pacaran


__ADS_3

"Kalau aku terpaksa aku gak akan menerima kamu. Dan aku gak akan menyembunyikan wajah aku seperti tadi. Kamu nyebelin banget si...iiihhh..." Debby sambil memukul dada bidang Raka.


Pukulan Debby tidak membuat Raka kesakitan sama sekali. Justru Raka terkekeh,dan menahan tangannya Debby. Lalu menarik Debby kembali kedalam pelukannya...


Kini Debby dan Raka yang sedang berbahagia dengan hubungan baru nya.


Brian dan Naila sedang berbahagia dengan kehadiran malaikat kecil mereka... Di sini hanya Devi dan Denis yang saat ini merasa berbeda suasana hatinya..


Di dalam kamar, Devi nampak murung sekali. Denis melihat istrinya yang sedang tidak baik baik saja sejak pulang dari rumah sakit...


"Sayang kamu kenapa si.? Ko sejak pulang dari jenguk Naila kamu jadi murung.? "


"Sayang... Aku entah kenapa aku jadi merasa bersalah sama kamu..?"


"Merasa bersalah. Memang kamu merasa bersalah kenapa..?" Denis tiba tiba tersenyum saat mengingat sesuatu..


"Kamu merasa bersalah karena semalam kamu tinggal aku tidur ya.. Padahal semalam aku sedang kepingin tapi kamu sudah tidur.." Denis memanyunkan bibirnya.


Devi tersenyum seraya menggelengkan kepalanya.." Iiidihhh.... Kamu tuh nyambungnya gak jauh dari situ deh."


Denis terkekeh melihat wajah Devi yang terlihat kesal ." Lah terus kamu sedih kenapa zeyeng....?"


" Zeyeng, zeyeng.... Zereng emangnya... Aaahhh.... Denis Rese banget si kamu, gak jadi aku sedih nya.....?" Devi berlaga ngambek..


"Hahahah..... Iya iya iya aku minta maaf. Sekarang serius deh. Aku hanya meledek kamu biar gak sedih.. Memang kamu sedih kenapa si hemm...?"


"Tadi aku sempet mellow karena aku melihat bayi mungilnya Naila.. Denis kapan ya kita di berikan kepercayaan sama Allah. Aku juga sebenarnya ingin seperti Naila, aku ingin hamil dan mempunyai bayi yang lucu..." Wajah Devi kembali menunjukkan wajah sedihnya ..


"Begini nih Mangkanya aku tadi ngeledekin kamu biar gak terbawa suasana. Biar kamu gak ungkit masalah ini lagi. Aku tau pikiran kamu itu loh Dev, sejak pulang jenguk Naila kamu Murung terus .. kamu mikirin kapan kamu hamil, iya kan.. ? Devi kamu kenal aku seperti apa, dan keluarga aku seperti apa kan.?" Devi mengangguk. " Lagian kita tiap malam itu sudah berusaha bekerja keras, dan sering melakukan olahraga malam, agar kamu cepat hamil . Tapi namanya tuhan belum kasih mau di apain. Aku tidak memaksa untuk kamu cepat hamil, begitupun juga kedua orang tua aku. Malah kata mereka kita disuruh pacaran dulu. Kenapa keluarga aku mengatakan itu.? Karena mereka tidak ingin membuat itu menjadi beban untuk kamu... Jika tuhan mengizinkan dan memberikan momongan kita dalam waktu cepat. Kita harus bersyukur Alhamdulillah banget. Tapi jika belum di berikan, ya kita harus sabar sayang.. Jangan di ambil pusing, kita jalani aja hidup kita dengan banyak manfaat. Lagian kita pacaran aja dulu aja Yank, kita kenal hanya 6 bulan. Terus kita nikah, yasudah sekarang kita nikmatin masa masa pacaran aja. Lagian di rumah ini juga akan ada anak nya kakak, pasti rumah ini akan rame dengan tangisannya Briana.. Udah kita jadikan Briana itu sebagai pancingan untuk kita, kita bisa ajak main Briana sebagai hiburan kita... Jadi kamu jangan sedih sedih lagi ya.?"


Devi tersenyum dan mengangguk kan kepala nya...

__ADS_1


"Iya kamu benar sayang. Kita kan bisa pinjam Brian untuk hiburan kita.. hihihi ... Maaf ya sayang aku jadi sedih karena masalah yang itu itu lagi..."


"Ya sudah lupakan saja . Lagian aku mengatakan ini biar kamu tidak terus menerus memikirkan masalah kehamilan yang membuat kamu menjadi kepikiran. Aku takut kamu stress dan sakit, aku gak mau loh istri ku sakit. Kalau kamu sakit, aku tidak ada lawan untuk main PlayStation di sini...Gak enak tau main PS sendirian...."


"Idih garing banget menghiburnya, kaya kriuk yang 10 ribu dapet 3 garing garing ..." Denis terkekeh..." Awalnya senang karena tidak ingin aku sakit, cuma nya itu.. Biar kamu ada lawan main PlayStation nya, nyebelin..."


Devi nampak kesal, sampai memanyunkan bibirnya. Denis sendiri terkekeh geli melihat Devi yang ngambek karena kejahilannya...


Dan akhirnya Devi dan Denis tertawa bersama. Dan kesedihan Devi, karena belum menunjukkan tanda-tanda hamil.. Karena Denis sebagai suaminya bisa menghibur untuk tertawa kembali, dan tidak mengingat kesedihannya kembali .


Lima hari kemudian,Naila dan juga baby Briana sudah berada di kediaman rumah bunda Rossa...


Kini suasana rumah bunda Rossa menjadi ramai. Karena suara tangisan dari baby Briana. Karena baby Briana sangat lucu dan menggemaskan. Baby Briana menjadi pusat tontonan bagi om, tanteh, Oma dan opa nya..


Sedangkan pak Tommy dan Bu Farida sudah kembali kerumah mereka...Jadi mereka tidak bisa melihat baby Briana yang menjadi pusat perhatian di keluarga besar Alamsyah..


Tok tok tok... Suara seseorang mengetuk pintu rumah.. Semuanya pun menoleh, dan ternyata Raka yang datang.


Debby pun langsung menghampiri Raka dengan senyuman manisnya.. Raka pun membalas senyuman dari Debby yang kini sudah menjadi kekasihnya..


"Masuk yuk... Kita lagi liat anak kakak lucu banget, saat nangis. Bikin gemes tau .."


"Anak bayi nangis ko lucu si . Kasian tau.."


" Hehehe .... "Jawab Debby dengan cengengesan...


Raka pun kini gabung dengan seluruh keluarga.. Kini yang menemani Briana hanya para om dan Tante yang masih betah menjahili bayi tersebut... Sedangkan Naila lagi berada di kamarnya, sedang membersihkan dirinya..


Sedangkan para nenek dan kakeknya juga sedang membersihkan tubuhnya karena habis terkena pipis dari baby Briana...


Hiks..hiks hiks... Ooooweeekkk oooweeek.... Tangisan yabg keluar dari bibir mungil baby Briana...

__ADS_1


"Haus seperti nya nih anak ...Yank tolong ambilkan botol susunya dong di samping kamu..." Kata Debby yang memanggil Raka dengan sebutan sayang...


"Yang ini sayang ...?" Tanya Raka yang menunjukkan botol susu di tangan nya...


Debby pun mengangguk, Devi dan Denis terkejut mendengarnya. Dan saling menatap satu sama lain..


"Kalian berdua pacaran ya....?" Tanya Devi.


Raka dan Debby saling memberikan senyuman, lalu menjawab nya dengan anggukan...


Devi dan Denis menganga..


"Jadi benar kalian berdua pacaran...?" Tanya Devi sekali lagi.


"Iya Devi kita pacaran sekarang..."


Devi dan Raka pun tersenyum...


"Wah kalian Jahat banget, pacaran gak ksih tau kita...?" Celetuk Denis...


" Emang mau ngapain kasih tau kalian . Apalagi kamu Denis nyebelin. Kan kamu selalu ngeledekin aku terus Selama ini, jadi aku malas ngasih tau kamu..."


"Idih ngambek... Tapi gak apa-apa deh kami senang mendengarnya, kalau kalian ini pacaran..." Ucap Denis dengan senyuman..


"Iya aku juga senang mendengar nya... " Timpal Devi.. " selamat ya Debby Raka buat hubungan baru kalian ...?"


Raka dan Debby tersenyum." Terimakasih ya, kalian benar aku tidak peka dengan orang di dekat ku yang udah perhatian dengan aku . Karena kalian aku jadi tau kalau Raka jatuh cinta sama aku ..."


Devi dan Denis tersenyum... Dan mereka pun tertawa saat mendengar tangisan dari baby Briana yang merasa di cuekin oleh mereka...


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2