Hanya Untuk Bella

Hanya Untuk Bella
Angela keguguran


__ADS_3

🌹🌹🌹


-


-


.


Selama sebulan ini Angela tampak kurang semangat dalam menjalani hidupnya sangat berbeda dengan Delan. Hari-hari pria itu dipenuhi senyuman karena siapa lagi kalau bukan karena Bella sang istri muda. Delan lebih banyak menghabiskan waktunya menghubungi Bella ketimbang bersama Angela meski Delan melakukannya secara sembunyi-sembunyi. Terkadang saat Angela sudah tertidur atau dikantor dan seringnya diruang olahraga


Delan jarang sekali tidur dengan Angela membuat wanita itu kian merasa sakit. Angela seorang istri tapi ia sudah seperti orang asing untuk Delan bahkan entah kapan Delan dan Angela berhubungan badan rasanya Angela lupa saking sudah terlalu lama


Seperti malam ini Angela terbangun dari tidurnya, ia melihat Delan sudah tak ada diranjang mereka. Sudah sebulan ini juga ia dan Delan tinggal dirumah orangtua Delan. Angela memintanya pada Delan dengan alasan takut sendiri disaat hamil padahal wanita itu ingin kembali menaklukan Delan melalui ibunya. Disaat hamil seperti ini ia sangat membutuhkan Delan, perhatian dan kasih sayangnya namun sekali lagi Delan seolah tak perduli pada kandungan Angela


Angela keluar dari kamar untuk mencari Delan. Rasanya Angela geram tapi Angela juga tidak tahu apa yang harus ia lakukan pada Bella, Angela bahkan tak diijinkan keluar negri karena kandungannya yang baru menginjak tiga bulan itu sangat lemah. Ia ingin mempertahankan rumah tangganya bersama Delan, ia bahkan sudah menjauhi Alvin tak memakai lagi jasa Alvin untuk memuaskan hasratnya. Angela sadar bahwa ia sangat mencintai Delan, ia tak mau kehilangan pria itu dan Angela akan menerima apapun kekurangan suaminya


Dengan langkah pelan Angela menuruni tangga menuju lantai satu. Meskipun masih jauh tapi Angela dapat mendengar suara cekikikan wanita dari ponsel siapa lagi kalau bukan ponsel suaminya. Angela pikir Delan sedang mengalami puber kedua tapi semakin hari Angela semakin takut Delan benar-benar jatuh cinta pada Bella, tingah Delan yang berbeda, sikap Delan juga kini lebih banyak tersenyum apalagi jika dengan ponselnya, Delan sudah seperti orang gila yang suka senyum-senyum sendiri


" I miss you .. " suara wanita itu membuat Angela muak


" Lihat saja Bella, sampai matipun aku tak akan melepaskan Delan. Kuharap sesuatu terjadi padamu." umpat Angela melangkah turun tapi ia tak melihat pijakannya dan


Brukkk


Angela terjatuk kelantai satu dari pertengahan tangga." Aaah perutku .. Delan .. " teriaknya sebelum tak sadarkan diri


Delan terkejut sampai membulatkan kedua matanya melihat Angela sudah tak sadarkan diri dilantai. Ia berlari mendekati Angela." Mam Dad .. " teriak Delan dan detik itu juga semua orang keluar dari kamarnya termasuk Pevita


" Delan apa yang terjadi?" tanya Bulan panik


" Aku tidak tahu." saut Delan

__ADS_1


" Mam kak Angel berdarah." ucap Pevita menunjuk gaun tidur moca itu dipenuhi darah segar dibagian pahanya. Delan tak membuang waktu, pria itu segera membopong dan membawa Angela kerumah sakit terdekat


Semuanya tampak panik termasuk kedua orangtua Angela dan Jesy sang adik sekaligus sekertaris Delan. " Delan bagaimana bisa Angela jatuh dari tangga, memangnya kamu tidak menjaganya?" gerutu sang mama mertua kesal pada Delan dan lihatlah menantu yang selama ini mereka puji dan agung-agungkan itu malah tak terlihat khawatir sedikitpun


Semuanya langsung menyerbu dokter saat dokter wanita itu keluar dari ruang ugd." Bagaimana keadaan Angela?" tanya Delan


" Nona baik-baik saja tapi .. " dokter itu berwajah sedih


"Janin sangat lemah dan tidak bisa diselamatkan."seketika itu tangisan kedua orangtua Delan dan Angela pecah, padahal mereka semua sangat mengharapkan seorang cucu tapi ini benar-benar diluar kendali mereka


Tapi sangat berbeda dengan Delan, entah kenapa ia merasa senang. Delan merasa satu masalahnya berkurang, ia mengusap dadanya membuat Pevita sang adik semakin kecewa pada kakaknya itu. Sambil berjalan Pevita menenendang lutut sang kakak sekuat tenaga hingga Delan hampir terjatuh." Pevita . " guman Delan geram memegangi lututnya yang sakit


" Kakak jahat!" saut Pevita berbisik ditelinga Delan lalu menjauh untuk duduk dikursi ruang tunggu disusul Delan yang juga duduk disampinya. Delan ingin sekali mencubit bibir mengerucut itu


" Suatu saat nanti kamu akan mengerti." saut Delan menatap sang adik


" Brengsek!" umpat Pevita membuat Delan menghela nafasnya


" Angel tenanglah sayang .. " ucap sang ibu memeluk Angela, wanita itu menangis melihat kesakitan anaknya, dan Delan? pria itu juga tampak terlihat sedih namun Pevita tahu ekspresi itu palsu, Pevita sangat mengenal kakaknya lebih dari siapapun


Angela tak menghentikan tangisannya, ia terus menangis histeris sampai harus Delan yang memeluknya barulah wanita itu tenang. Angela sangat berharap Delan berbelas kasihan padanya dan membantu Angela menyembuhkan lukanya, bagaimana pun Delan adalah miliknya tentu pria itu harus kembali padanya, sejak awal Delan mencintai Angela dan sampai akhirpun harus tetap mencintai Angela


Delan terus memeluk Angela sampai Angela tertidur begitupun semua orang yang juga kelelahan dan memutuskan tidur disofa dan ranjang khusus penunggu pasiem diruang vip itu. Saat keadaan sepi, Delan bergerak membelakangi Angela lalu mengambil ponsel yang tak pernah jauh dari jangkauannya


🙎‍♂️ Sweetyy kamu sudah tidur?


🙍‍♀️ aku tidak bisa tidur


🙍‍♂️ Kenapa


🙎‍♀️ Aku memikirkanmu

__ADS_1


Delan tersenyum dengan balasan pesan itu


🙍‍♂️ Love you and I am sorry 😓


🙎‍♀️ Kenapa meminta maaf? apa kamu berniat meninggalkanku?


🙍‍♂️ Sweety aku tidak bisa datang, aku sungguh minta maaf. Angela keguguran dan aku harus menunggunya sampai pulih


Cukup lama Delan menunggu balasan itu sampai ia harus mengirim pesan lagi pada Bella


🙎‍♂️ Jangan marah kumohon, aku janji akan menemuimu bulan depan


🙎‍♂️ Sweety?


🙎‍♂️ Bella?


🙎‍♂️ Isyabella?


Delan menghela nafasnya, ia merasa bersalah telah membohongi wanita yang memujanya itu. Bagaimana pun Delan tak mungkin meninggalkan Angela dalam keadaan seperti ini, semua orang akan mencurigai Delan


🙎‍♀️ Aku tidak apa-apa, jagalah Angela, dia pasti merasa sedih setelah kehilangan bayinya."


🙎‍♂️ Terima kasih sayang, kamu selalu mengerti aku. I miss you ❤


🙎‍♀️ Miss u too


Delan kembali tersenyum dengan balasan pesan Bella, wanita itu hangat dan selalu membuat Delan senang. Delan menggenggam ponsel itu erat lalu memeluknya seolah itu Bella, ia merindukan wanita itu tapi sayangnya ia tak punya satupun foto Bella dalam ponselnya


Tapi Delan tidak tahu bahwa disebrang sana Bella sedang menangis tersedu. Ia sangat merindukan Delan, ia sudah membuat rencana untuk kencan akhir pekannya bersama Delan. Namun sayangnya semua itu hanya angan karena Bella harus menunggu sampai bulan depan. Bella menarik nafasnya dalam, bukankah dari awal ia sudah menanggung segala resiko menjadi istri kedua? lalu kenapa sekarang Bella sedih dan mengeluh? Bella mencoba menyadarkan dirinya agar ia tak serakah karena sejak awal Delan memang milik orang lain


-

__ADS_1


-


__ADS_2