Hanya Ingin Di Hargai

Hanya Ingin Di Hargai
Tamat


__ADS_3

"Sssssttt....." Risa merintih merasakan tangan kekar Hilman mulai berkeliaran dengan bebas, semakin lama semakin terasa begitu menggairahkan. Sampai akhirnya tiba-tiba merasa ada yang aneh.


Buk!


Devan langsung menendang Hilman sampai terjungkal.


Mimpi indah Hilman seketika berubah menjadi mimpi buruk, karena melihat wajah Devan.


"Maksud mu apa pegang-pegang begitu!" geram Devan, karena tangan Hilman yang malah menjamah dirinya.


"Sial!" Hilman berdiri dan tersadar, ternyata barusan ia hanya sedang bermimpi.


Namun, tiba-tiba mata Devan menatap celana Hilman. Ada benda aneh yang mengeras.


"Keluar lu dari kamar gue!" geram Devan sambil bergidik ngeri.


Hilman merasa malu dan langsung menutup benda keramat nya yang mendadak hidup.


"Sialan lu!"


Hilman menarik selimut hingga menampakan Devan, tapi ternyata sama saja.


"Ahahahhaha....." Hilman tertawa terpingkal-pingkal, karena ternyata Devan juga tengah menenangkan adiknya yang terbangun di tengah malam.


"Kurang ajar keluar!" Devan meloncat dari atas ranjang dan langsung menendang Hilman.

__ADS_1


"Sakit bodoh!"


Hilman juga tidak ingin terus berada di kamar Devan, ia juga merasa horor karena adik Devan yang juga hidup.


"Sayang," Hilman melihat istrinya tengah membuka kulkas mungkin mencari makanan.


Risa berbalik dan menatap Hilman, "Mas belum tidur?"


"Mas nggak bisa tidur," Hilman langsung melingkarkan tangannya di pinggang Risa.


"Em," Risa merasakan ada yang mengeras tapi bukan kayu, hanya mirip sedikit seperti kayu. Panjang, begitulah pembaca mah udah enggak polos tahu lah ya.


"Kita buat nasi goreng bareng gimana?" tawar Hilman, sebab ia tahu istrinya sangat pintar sekali memasak.


"Boleh."


"Sini Mas suapin," Hilman langsung menyuapi Risa dengan penuh cinta, "Enak?"


"Lumayan, tapi lebih enak dari pada yang sore tadi," celetuk Risa.


Hilman menggaruk kepalanya, mengingat nasi goreng yang gosong.


"Mas sayang sama Risa?"


"Satang, selamanya Mas sayang sama kamu."

__ADS_1


"Makasih ya Mas."


Semua terasa begitu indah, Risa yang bahagia bersama Hilman dengan penuh cinta.


Begitu juga dengan Devan dan Hanna, di tambah anak-anak lucu yang selalu membuat kekonyolan dan seketika mengundang tawa yang begitu menggema.


Tamat.


Kalau ada yang tanya, Thor kok Tamat.



Novel nya Tamat ya tamat. Hehehe.



Udah bahagia juga mereka, Author lagi fokus ke novel Adam.



Novel ; Ziezie Zavano.



By, sampai jumpa lagi. Nanti Othor kasih extrapart. Hehehe.

__ADS_1


Love you.


__ADS_2