Gadis Penghangat Untuk Tuan Muda Dingin

Gadis Penghangat Untuk Tuan Muda Dingin
Tutorial Gratis


__ADS_3

"Papaaaa" Menta tiba-tiba saja memeluk serta mengendusi leher suaminya saat pria itu baru selesai mandi sore setelah perhelatan pesta pernikahan berakhir.


"Hemmmm ada apa, kok tumben sih mama endus-endus papa gini?" Raf pun membalas dengan melingkarkan tangannya ke pinggang sang istri yang sudah sangat melebar karena usia kehamilannya yang semakin tua.


"Kangennnnn" kini bibirnya mulai menelusuri daun telinga suaminya.


"Ahhhhhhh" Raf melenguh menerima serangan dari istrinya. Sejak mereka menikah, memang baru kali ini Menta bersikap agresif seperti ini, yang tentu saja membuat pria itu menjadi meremang.


"Maaaaaaaaa" calon ayah itu benar-benar dibuat terbang oleh sentuhan-sentuhan yang diberikan sang istri.


"Awwwwwww" kini giliran Menta yang memekik ketika Raf sudah tidak bisa lagi menahan hasratnya dan kemudian menarik sang istri ke atas tempat tidur dalam posisi telentang.


"Mama bikin papa tergugah" Raf pun kemudian mulai melucuti semua atribut yang dipakai oleh ibu hamil itu.


"Emmmhhhhh paaaaaaa" pembalasan yang dilakukan suaminya kini membuat ibu hamil itu semakin diubun-ubun.


"Papa masuk ya" Raf bersiap memposisikan dirinya.


"Tungguuuuuu" Menta menahan himpitan Raf yang sudah bersiap menyatukan diri.


"Kenapa ma!?" pria itu terkejut karena sang istri menahannya.


"Biar mama yang diatas, papa diam saja dibawah ya!" Menta bangun dari posisi telentangnya dan kemudian ia pun bertengger cantik diperut suaminya.

__ADS_1


"Ahhhhhh maaaaaa emmmmmmmhhhhhh" pijatan-pijatan kecil Menta membuat Raf benar-benar kehilangan kendali.


"Maaaaaa papa sudah tidak tahan lagi, ayo maaaaaa" Raf memohon kepada sang istri untuk segera menyatu, namun Menta masih sibuk dengan aktivitasnya memijit dan mengelus.


"Maaaaaa ahhhhhhhh papa tidakkkkk ahhhhhhhhhhh" guncangan hebat terasa begitu dasyat saat Raf melepas amunisinya ditangan sang istri. Menta memang sengaja membuat Raf keluar tanpa adanya penyatuan.


"Mama sengaja mainin papa ya!?" Raf bertanya sambil mengatur nafasnya.


"Menurut papa?" senyum menggoda ditunjukkan oleh Menta kepada suaminya.


"Ahhhhhhhh" ibu hamil itu terkejut ketika Raf kembali memposisikannya dibawah dan terhimpit oleh tubuh atletis pria itu.


"Paaaaaa ahhhhhhhhh eeemmpppphhhhhh" lenguhan demi lenguhan terlontar saat Raf mulai menyatukan diri. Pompaan yang cukup dalam dan menghujam tepat diujungnya membuat wanita itu bergetar dengan luar biasa.


"Paaaaa aaahhhhh mama tidak kuat lagiiii aawwwwwww" Menta tiba pada puncak cintanya. Perasaan bahagia jelas terpancar dari ekspresi wajah wanita hamil itu.


"Ayo ma sekali lagi kita bersama" Raf mempercepat gerakannya dengan ritme yang teratur.


"Papaaaaaaaa aahhhhhhhhh" ibu hamil itu bergetar dengan hebat sekali lagi.


"Maammmmaaaaaa arrggghhhhh papa juga keluarrrr" Raffff semakin menghimpit sang istri hingga ujungnya.


"Hahhhh" setelah selesai, kemudian ia menghempaskan diri disamping sang istri yang masih tak berdaya.

__ADS_1


"I love you papa" Menta meraih pinggang Raf dengan posesif dan mengecup setiap inci wajahnya.


"I love you too mama sayang" balas pria itu.


"Ngomong-ngomong kok mama tumben sih nakal banget?" Raf meraih bukit kembar nan kenyal yang menjadi favoritnya.


"Papa suka tidak?" bukannya menjawab Menta malah bertanya balik.


"Suka pake bangettttt" jawabnya sambil meraih dagu sang istri dan kemudian mengecup bibirnya.


"Tadi pas lagi ngebahas tentang malam pengantinnya Rini dan Karina, ibu kepala desa tiba-tiba ngajarin mama, katanya pak kepala desa tuh suka banget kalau digituin pa, jadi mama disuruh coba deh sama papa hehehehe" jelasnya.


"Masa sih? bukannya bu kepala desa itu orangnya kalem ya?" Raf tidak percaya, karena dari tampilannya sehari-hari ia terlihat sangat bersahaja.


"Iya pa, mama juga awalnya gak percaya, tapi trus dia bilang, kita harus berbeda kalau lagi di depan orang sama kalo lagi berdua saja, dia malah tadi siang cerita posisi-posisi favorit mereka" Menta yang polos bercerita apa adanya.


"Astagaaaa, istriku tercemar dong!?" Raf tersenyum jahil.


"Halahhh biar tercemar juga papa tetep doyan kan!?" Menta memukul dada suaminya dengan manja.


"Pastilah ma, semakin mama tercemar, malah papa semakin doyan. Kalau begitu besok-besok mama berguru lagi ya sama bu kepala desa, lumayan kan jadi ada tutorial gratis buat nyenengin papa heheheh" Raf malah kegirangan.


"Ishhh dasar aji mumpung!" memukul lagi dengan lebih manja.

__ADS_1


"Hahahahahaha" sang suami tergelak melihat tingah istrinya yang semakin manja.


Sore itu mereka berdua pun akhirnya lebih memilih untuk menghabiskan waktunya di dalam kamar saja untuk quality time. Rasa lelah setelah seharian mengikuti rangkaian acara pernikahan dadakan antara Rini-Haris dan Karina-Burhan, hilang seketika setelah mereka melepaskan gejolak cinta mereka masing-masing.


__ADS_2