Ikrar Cinta Ustadz Irsyad

Ikrar Cinta Ustadz Irsyad
(prolog) Season 2 rilis...


__ADS_3

catatan Rahma...


aku pernah kehilangan sosok pria yang sangat aku cintai. walau orang bilang? aku bodoh karena mencintai seorang pria yang tidak baik hatinya. yang selalu membuat ku menangis, membuat ku terluka, dan membuat ku merasa lelah untuk menjalani percintaan ini.


namun herannya aku yang terpasung ini malah justru masih mau mengikuti jejaknya berjalan di belakang. tanpa peduli sakit yang teramat yang bahkan bisa membunuh ku secara perlahan.


mereka yang berkata seperti itu juga? tentunya tidak pernah tahu, jika kita benar-benar mencintai seseorang?


kita itu pasti akan jadi bodoh, akan jadi buta, akan jadi tuli, dan bahkan akan jadi manusia yang tidak ada harga dirinya demi bisa mempertahankannya tetap ada di sisi kita. itu lah yang aku rasakan kala mencintai seorang Fikri, pria yang selalu membuat ku menangis dan kecewa dengan semua perbuatan dan tingkah lakunya.


namun di balik semua itu, aku juga tidak menutupi semua kebaikannya selama menjadi kekasih ku, yang tidak jarang membuatku merasa di cintai, walau harus kembali terhempas setelahnya.


aku benar kan? di setiap sisi buruk manusia, pasti akan ada hal baiknya. begitu pula mas Fikri.


kalian tahu? cinta ku pada mas Fikri kala itu memang tidak akan bisa di ungkapkan lagi. aku harus bisu karena tidak ingin mas Fikri ku kecewa dengan penolakan ku, aku harus buta karena menganggap semua apa yang ku lihat itu tidak perlu aku permasalahkan, aku harus tuli di setiap ucapan orang sekitar yang bilang dia tidak baik untuk ku. karena yang ku tahu aku mencintai mas Fikri. tidak peduli dengan apa yang orang lain bicarakan.


hingga aku terjaga dari mimpi ku. pria itu pergi untuk selamanya, menjemput ajal di satu Minggu sebelum hari pernikahan kami.


dari situ pula aku benar-benar hancur, dan beranggapan tidak akan pernah bisa membuka hati ku untuk cinta ku yang baru.


namun, sepertinya aku salah.... aku malah justru menemukan jodoh ku dari semua kehancuran yang ku dapatkan.


pria alim yang ku tolak di awal,karena bagiku pria itu tidak akan pernah bisa menerima ku yang seorang gadis biasa.


hingga di pagi hari yang seolah turut menyukseskan acara sakral ku dan dirinya. pria alim itu menyerukan Ikrar Cintanya di depan penghulu dan ayah ku, menyebut Nama Ku dalam satu tarikan nafas.


aku sempat mengutuknya. karena beliau telah lancang menikahi ku di masa-masa berkabung ku.


menggoda ku, merayu, bahkan menggauli ku untuk yang pertama kali.


aku benar-benar tidak suka dia, aku bahkan tidak pernah bertutur kata baik kepadanya, hingga sebuah kegigihannya seolah turut membongkar dinding hati ku yang beku, beliau membuat ku takjub dengan segala perlakuan nya guna mengambil hati ku.


ketulusan cintanya benar-benar membuatku menjadi seorang istri yang sangat beruntung sekaligus bodoh, karena pernah menolaknya.


beliau memuliakan ku, sangat-sangat memuliakan ku, seolah aku adalah ratu dari segala ratu yang patas mendapatkan perlakuan manisnya. hingga aku bisa merubah diri ku menjadi seorang istri yang tidak mau jauh darinya.


dan bukan rumah tangga namanya jika cinta kami tidak di uji dengan berbagai permasalahan?

__ADS_1


kami memang berkecukupan, namun belum memiliki keturunan dan diagnosa dokter tentang rahim ku yang lemah, membuat ku merasa takut tidak bisa memberikan beliau anak, hingga godaan wanita lumpuh yang meminta untuk di nikahi suami ku, hati ku benar-benar hancur, tidak bisa aku membayangkan pria yang ku cintai menikahi seorang wanita lain lagi.


tapi aku bersyukur suami ku yang sempat terpancing bisa membatalkan itu semua karena ikrar cintanya yang masih berpegang teguh hanya untuk ku.


kehidupan kami berjalan normal kembali, hingga datanglah si kembar tepat di tiga tahun awal usia pernikahan ku dan mas Irsyad.


tentu saja, itu adalah kebahagiaan yang teramat untuk kami dan kelegaan juga untuk ku pastinya. aku jadi tidak merasa gagal lagi sebagai seorang wanita karena telah berhasil memberikan keturunan untuk suami ku.


dan setelah itu apakah kapal kami akan tenang? tentu saja tidak. karena setelahnya muncul godaan baru, wanita dari masa lalu suami ku. yang dulu hanya bersikap mengagumi. namun tiba-tiba naik level menjadi menyukai.


aku tidak ingin membahasnya lagi, yang pasti saat ini aku bahagia suami ku bisa terus memegang ikrar cintanya untuk ku, dan menjadikan ku satu-satunya istri beliau.


yah ini lah catatan singkat ku, tentang apa yang kami rasakan di lima tahun awal pernikahan kami dulu.


kini Rumi dan Nuha sudah berusia empat tahun, sudah semakin menua kita berdua walau suami ku masih tetap terlihat tampan lain halnya dengan ku yang sudah semakin tampak selayaknya ibu-ibu.


namun keromantisan beliau kepadaku masih sama seperti dulu, tidak pernah berubah, walau berkurang sedikit. semua karena beliau hanya akan memanjakan ku di malam hari atau saat anak-anak sudah tidur.


barulah kita akan berlaga selayaknya pasangan muda mudi yang tengah di mabuk asmara. bermesraan dan bercumbu dengan pacar halal yang berujung pada hubungan intim kami.


itulah dia, mas Irsyad Fadilah, pria lemah lembut yang selalu betah ku peluk dan ku cium aroma tubuhnya.


****


🌺🌺🌺 Ikrar Cinta Ustadz Irsyad _ Season 2 (cinta terbaik untuk mu...)🌺🌺🌺


kembali Rahma menutup buku catatannya. setelah mendengar suara langkah kaki sang suami mendekati kamar mereka.


"assalamualaikum kesayangan." Irsyad membuka pintu kamar itu. Irsyad sedikit terpukau melihat sang istri yang sudah menyambutnya pulang dari masjid setelah menjadi imam di sana hingga waktu isya tiba.


dengan berdandan sangat cantik dan pakaian yang mengundang syahwat Rahma beranjak mendekati Irsyad.


"Masha Allah, istri mas cantiknya." Gumam Irsyad yang lantas mengecup kening Rahma.


Rahma melepaskan kancing baju Koko suaminya. "Rahma sudah bersih, sudah keramas juga. jadi malam ini mas bisa menyentuh Rahma." Tutur sang istri dengan nada manjanya, membuat Irsyad tersenyum.


"ya Kareem, menggoda sekali istri ku ini. terlebih setelah puasa satu Minggu lebih tak menggauli mu." Irsyad mengecup bagian bibir Rahma. lalu berpindah ke dekat telinga Rahma.

__ADS_1


"si kembar sudah tidur ya?" Bisik Irsyad.


"iya mas." jawab Rahma.


Irsyad pun menutup pintu kamar dan menguncinya. lalu membawa sang istri keatas ranjang mereka.


"mas lepas sarung dan baju Koko ini dulu ya." ucap Irsyad. Rahma mengangguk.


Irsyad pun berjalan menuju tempat hanger untuk menggantungkan lagi baju Koko nya juga sarung yang ia pakai. setelahnya kembali mendekati sang istri yang sudah duduk manis di atas ranjang mereka.


Irsyad menyentuh kening Rahma berdoa sebelum bersenggama dengan Rahma, setelahnya ia meniup ubun-ubun Rahma,


"sudah hapal do'a nya sayang?" Tanya Irsyad.


"Rahma belum apal mas."


Irsyad tersenyum, "ya sudah baca bismillah saja sayang, agar aurat kita di tutupi dari pandangan Jin, dan kita bisa bersenggama tanpa di tonton mereka. dan lagi supaya jin juga tidak turut membantu urusan birahi kita." ucap Irsyad. Rahma mengangguk.


Irsyad mengecup kening Rahma, lalu merebahkan tubuh sang istri di atas ranjang itu, menghujaninya dengan kecupan di wajah dan bagian ceruk lehernya, setelahnya mereka pun melanjutkan urusan hasratnya.


didalam ruangan kamar yang remang-remang tersebut selama beberapa menit, dengan lembut dan tak terburu-buru.


"mas mencintai mu dek Rahma, terimakasih untuk malam ini." Ucap Irsyad setelah selesai dengan urusan mereka.


"iya mas. sama-sama." Jawab Rahma tersenyum. Irsyad kembali mengecup bagian bibir Rahma.


"ayo bebersih dulu, nanti baru tidur." ajak Irsyad yang di iyakan oleh Rahma. mereka pun menutupi tubuh mereka dengan handuk lalu masuk bersama kedalam bilik kamar mandi untuk membersihkan tubuh sekalian mandi besar.


***


(catatan: malam itu adalah kegiatan sebelum Rahma terjaga di sepertiga malam dan mendapati Irsyad tengah makan sahur. 'bab bintang jatuh')


Β 


Alhamdulillah, aku senang banget pas tau kalian sangat antusias menunggu season duanya. aku jadi semangat buat lanjutin lagi...


tapi maaf ya, aku nggak bisa up setiap hari karena seperti yang ku bilang aku masih ada novel lain yang masih on going.

__ADS_1


tapi tenang, insyaallah minimal 3 bab aku up nya kok. hehehe syukur-syukur bisa lebih ya.


dan judul bab yang ku tulis di atas adalah Judul buku season duanya, walau tetap ikrar cinta ustadz Irsyad. semoga kalian selalu di limpahkan kesehatan dan kesejahteraan. terimakasih atas dukungan dari segi apapun dari kalian yang selalu mendukung ku dan mendoakan ku yang baik-baik. 😘😘😘


__ADS_2