Hanya Untuk Bella

Hanya Untuk Bella
Pulang


__ADS_3

-


-


Kini Delan dan Bella telah bersiap-siap. Seperti tujuan Delan, siang ini ia akan mengadu balap sepeda motor bersama Erik. Diperintah Delan, Bella memakai pakaian yang serba tertutup yaitu celana jeans dan jaket hitamnya yang mendadak dipesan Delan saat itu juga dan sepasang dengannya. Pria itu juga memakaikan helm pada kepala Bella sambil tersenyum mencubit dagu runcing Bella, terakhir ia beri kecupan lembut bibr merah chery itu


Delan menaiki motor besar yang disewanya bersama Erik. Keduanya juga membawa gandengan masing-masing. Saat itu Bella menempel pada Delan, kedua tangannya melingkar diperut Delan


"Ready?" tanya Delan menoleh pada Erik


" One two three go .. " teriak wanita dibelakang Erik. Keduanya saling tancap gas dengan kecepatan penuh. Delan tersenyum senang, ia sudah lama tak melakukan salah satu hobinya ini


Saat Delan menancap gas berniat menyusul Erik yang selangkah didepannya saat itu juga kedua tangan Bella mengerat diperutnya. Delan tahu istri mudanya itu ketakutan, tapi Bella yang menghargainya berusaha menyukai apa yang Delan suka, begitulah Bella dimata Delan, selalu melakukan apa yang Delan senangi hingga mengenyampingkan rasa takutnya. Bahkan Bella tak cerewet ataupun bersuara sama sekali


" Ini benar-benar menyenangkan Bell, sudah lama aku tak melakukannya." ucap Delan tapi Bella hanya terdiam menyembunyikan wajahnya dipunggung Delan, Delan tersenyum lagi karena hal itu


Meskipun tidak memenangkan adu tanding itu namun Delan sangat puas dengan permainan ini. Saat berhenti di tempat tujuan, Delan segera membuka helm lalu menoleh kebelakang pada Bella


" Hey .. " panggil Delan membuat Bella mengangkat wajahnya, Delan segera melepas helm Bella lalu merapihkan rambut yang acak-acakan itu


" Takut?" Bella menggeleng pelan dan memaksakan senyum menyembunyikan rasa takutnya dihadapan Delan membuat Delan segera turun dari motor dan berdiri didepan Bella


" Maaf, aku membuatmu takut?" ucapan lembut itu membuat Bella tersenyum manis lalu memeluk Delan


" Aku takut, tapi aku lebih takut lagi kalau kamu tidak menikmati honeymoon kita." bisik Bella karena ada Erik bersama wanitanya didekat mereka


" Aku sangat menikmatinya, aku puas. Terima kasih .. " saut Delan lalu mengurai pelukan kedua tangan itu, ia mencium kedua pipi Bella lagi membuat Erik jengah, ia merasa Delan sangat genit berbeda dengan Delan yang ia temui dulu


" Ayo kita makan siang." ajak Erik membuat keduanya menoleh lalu mengikuti Erik menuju Restaurant kecil diatas permukaan laut


" Disini makanan lautnya sangat enak bos." ucap Erik


" Bella, kamu suka makanan laut?"

__ADS_1


" Apa kamu juga menyukainya?" Bella malah bertanya balik


" Aku sangat suka, kepiting besar dan abalone aku sangat menyukainya."


" Kalau begitu aku juga menyukainya." saut Bella dengan senyum manis


" Astaga." Erik menyaut dengan jengah membuat Delan tertawa lalu mengusap pipi Bella dengan ibu jarinya


Mereka duduk bergaya lesehan menikmati angin laut yang berhembus kencang hingga membuat rambut panjang Bella terbawa kebelakang mengenai wajah Delan. Pria itu hanya memandangi laut sembari terus merapihkan rambut Bella yang terus mengenai wajahnya. Merasa kesal akhirnya Delan menarik tangan Bella, ia mengambil ikat rambut yang melingkar ditangan kiri wanita itu


Membuat Bella menoleh kebelakang menatap Delan." Diam Bell .. " ucap Delan. Bella tersenyum lalu kembali memandangi laut yang membentang biru didepan matanya. Bella membiarkan Delan mengikat rambutnya hingga leher jenjang itu terlihat dimata Erik, pria itu terbahak kencang melihat kissmark yang memenuhi leher Bella


" Astaga maniak sekali, semalam berapa ronde." ledek Erik cekikikan diikuti wanitanya


" Coba Bella, katakan pada Erik semalam kita melakukannya brp kali?" Dean menarik tubuh yang sedang duduk bersila itu mendekat lalu mendekap Bella dari belakang


" Emmm .. " Bella tak mampu berucap ia hanya menaikan empat jarinya pada Erik.


Tak lama pesanan mereka tiba dan memenuhi meja makan panjang segi empat itu. Kedua mata Bella tampak berbinar terang, sisi elegan itu hilang melihat makanan laut yang menggugah seleranya


" Makanlah." perintah Delan melepaskan kedus tangannya membuat Bella berpindah posisi. Keempatnya duduk mengelilingi meja makan dan mulai menikmati hidangan dimeja itu


Menjelang sore Delan dan Bella tengah bersiap-siap untuk pergi. Saat itu Bella tampak mengerucutkan bibirnya karena akan lama berjauhan dengan Delan. Ia masih ingin menikmati mimpi indahnya itu bersama Delan namun jarak dan Angela memisahkannya dan Delan. Mau bagaimana pun Bella harus mengerti dengan keadaannya yang harus berbagi Delan


Delan menggandeng Bella keluar dari vila. Dengan koper dimasing-masing tangan mereka menuju mobil yang dikemudikan Erik, pria itu akan kembali mengantar Delan ke bandara. Setelah memasukan dua koper ke bagasi, Delan dan Bella menaiki mobil dan duduk di kursi belakang


Saat itu Delan melihat raut wajah Bella yang muram, ia mengulurkan satu tangannya untuk menggandeng Bella." Kalau kamu seperti ini aku jadi tidak bisa meninggalkanmu."


" Kalau begitu jangan." Bella merasa jadi wanita egois saat ini


" Ayolah pekerjaanku banyak."


" Pekerjaanmu bersama Angela!" saut Bella melipat kedua tangannya didada. Delan mendengus kesal tatakala mendengar cekikikan Erik didepan

__ADS_1


" Uhhm sorry bos." sautnya


Delan maupun Bella tak membuka suaranya lagi, keduanya larut dalam pikiran masing-masing sampai mereka tiba dibandara. Delan memegang kedua bahu Bella, keduanya saling menatap lekat." Aku janji aku akan tepat waktu dan menemuimu bulan nanti." saut Delan lalu menghujani bibir itu dengan kecupan membuat sang pemilik tersenyum kembali


" Kamu mau memesan apa? perhiasan? tas?" tanya Delan namun Bella hanya menggeleng pelan sebagai jawaban


" Baju seksi?" tanya Delan berbisik


" Aku punya banyak baju seksi dirumah." saut Bella


" Lalu apa yang kamu inginkan? menara Eifeel?" seketika itu juga Bella tertawa kencang


" Memangnya kamu bisa membawa menara Eifeel?"


" Tentu saja tidak, mana mungkin." saut Delan yang mana mendapat pukulan di dadanya. Delan menangkup wajah Bella dan mencium bibir Bella lagi


" Lalu apa yang kamu inginkan."


" Kamu .. aku hanya ingin kamu." Delan tersenyum hangat mengusap pipi itu dengan kedua ibu jarinya, ia menatap lekat wajah dengan bibir berbentuk love itu


"Love you .. " kata itu membuat jantung Bella berdegup kencang, kedua matanya berkaca. Sejak dulu ia ingin sekali mendengar kata itu dari Delan meskipun Bella tak tahu apa itu tulus dari lubuk hati Delan, tapi mendengar itu Bella serasa terbang kelangit ketujuh, penantian Bella tak sia-sia dan berakhir manis sekarang


" Love you some much!" saut Bella serak lalu Delan kembali mencium bibir Bella, kali ini pria itu melum*tnya dengan lembut. Keduanya mengabaikan sekitar begitupun Erik yang terperangah melihat keduanya


" Pergilah .. " bisik Delan melepaskan bibir Bella lalu memeluk wanita itu sebelum benar-benar melepaskannya untuk pergi.


Meskipun berat Bella akhirnya berpisah dari Delan. Keduanya pulang menuju negara masing-masing meninggalkan Jeju dengan membawa kenangan manis yang tak akan terlupakan. Bahkan Bella mengabadikan moment special dirinya dan Delan saat tidur bersama dalam ponselnya


" Kuharap aku dan Delan akan kembali lagi ke Jeju suatu saat nanti .. " batin Bella


-


-

__ADS_1


__ADS_2