Gadis Penghangat Untuk Tuan Muda Dingin

Gadis Penghangat Untuk Tuan Muda Dingin
Noah Melamar Tia


__ADS_3

"Terima kasih kepada keluarga besar Putra Angkasa yang sudah menerima kami sekeluarga di kediaman ini dengan tangan terbuka dan sambutan yang sangat hangat. Mohon maaf jika kedatangan kami terkesan sangat mendadak dikarenakan rencana lamaran Noah kepada Tia yang seharusnya akan dilakukan setelah pesta pernikahan Nora berlangsung menjadi harus dimajukan. Hal ini semata-mata kami lakukan karena adanya usulan dari Noah dan juga Nora agar pesta pernikahan mereka bisa digelar secara bersama-sama dalam satu hari yang sama. Oleh karena itu saat ini kami datang ingin membahas hal ini lebih lanjut dengan keluarga besar Putra Angkasa sebagai keluarga dari Tia. Kami sangat berharap bahwa lamaran Noah bisa diterima dan keluarga besar kita bisa menjadi besan." kata seorang pria paruh baya yang menjadi perwakilan keluarga besar Noah yang hendak melamar Tia secara resmi.


"Baik, sebelumnya saya sebagai perwakilan dari keluarga besar Putra Angkasa ingin mengucapkan terima kasih kepada Noah dan juga keluarga yang sudah bersedia datang untuk melamar Tia. Saya selaku wakil dari orang tua Tia yang sudah tiada tentunya sangat bahagia karena akhirnya Tia mendapatkan seseorang yang bisa menjadi tempatnya berlindung. Untuk masalah penentuan tanggal atau hari pernikahan, jujur saja kami hanya bisa mendukung, karena yang menjalankan adalah Tia dan Noah, maka kami sebagai orang tua hanya bisa memberikan doa dan restu saja" Surya yang menjadi pengganti orang tua menjawab.


"Kalau begitu artinya maksud kedatangan kami diterima ya tuan?" tanya perwakilan dari keluarga Noah.


"Tentu saja, namun demikian mungkin akan lebih meyakinkan lagi jika kita langsung mendengar jawabannya dari Tia" kata Surya.


"Tia bagaimana jawabanmu nak, apa kau bersedia dilamar oleh Noah?" tatap Surya kepada keponakannya.

__ADS_1


"Iya om" angguk Tia malu-malu, yang tentu saja membuat hati Noah begitu berbunga-bunga.


"Nah, kita sudah dengar jawaban Tia, artinya lamaran Noah diterima dengan tangan terbuka" Surya tersenyum lebar.


"Selanjutnya, apakah Tia dan keluarga setuju jika acara pernikahannya dilakukan akhir bulan ini berbarengan dengan acara pernikahan Nora dan Joshua?" tanya keluarga Noah lagi.


"Bagaimana Tia?" Surya lagi-lagi bertanya kepada calon penganti perempuannya.


"Terima kasih sayang" Noah tidak bisa lagi menutupi perasaan bahagianya.

__ADS_1


"Kalau begitu, mulai saat ini kami akan mempersiapkan seluruh acara pesta pernikahan untuk Tia dan Noah ya tuan?" memastikan lagi.


"Ya silahkan" angguk Surya.


"Lalu apa yang harus saya lakukan untuk membantu?" tanya sang CEO dari Putra Angkasa tersebut.


"Anda jangan khawatir tuan, untuk acara pestanya kami sudah mempersiapkan semuanya sekaligus dengan persiapan Nora. Mungkin nanti yang perlu dilakukan oleh keluarga mempelai wanita adalah mendata tamu yang akan diundang agar kami bisa segera mencetak kartunya, serta jumlah seragam keluarga besar yang memang belum dipersiapkan sama sekali" jawabnya.


"Oke, kalau begitu untuk data tamu undangannya akan kami kirim besok pagi via email. Sementara untuk seragam keluarga nanti istri saya yang akan berkordinasi dengan Tia dan keluarga yang lain" kata Surya kemudian.

__ADS_1


Acara pertemuan dua keluarga besar itu pun berlangsung cukup lama dan hangat. Kedua belah pihak begitu antusias menyambut perhelatan yang dianggap sangat penting ini. Meskipun hubungan kedua calon pengantin bisa dibilang sangat singkat, namun mereka terlihat sama-sama yakin untuk melanjutkannya ke jenjang yang lebih serius lagi yaitu jenjang pernikahan.


__ADS_2