Gadis Penghangat Untuk Tuan Muda Dingin

Gadis Penghangat Untuk Tuan Muda Dingin
Terinspirasi


__ADS_3

Malam harinya, setelah hampir sepanjang hari para pria dari dua keluarga besar melakukan lomba mancing karena ngidamnya ibu hamil, mereka pun kemudian bersantai di ruang keluarga sambil saling bercengkrama.


"jadi kalau kak Gaby dulu ngidamnya apa?" tanya Menta.


"Waktu hamilnya Divo aku pernah sekali ngidam sate kambing, tapi sate buatan sendiri gitu, lalu trio grandpa alias grandpa Mike, Grandpa Ron dan Grandpa George lah yang mempersiapkan semuanya mulai dari beli kambing di pasar, menyembelih hingga membakarnya. Selain itu aku juga pernah meminta para laki-laki untuk pajamas party gitu sambil dimake up karakter." kenang Gaby.


"Wahhhh seru sekali, apa kak Raf juga ikutan?" Menta antusias.


"Tidak, waktu itu Raf masih kecil, jadi aku hanya meminta yang sudah dewasa saja heheheheh" Gaby terkekeh.


"Ohhhhhhh, lalu kalau hamilnya Diva dan Dive bagaimana?" tanya Menta lebih lanjut.


"Kalau waktu Diva aku tidak terlalu merasa ngidam sih, dia anaknya yang paling kalem, waktu hamilnya Diva aku tidak pernah minta macam-macam" jelas Gaby lagi.


"Nah kalau waktu Dive itu yang paling heboh sih menurut aku, karena banyak maunya, mulai dari belalang goreng hasil tangkapan sendiri, sampai kemping di pinggir hutan gitu" pengalaman Gaby dikerjai suaminya sampai kebobolan hamil lagi memang membuatnya dendam kesumat dan ingin balas dendam kepada Dimas melalui permintaan ngidam yang aneh-aneh.


"Hahhh kemping di hutan?" Menta tidak tau kalau ngidamnya sang kakak ipar sangat ekstrim.

__ADS_1


"He em, karena waktu itu kami bertiga memang dikerjai sama suami masing-masing, jadi sekalian ngidam sekalian balas dendam deh hehehehehe" jawab Gaby sambil menunjuk ke arah Sera dan Rach serta menatap ketiga menantu pria keluarga Anderson dengan tatapan sinis.


"Maksudnya gimana?" Menta tidak paham.


"Jadi waktu itu kak Gamal, kak Dimas dan kak Gide taruhan untuk membuat kami bertiga hamil. Kalau ada yang kalah harus siap membayar satu milyar kepada yang menang. Kebetulan kami bertiga waktu itu benar-benar hamil dalam waktu yang bersamaan" jelas Sera sambil menatap Gamal yang sudah menciut nyalinya setiap kasus itu dibahas lagi.


"Hahhhh??? astaga!!! hahahahaha" ibu hamil itu tidak percaya dengan ceritanya.


"Coba kalau begitu ceritakan kisah kehamilan kalian berdua, aduh aku kepo banget nih!" bu dokter sangat antusias mendengar pengalaman ketiga ipar perempuannya itu.


"Kalau aku waktu hamil Syeba ingin sekali makan belut goreng. Nah akhirnya duo uncle R alias Raf dan Rich yang belanja, lalu trio grandpa yang memasaknya buat aku" kenang Sera adiknya Raf.


"Nah waktu hamilnya Dicto aku minta kepada mereka sang peserta taruhan untuk membuat dodol sekuali besar dengan cara memasak selama delapan jam hahahahahah" tawa Sera sangat puas karena berhasil balas dendam.


"Oya, sama kemping juga bareng kak Gaby dan Rach" katanya lagi.


"Wahhhh luar biasa sekali" Menta benar-benar dibuat takjub.

__ADS_1


"Lalu kalau kau bagaimana Rach?" kini Menta menatap saudara kembar Rich.


"Kalau waktu hamilnya Cilla aku sangat ingin makan ulat sagu. Aku juga sebal sekali kalau didekati atau diajak ngobrol sama kak Gide" kenang Rach.


"Kalau hamilnya Dros?" entah mengapa bagi Menta pengalaman hamil ketiga iparnya sangat membuatnya tertarik.


"Kalau waktu Dros, selain kemping di hutan, aku juga pengen lalapan pahit, karena hatiku saat itu sangat pahit ditipu oleh suami sendiri" sindir Rach kepada Gide suaminya.


"Oya satu lagi yang paling seru, kami dulu tiap malam tidurnya selalu bersama gitu di ruang keluarga" kata Gaby lagi.


"Hahhhh?" kembali ternganga.


"Iya, kami waktu itu sengaja menghukum para suami dengan tidur terpisah dan menyetop jatah mereka tiap malam hahahahah" Sera geli jika mengenangnya.


"Wah kalian bertiga hebat ya, hanya dengan hamil saja sudah bikin para petinggi Anderson jadi gonjang ganjing semua" puji Menta kepada ipar-iparnya, tanpa ia sadari bahwa dirinya sendiri sebenarnya lebih heboh karena bukan hanya mengerjai petinggi Anderson saja, melainkan juga petinggi Putra Angkasa.


"Tentu dong, kan itu namanya ringan sama dijinjing, berat sama dipikul" jawab Rach.

__ADS_1


"Jadi mulai sekarang kalau kau ada ngidam jangan ragu-ragu ungkapkan saja ya, kami pasti dukung kok!" Gaby memberi wejangan.


"Iya baiklah, aku sesungguhnya jadi terinspriasi sih, ada beberapa yang memang bikin aku jadi ngidam heheheh" rencana ngidam sudah menari nari di otak Menta, membuat para pria di kedua keluarga besar itu jadi mulai ketar ketir sendiri.


__ADS_2