
Lalu Raka pun memberikan selamat kepada Denis." Selamat ya, sekarang sudah menjadi ayah. Ubah kebiasaan buruk mu, menjadi lebih bermanfaat..Hahaha... bercanda." Semoga anakmu menjadi anak yang sehat, dan berakhlak baik..Amiin..."
"Amiin terima kasih..."Denis dan Raka pun tersenyum...
***
Tak terasa Naila dan Brian sudah 3 tahun menjalani pernikahan nya ..
Baby Briana sendiri kini sudah berusia hampir 3 tahun. Anak Devi dan Denis pun juga sudah berusia 2 tahun, yang di berikan nama Deva putra Alamsyah. Sedangkan Debby dan Raka memiliki baby kembar berjenis kelamin perempuan dan laki-laki. Yang kini sudah berusia 1 tahun,dan di berikan nama Niko Andito Saputra, dan Nike Arandita Saputri. Sedangkan Fandi dan Sarah pun juga mempunyai seorang putri yang bernama Farah Alessia.
Pagi hari cahaya matahari nampak cantik menyinari bumi. Daun yang terguyur oleh hujan pun nampak hangat, terkena sinar sang Surya. Burung pun saling berkicau, mungkin burung burung itu sedang bersenandung menyambut matahari yang bersinar terang.
Sejak pagi sampai sore Naila nampak tak semangat,untuk melakukan apapun. Bagaimana mu semangat, Brian mendiaminya sejak malam tadi. Hanya karena Naila membalas pesan di grup para wanita. Yang di isi teman temannya yang tak lain Devi Debby Sarah Kiki dan Rere. karena itulah bran mendiami naila, Brian tidak suka kalau saat bersamanya Naila masih sibuk dengan chatting dengan teman-temannya. Ya walaupun semuanya itu adalah teman dan saudara nya, Brian tidak suka. Dan Naila sadar, kalau itu kesalahannya.
Sudah suaminya mendiaminya, di tambah Briana dibawa oleh Oma dan opah nya. Naila jadi nampak kesepian, di rumah itu. Naila seharian hanya, memainkan gadget nya saja. Mengirim Chat di grup pun juga tidak ada yang membalas. Akhirnya Naila melihat film drama kesukaannya di aplikasi di yukyub.
Menjelang waktu malam, Naila nampak tak tenang. Bagaimana tidak, sudah pukul 7 malam pun suaminya masih belum pulang kerja. Tanpa kabar sedikit pun di berikan oleh suaminya, karena biasanya Brian sudah pulang kerja pukul 4 sore. Bukan hanya itu, hati Naila kembali terkejut saat mendapatkan pesan dari bunda kalau Briana mendadak demam.
Naila langsung berlari, menuju halaman menemukan pak Dedi.
"Pak Dedi..."Naila memanggil supirnya, yang dulu pak Dedi ini adalah penjaga rumah, sekarang menjadi supir untuk Naila.
"Iya mba Naila, ada apa ya.?"
"Kunci motor di mana pak, saya pinjam sebentar mau ketempat bunda. katanya Briana demam."
"Mbak Naila mau naik motor kerumah Bu Rossa.? Biar saya antar mba Naila saja . Bukannya kata Bu Fitri, mbak Naila kepalanya sedang pusing.?"
"Ya habis bagaimana pak, anak saya demam. Saya tidak memikirkan diri saya, yang saya pikirkan anak saya.. Insyaallah saya kuat pak ."
"kalau begitu biar bapak saja yang antar mba Naila, kerumah Bu Rossa. Kalau mau cepat, bapak akan bawa motor saja biar tidak macet.?"
__ADS_1
Naila pun mengangguk." Yasudah pak kalau begitu, ayo antar saya kerumah bunda."
"Iya mbak Naila, saya ambil motor nya dulu." Naila pun mengangguk.
Kini Naila sudah berada di atas motor, dengan di bonceng oleh pak Dedi. Sebenarnya Naila merasa kepalanya sangat pusing sejak tadi siang. Namun Naila menahan rasa pusingnya,agar dirinya sampai di rumah bunda dan bertemu putrinya.
Kini Naila sudah sampai di halaman rumah Bu Rossa. Naila segera turun dari motor,dan berjalan dengan cepat. Saat sampai depan pintu, Naila membukanya.
Kriek.. Suara pintu terbuka. Naila melihat suasana rumah bunda sepi.
"Assalamualaikum.... Bunda..."Naila melihat seluruh ruangan tidak ada siapapun. "Devi, Denis.. Pada kemana sih, masa iya sudah pada tidur jam segini.. Sudah aah ku langsung ke kamar saja..."
Naila pun segera melangkah menuju arah anak tangga, menuju kamarnya. Saat Naila, melangkah menaiki anak tangganya.
Happy birthday to you, happy birthday to you. Happy birthday, happy birthday, happy birthday Naila.
Saat Naila menoleh, ternyata seluruh keluarga semua berkumpul di sana. Termasuk ada suami dan anaknya pun di sana.
Brian membawakan kue, dengan lilin yang sudah di nyalakan api...Dan di sana pun juga ada Devi, Denis, Debby, Raka, ayah bunda, dan juga para 4 bocil dari anak anak mereka ..
Hiks...Hiks...Hiks....Naila menangis, saat mendapatkan kejutan tersebut...
"Tiup lilin nya sayang, jangan lupa berdoa terlebih dahulu nak..."Kata bunda.
Naila pun berdoa, lalu meniup lilin nya.
"Selamat ulang tahun istri kesayangan ku. Semoga kamu di berikan kesehatan. Dan menjadi ibu dan istri yang terbaik untuk aku dan anak anak kita. I love you my honey." Brian dan Naila pun bercipika, cipiki.
"Terima kasih mas.Hiks... hiks.."Naila sedikit sesegukkan dengan kejutan yang di berikan..
Semuanya pun memberikan selamat kepada Naila.. Tujuan Naila adalah mencari dimana putri kecilnya..
__ADS_1
Briana kini berada dalam pelukan ibunya. Ya Naila sangat mengkhawatirkan anaknya, sejak dari rumah nya tadi ..
"Maafkan bunda ya sayang. Bunda pasti mengkhawatirkan Briana,saat mendengar anak kamu sakit ya Nai. Maafin Bunda ya Sayang.."
"Gak apa apa Bun. Sebenarnya memang aku sangat khawatir, saat aku mendapatkan kabar dari bunda kalau Briana sakit. Mangkanya aku segera langsung kesini..."
"Ya sudah kita makan makan dulu yuk. bunda sudah masak sepesial untuk kamu sayang.."Naila pun mengangguk.
kini seluruh keluarga sudah berada di ruang makan, menikmati makanan yang sudah di masak bunda. Saat selesai makan, Seluruh keluarga semuanya berkumpul di ruang keluarga. Naila tersenyum saat suaminya mengeluarkan kotak kecil berwarna merah.
Brian membuka kotak kecil itu, Naila tersenyum saat melihat isi kotak itu adalah sebuah cincin yang sangat cantik .
Brian pun mengambil cincin itu dari kotak, dan di pasangkan di jari Naila.
"Kamu suka tidak Sayang..?"
"Suka mas, ini sangat cantik.. Terimakasih ya mas...?" Brian pun tersenyum dan mengangguk kan kepalanya..
"Aku senang, jika kamu menyukai nya."
Semua keluarga pun tersenyum,melihat keromantisan nya Brian untuk Naila.
Flashback
Brian sengaja ingin memberikan kejutan untuk Naila, Karena hari ini adalah hari ulang tahun Naila.Sejak dari kemarin sampai pagi hari, Brian sengaja mendiami istri, setiap kali Naila ajak bicara.. Naila pun nampak murung,karena merasa di acuhkan oleh suaminya..Brian pun juga sengaja meminta bantuan keluarga nya untuk memberikan kejutan itu kepada Naila...
Brian juga sengaja meminta bunda untuk memberi kabar kalau anaknya demam. Dan bukan hanya itu, Brian sengaja seharian ini tidak menanyakan kabar atau mengirimkan pesan kepada Naila..
Agar Naila datang ke kediaman bunda, karena Brian memang ingin memberikan kejutan untuk Naila di rumahnya bunda.
Flashback of
__ADS_1
Bersambung...