
"Amiin... Terimakasih ya. Yasudah aku turun dulu ya, sudah banyak yang mengantri untuk foto dengan kamu.." Sarah dan Fandi pun mengangguk.
Raka dan Debby pun turun dari pelaminan. Debby tersenyum bahagia saat turun, dan bukan hanya itu. Debby juga berhasil mengambil melati dari si pengantin, dengan cara mencuri nya....
Saat duduk, Debby masih tersenyum melihat bunga di tangan nya.
"kamu kenapa senyum senyum seperti itu.?"Tanya Raka yang melihat Debby senyum senyum.
"Gak apa apa Sayang, yank lihat deh aku ngambil ini dari Sarah. hihihi...." Debby tekikik geli."Katanya nya dengan kita mengambil bunga melati dari pengantin.Terus ngambilnya diam diam tanpa sepengetahuan pengantin atau mencuri bunganya walaupun hanya satu bunga saja. Doa nya agar kita bisa menyusul jadi pengantin secepatnya."
Raka mendengar Debby bicara hanya menggeleng kan kepalanya saja. Saking gemasnya rasanya Raka ingin sekali menarik pipinya Debby yang cubby.
"Tanpa kamu ambil bunga itu pun aku siap menikahi kamu Debby..Kamu ingin aku nikahi kapan Hem... Bulan besok, Minggu besok, atau besok hari pun aku siap.?"
"Idiiih kenapa jadi kamu yang ngebet yank. Hihihi.... Ya aku tuh tau, kamu mau serius. Tapi kan aku juga berharap apa yang kita inginkan niat baik kita berjalan dengan lancar. Aku tidak ingin, saat niat baik kita sedang berjalan tiba tiba ada halangan dengan hubungan kita..Aku tidak mau itu Raka."Debby jadi mengingat Naila sahabat nya, yang sekarang sudah menjadi kakak iparnya..
"kamu tau yank, Naila dulu sebelum bertemu dengan kakak. Naila hampir menikah, saat sebentar lagi acara pertemuan keluarga,untuk acara pernikahan mereka akhirnya batal. Semuanya itu karena mantannya Naila meminta untuk mengakhiri hubungannya dengan Naila. Alasannya karena saat itu Si pria itu habis kecelakaan dan kaki nya tidak dapat berjalan. Naila siap menerima kondisi pria itu, namun pria itu kekeh dan meminta mengakhiri hubungannya. Naila pun akhirnya pergi karena Naila juga akan di nikahi dengan lelaki buaya,untuk menjadikan Naila istri ke 3 nya. Sampai akhirnya Naila bertemu dengan kakak dan sekarang mejadi kakak ipar ku ...."
"Semuanya itu, memang Naila belum berjodoh dengan pria itu. Dan Naila sampai bertemu dengan Brian,memang sudah ditakdirkan untuk bertemu kembali. Dan menjadikan Naila itu istri nya, karena perjodohan yang sudah kedua orang tua kalian lakukan.Dan bukannya itu juga pesan terakhir almarhum kedua orang Naila, dan di tambah lagi diam diam kakak kamu mencintai Naila.Ya jangan kan Brian, jika itu posisinya di aku pun aku mau menerima perjodohan itu.."
Debby melototi Raka,saat mendengar di akhir kalimat yang Raka katakan.
__ADS_1
"Maksudnya ucapan kamu itu apa. Jangan bilang kamu juga menyukai Naila.?" Wajah Debby mulai cemberut, karena rasa cemburunya..
Raka tersenyum." Ya gak dong sayang. Kalau aku suka sama Naila, Untuk apa aku selalu menarik perhatian kamu. Dan sampai berhasil sekarang kamu yang tidak. bisa jauh dari aku.." Sambil mengedipkan mat sebelah nya. Dan itu membuat Debby menjadi salah tingkah.
Next
Setelah pernikahan Fandi dan Sarah.Dan tak terasa,usia kandungan Devi pun sudah menginjak usia 7bulan.. Dan begitu pun juga baby Briana,yang kini usia nya sudah mengajak 7Bulan. Tumbuh kembang Briana sangat super aktif, gigi gigi kecilnya sudah mulai numbuh. Briana pun juga sudah mulai bisa merangkak, bahkan sudah mulai merembet agar bisa berdiri.
Naila menjadi peran penting untuk menjaga dan melatih putri nya, agar tumbuh dengan sehat dan aktif. Naila merawat baby Briana tanpa bantuan baby sitter, semuanya di lakukan nya sendiri. Paling hanya Bu Fitri dan Bu Eti yang membantunya memasak dan mengurus rumah. Tapi jika mengurus putri dan suami nya itu sudah tugas wajib Naila.
Dua Minggu kemudian, keluarga Ayah Haris di sedang di sibukkan dengan acara yang di nantikan oleh Debby dan Raka. Ya karena dalam hitungan hari cara sakral itu akan tiba ,di man Raka akan mengucapkan ijab qobul. Dan mereka akan menjadi pasangan suami istri.
Dan Saat nya di mana hari yang sudah sangat di nantikan oleh Raka. Yang di mana Raka sudah berjabat tangan dengan ayah Haris, untuk mengucapkan ikrar janji suci. Saat selesai mengucapkan ijab kabul dan terdengar suara SAH di mana Raka dan Debby pun tersenyum bahagia..
Ayah Haris menitikkan air matanya. Saat Debby melakukan sungkeman kepada beliau.
"Tugas ayah selesai, untuk menjagamu. Kini kamu sudah menjadi kewajiban suami mu, untuk menjaga dan melindungi mu. Ubah sikap manja mu itu ya nak, karena setatus mu sekarang sudah menjadi seorang istri. Dan nantinya kamu akan menjadi seorang ibu."Debby menangis saat ayahnya mengatakan itu kepada nya. Debby tak sanggup berkata-kata, Debby hanya mengangguk kan kepalanya dan memeluk pria yang sudah merawat dan membesarkan dari kecil hingga dewasa.
"Iya ayah, maafkan Debby juga ya. Tapi Debby tetap anak yah kan."perkataan Debby berhasil membuat pak Haris tersenyum.
"Kamu akan tetap menjadi anak ayah, walaupun kamu sudah menikah ataupun mejadi seorang ibu nak.."Pak Haris menatap ke arah Raka, yang di samping Debby."Ayah titip putri kesayangannya ayah dan bunda. Jangan sekali-kali kamu menyakiti nya, lindungi dia dan sayangi dia..."
__ADS_1
Raka mengangguk, seraya tersenyum.
"Pasti yah, insyaallah Raka akan selalu menyayangi dan melindungi putri ayah yang manja ini.."
Naila dan Devi menyaksikan acaranya yang membuat air mata yang ditahannya sejak tadi, akhirnya mengalir juga..
"Beruntung ya Nai, orang tua mereka masih utuh. Tidak seperti kita ya Nai, kadang aku merasa apa memang sudah takdir kita seperti ini...Kamu pun juga masih beruntung, masih memiliki paman dan bibi yang sekarang sudah baik dan peduli dengan kamu. Tidak seperti aku yang tak tau kemana keluarga ku. Apa mereka masih hidup, ataupun sebaliknya. Bahkan orang tua angkat ku saja,juga tidak peduli dengan ku. Sekarang yang aku punya hanya suamiku,dan anakku.."
"Kamu lupa masih ada keluarga ini, dan aku.."
"Justru kamu lah keluarga ku sekaligus sahabat yang aku punya. Kamu istimewa Nai..." Naila pun tersenyum, begitu pun juga Devi tersenyum dan menghapus air matanya..
Next
Setelah Hari pernikahan Debby dan Raka.
Tiga bulan kemudian, dimana usia baby Briana menginjak tepat 1tahun usianya.
Naila dan Brian mengadakan acara ulang tahun, yang di adakan di kediaman rumah bunda Rossa. Brian memanggil beberapa anak panti, dan anak kecil di sekitar .
Bersambung....
__ADS_1
Assalamu'alaikum teman-teman, Semoga kalian selalu diberikan kesehatan ya. Author hanya ingin memberitahu, mungkin cerita ini akan tamat.. Untuk itu aku ngucapin banyak terimakasih untuk kalian yang sudah membaca cerita ini sampai sekarang..π
...Jangan lupa Untuk tinggalkan jejak π, komentar yang positif. Jika memang berkenan, hadiah dan vote nya pun juga boleh...βΊοΈππ*...