Gadis Penghangat Untuk Tuan Muda Dingin

Gadis Penghangat Untuk Tuan Muda Dingin
Kejutan Untuk Mantan


__ADS_3

"Runi, kau jadikan membantu aku?" meskipun Raf bilang ini adalah rahasia, namun pada kenyataannya ia tetap menceritakan semua rencananya kepada Runi dan Rich.


"Tentu saja kak" angguknya dengan semangat.


"Rich, tolong siapkan semua yang aku butuhkan ya?" mohonnya kepada sang adik.


"Tentu saja, aku sudah tidak sabar melihat pertunjukkan seru ini" kata sang mantan casanova itu.


"Terima kasih ya, kalian berdua memang sangat bisa aku andalkan" Raf merasa beruntung memiliki saudara dan sahabat seperti mereka berdua.


"Oya, apa semuanya sudah beres?" Raf bertanya kepada sekertarisnya.


"Sudah tuan, semua sudah disiapkan seperti yang anda minta" jawab sang sekertaris kepadanya.


"Bagus, pastikan semua berjalan sesuai rencana ya" Raf tidak ingin kejutan yang sudah ia siapkan untuk Paula gagal.


"Siap tuan" angguknya dengan yakin.

__ADS_1


..........


"Apa kalian sudah lihat kalau lobby lantai dasar disulap menjadi ruang pesta yang megah?" seorang kru model iklan berkata di ruang pemotretan produk mereka.


"Iya, aku dengar tuan muda Rafael yang menggelar acaranya untuk kita semua nanti sore" angguk kru model yang lain.


"Dalam rangka apa ya?" yang lain ikut menimbrung.


"Katanya sih pesta kejutan" jawab yang lain lagi.


"Ahhhh tuan muda itu benar-benar luar biasa ya, sudah tampan, pintar, mapan, baik hati pula" puji dan puja keluar dari mulut para pekerja itu. Sejak menikah dengan Menta, image dingin dan kejam yang selama lima tahun belakangan ini dimiliki oleh Raf memang langsung berubah drastis menjadi seseorang yang baik hati dan suka menolong. Pengaruh sang istri pada sikap Raf memang sudah tidak diragukan lagi oleh semua orang. Hanya wanita cantik itu saja yang bisa mengendalikan Raf menjadi seperti saat ini.


"Heyy lihat, ini adalah undangan untuk tim kita nanti sore, kita diminta untuk hadir semua tanpa terkecuali" pemimpin produksi menunjukkan sebuah kartu undangan kepada timnya.


"Coba aku lihat, pasti seru sekali ya, konsepnya saja sangat mewah seperti itu, ahhh bikin tidak sabar saja!" celetuk sang pembaca kartu undangan.


Kehebohan terjadi seketika itu juga di ruang pemotretan. Fokus pekerjaan mereka jadi terpecah karena adanya undangan dari Raf.

__ADS_1


..........


"Selamat sore menjelang malam semuanya, terima kasih untuk kehadirannya pada acara ini. Mungkin banyak dari kita yang bertanya-tanya ada apa sebenarnya? nah untuk itu mari kita undang tuan muda kesayangan kita bersama yaitu Rafael Anderson untuk naik ke atas panggung" Rich memanggil sang kakak sepupu.


"Selamat sore semua, terima kasih atas partisipasinya di acara ini, mohon maaf sebelumnya jika saya membuat kegaduhan secara mendadak. Hal ini memang sengaja saya lakukan karena pesta kejutan ini diperuntukkan bagi seseorang yang sangat saya sayangi dan telah merubah hidup saya secara keseluruhan seperti sekarang. Dia adalah seorang wanita cantik titisan bidadari yang diutus oleh Tuhan untuk masuk di dalam hidup saya. Saat ini dia ada ditengah-tengah kita, itu dia disana!" Raf menunjuk Menta yang berdiri tepat di belakang Paula. Hal ini memang sudah di rencakana oleh Raf sebelumnya. Ia meminta Runi untuk mengajak Menta berdiri tepat di belakang Paula untuk melancarkan aksinya itu.


"Sayang, terima kasih karena sudah mengisi hari-hariku dengan cintamu yang tulus" tatapan cinta Raf lurus kearah Menta melalui Paula, sehingga seolah-olah Raf mengatakannya untuk sang wanita penggoda itu.


"Malam ini ijinkan aku untuk mengungkapkan rasa cinta dan terima kasihku kepadamu sayang" Pria itu pun kemudian turun dari podium dan berjalan mendekat ke arah orang yang dimaksud. Paula yang mengira bahwa Raf sedang menuju ke arahnya sudah memasang senyuman yang paling manis, ia bahkan sudah merentangkan tangannya untuk menyambut tangan Raf yang juga sudah terangkat sambil berjalan mendekat.


"Raf,," Paula tersenyum saat Raf sudah tepat dihadapannya, namun senyum itu langsung berubah sepersekian detik kemudian saat ia menyadari bahwa Raf tidak sedang menghampirinya dan malah berjalan ke arah belakang.


"Menta!?" Paula terkejut ketika orang yang dimaksud oleh Raf ternyata bukan dirinya melainkan Menta.


"Seperti yang anda semua ketahui jika sebelumnya saya terkenal dengan image buruk sebagai seorang pria yang dingin dan tempramen, namun sejak dia hadir dalam hidup saya, maka semua berubah seratus delapan puluh derajat. Hari-hari saya yang semula sangat suram dan sepi, kini menjadi cerah ceria. Sekarang hanya ada tawa dan canda saja di hidup saya. Terlebih saat ini ditengah-tengah kami sudah ada pengikat cinta yang semakin memperkuat jalinan hati kami" Raf yang sudah memeluk sang istri dengan posesif berkata dengan bangganya.


"Brengsek!!!" Paula memaki dengan kesal.

__ADS_1


"Hari ini tepat empat puluh hari sejak putra kedua kita lahir, aku ingin menyatakan bahwa aku sangat bersyukur bisa memilikimu di dalam hidupku. Mentari Putri Angkasa Anderson, terima kasih karena sudah mau menerimaku dengan segala kekurangan yang aku miliki. Terima kasih sudah menjadi istri dan ibu bagi anak-anakku. Terima kasih juga karena sudah menjadi cahaya di tengah keluarga kecil kita. I love you sayang" kecupan lembut kemudian menutup kalimat cinta Raf untuk sang istri, membuat Paula sangat geram dan pergi meninggalkan ruang pesta begitu saja.


"Baiklah, karena kejutannya sudah diungkapkan, maka sekarang silahkan semuanya menikmati hidangan yang sudah disediakan!" Rich yang melihat Paula pergi meninggalkan ruangan, kemudian mempersilahkan para karyawan untuk menikmati hidangannya diiringi oleh lagu-lagu romantis. Seperti yang sudah direncanakan, pesta kejutan untuk sang mantan pun berjalan dengan mulus.


__ADS_2