
🌹🌹🌹
-
Seharian ini Bella dan Delan tak menjauh dari kamar sedikitpun. Keduanya terus bergelung dikamar menghabiskan waktu mereka dengan bermesraan dan tentunya berolahraga ranjang. Delan seperti melampiaskan hasratnya hingga terus mengulang kegiatan panasnya, pria itu benar-benar kecanduan tubuh Bella hingga tak melepaskan wanita itu sedikitpun. Keduanya sarapan pagi, siang dan malam dikamar honeymoon mereka
Bahkan keduanya masih tak berbusana sejak semalam dan betah didalam selimut. Bella merasa senang dan kesal disaat bersamaan. Ia jadi berpikir tentang rempahan yang diberikan sang tante padanya. Itu benar-benar manjur hingga Delan terus lengket seperti ini. Pikir Bella terkikik dalam hati sembari menggenggam tangan Delan diperutnya. Pria itu nampak tertidur karena kelelahan setelah sejam yang lalu terbang bersama Bella
" I love you .. i love you .. " Bella terus saja bergumam seperti itu. Lalu ia menengadah pada Delan yang tetidur pulas, ia tersenyum dan mengangkat tubuhnya. Bella beri kecupan lembut bibir itu lalu menyelimuti Delan. Ia bergegas menuruni ranjang dan berjalan menuju koper
Untuk sementara waktu Bella terbebas dari Delan, pria itu masih tertidur pulas sampai dengkurannya benar-benar terdengar ditelinga Bella. Saat itu hari menjelang malam, dengan hanya berbalut bikini seksi berwarna hijau muda. Bella keluar dari kamar menuju kolam renang yang tak jauh dari sana. Kolam renang yang terletak dibalkon itu sangat luas juga sangat indah karena bergaya outdoor, Bella bisa melihat cerahnya langit malam ini
Bella menceburkan dirinya kekolam renang. Rasanya benar-benar segar untuk Bella setelah seharian ia bergelung bersama Delan dikamar. Bella terus bergerak dari ujung keujung, ia adalah tipe wanita yang pandai berenang sehingga dalamnya kolam tak membuat Bella tenggelam
Saking asyiknya Bella tak menyadari kini suaminya sudah berada disana duduk dikursi santai dengan ponsel ditangannya. Saat terdengar suara ponsel berbunyi barulah Bella berhenti, ia tersenyum melihat Delan sudah memakai pakaian santainya, pria itu mengenakan celana pendek dan kaos putih
" Siapa?" tanya Bella
" Milan, selingkuhanmu." Bella terkekeh, ia senang melihat wajah kesal Delan padanya. Bella tahu Delan cemburu pada Milan
" Biarkan saja."
" Dia mengirim pesan banyak untukmu, dia bilang sedang didepan rumah. Apa kalian sering bertemu?" tanya Delan
" Balas saja, aku sedang sibuk dirumah tante." Delan menghela nafasnya lalu menuruti Bella kembali pada ponsel wanita itu. Delan tampak terus melihat-lihat apa yang ada diponsel Bella seakan tak percaya dengan istrinya itu. Wajahnya benar-benar terlihat kesal dimata Bella dan Bella bisa melihat bibir itu menggerutu
" Delan .. "
" Sayang .. " panggil Bella namun Delan tak bergeming
" Sayang lihat aku." teriak Bella lagi sembari melambaikan tangannya dimana dalam tangan itu sebuah bra yang tadi dipakainya membuat Delan sedikit tertarik dan meletakan ponsel Bella dimeja. Delan mendekat, berjongkok ditepi kolam dan tersenyum nakal." Hanya itu saja?" tanya Delan menantang Bella
" Sayang aku akan melepaskan yang lain." Bella melepaskan cdnya lalu melemparnya kedekat Delan. Delan mengambil cd hijau muda itu lalu menciuminya
" Mesum!" teriak Bella
Saat itu juga Delan membuka semua pakaiannya dihadapan Bella membuat wanita itu tertawa melihat burung Delan yang kembali bangun, padahal mereka belum melakukan apapun, tubuh berlekuk Bella pun didalam air
__ADS_1
Bella berlari menjauh saat Delan menceburkan dirinya kedalam air." Nakal .. " ucap Delan mencipratkan air pada Bella
" Aah sayang ayo dapatkan aku." saut Bella dengan suara nakalnya membuat Delan semakin bersemangat mengejarnya. Mereka saling kejar-kejaran didalam kolam renang itu untuk beberapa saat sebelum akhirnya Delan dapat menangkap Bella
" Aku mendapatkanmu!" bisik Delan mencium gemas pipi Bella, wanita itu tertawa dan mencoba meronta
" Delan ampun."
" Tidak ada ampun malam ini, aku tidak akan melepaskanmu." saut Delan mendekap erat tubuh Bella
" Kumohon ampuni aku .. " saut Bella memelas dan memutar tubuhnya kebelakang. Seketika itu Delan memangku Bella hingga wajah mereka saling berhadapan
" Kamu sangat tampan." puji Bella membelai wajah Delan
" Kamu milikku ..." bisik Bella dengan tatapan memujanya
" You are mine .. " balas Delan berbisik lalu membenamkan bibirnya pada bibir Bella, bahkan bibir keduanya masih bengkak karena terus menerus berciuman
Delan membawa Bella kesisi kolam. Mendudukan wanita itu ditepi kolam dan langsung membenamkan wajahnya dibuah dada Bella. " Delan jangan disini nanti ada yang melihat."
" Bukankah ada pelayan?."
" Dia tidak akan berani kemari. " saut Delan
" Aaaaahhhhhh .. " Bella mulai bersuara tatkala bibir itu mulai menyusu padanya layaknya bayi. Yang dilakukan Bella hanyalah menjambak rambut basah Delan
Ah
Ah
Ah
Ah
Rintihan Bella mulai kencang. Delan mengangkat wajahnya dengan bibir menyeringai." Apa sudah basah?" tanya Delan menyentuh belahan kewanita,an Bella membuat Bella membuka mata
" Kiss me .. " perintah Bella yang mana langsung dituruti Delan. Pria itu menciumi inci demi inci perut Bella sembari membuka kedua kaki Bella dengan lebar dan meletakan dikedua pundaknya
__ADS_1
Cup
Delan memberi kecupan lembut area sensitif dengan daging merah mda itu
" Aahh yeaahh Delan emmmhhh sayang .. Aahh aahh itu .. emmmhh .. " Delan tersenyum lucu dengan keberisikan itu lalu ia memakai dua jarinya agar semakin membuat Bella merasa puas dan menikmati permainannya
" Aaaaahhh Delaaaaaann .. " Bella benar-benar merasa terbang, wajahnya sampai mendongkak keatas dengan kedua tangan ditumpu kebelakang sehingga dadanya membusung kedepan. Delan selalu memberikan rasa nikmat yang luar biasa padanya, lidah itu terus membelai setitik daging kecil diantara bulu-bulu halus Bella dibawah sana
Bella membelai rambut itu, ia tersenyum begitu manis pada Delan yang juga memberikan senyumannya. Puas main dipangkal paha, Delan menarik pinggang Bella hingga wanita itu masuk kembali kedalam kolam, Delan memutar tubuh itu membelakanginya dan memulai aksi panasnya dari belakang
Bella sampai harus berpegangan kuat pada sisi kolam akibat hujaman hebat itu. Delan juga membuat air kolam yang tadinya tenang itu menjadi riuk dengan gerakannya. Keduanya memadu kasih disana cukup lama
" Yeeaaaahh Bella .. aarrrhhh .. "
" Delan emmmhh .. "
Delan segera mendekatkan tubuhnya pada Bella dengan kedua jemari yang dipinggang berpindah pada buah dada, menangkup serta memainkannya begitu lincah. Delan juga menghujani sebelah pipi Bella dengan kecupannya naik keleher, ke tengkuk dan punggung Bella tak lolos dari jamahan bibirnya
" Kamu cantik, aku tidak tahan." ucap Delan parau dan spontan membalikan tubuh Bella. Ia membopong Bella keluar dari kolam dan menuju kamar mereka lagi
Bruk
Delan hempaskan tubuh itu dengan kasar keranjang membuat Bella memekik. " Emmmhh Jahat sekali." goda Bella. Saat Delan mendekatinya Bella segera berguling menjauh
" Ayolah aku tidak tahan." Namun Bella malah semakin nakal, wanita itu bergerak duduk membuka kedua pahanya lebar dihadapan Delan yang terus meneguk ludahnya kasar
" Delan sayang .. " panggil Bella menggoda memggigit bibir bawahnya
Merasa tidak tahan akhirnya Delan menarik kedua kaki itu hingga Bella terlentang dan menyusut mendekat padanya. Saat itu juga Delan langsung mengurung Bella dan menyatukan lagi miliknya dan Bella
Wanita menjerit melengking membuat Delan tertawa. " Ini belum seberapa sayang." bisik Delan parau lalu membawa wanita itu dalam posisi duduk. Keduanya saling berciuman saling bercumb* , kali ini Bella juga sudah pintar dan mulai mengimbangi gerakan suaminya membuat Delan tak henti mengerang. Semakin lama permainan mereka semakin panas, mengucurkan keringat membasahi sprei putih kamar yang berantakan dan kotor penuh dengan ceceran-ceceran cairannya dan Bella
" Aaah fu,ck!!" begitulah racauan Delan, tubuh Bella selalu membuatnya merasa terbang
-
-
__ADS_1