Isteri Kedua CEO Muda

Isteri Kedua CEO Muda
Gempa susulan


__ADS_3

Setelah kehadiran baby girl dikediaman Anderson, suasana rumah menjadi lebih berwarna! Tangisan baby girl, dan juga kejahilan Aiden menjadikan keluarga ini sebagai keluarga yang bahagia.


Hari demi hari dilalui oleh Lucas dan Marwa untuk mengasuh sepenuh hati bayi kecil itu, meskipun bukan anak kandung mereka, bahkan bayi kecil itu tidak mendapatkan asi sama sekali, hanya diberikan susu formuoa saja. Namun dengan tulus dan ikhlas Lucas dan Marwa saling membantu mengurus baby girl, karena Lucas dan Marwa tak berniat sama sekali memakai jasa baby sister.


Bayi perempuan itu diberi nama Libia Patricia Moechtar, bahkan Aiden sering sekali bermalam di kamar Lucas dan Marwa hanya untuk bisa melihat bayi mungil itu.


Malam harinya tumben sekali Aiden tidak datang ke kamar Lucas dan Marwa, dan Libia pun sudah tertidur diayunkannya. Marwa tinggal mandi, dan menunggu kedatangan Lucas pulang dari kantor.


"Wah begini ternyata jadi Ibu-ibu, dari malam ketemu malam baru bisa santai untung saja malam ini Libi tidak rewel lagi seperti kemarin malam." Gumam Marwa, sambil melepaskan semua pakaian yang melekat pada tubuhnya.


Marwa masuk ke dalam kamar mandi dan berendam didalam bathtub, setelah puas berendam dan membersihkan diri. Marwa pun keluar kamar, ternyata Lucas sudah sampai di rumah padahal biasanya jam delapan malam dia baru tiba di rumah.


"Mas, kok tumben si kamu baru setengah tujuh sudah sampai rumah," kata Marwa sambil menghampiri Lucas lalu menciumm punggung tangan Lucas.


"Ya, ini kan malam Jumat! Siapa tau ada yang ngajakin senam ranjang," kata Lucas tersenyum nakal.


"Idih pede, aku Ndak ngajakin! Mas Lucas aja yang ngarep," kata Marwa lalu menuju lemari untuk mencari pakaian tidurnya.


Lucas pun mendekati Marwa, lalu tak lama kedua tangan Lucas memeluk Marwa dari belakang! Marwa yang hanya mengenakan handuk saat ini, langsung paham maksud dan tujuan suaminya bermanja-manja memeluk dari belakang seperti ini.


"Meskipun kita sudah ada baby Libi, tapi kan bukan berarti kita berhenti berusaha!" kata Lucas lalu menge cup leher Marwa.


"Emm ahh, mas! Tapi kamu belum mandi, sana mandi dulu!" kata Marwa.

__ADS_1


Namun bukannya menuruti permintaan isterinya, Lucas justru langsung mengangkat tubuh Marwa kearah ranjang, dan merobohkan tubuh Marwa tepat diatas ranjang.


Lucas langsung melepaskan jas biru Dongker miliknya, lalu mulai melepaskan kancing dilengan tangannya! Marwa yang saat ini sudah posisi terlentang diatas ranjang dengan handuk yang dia kenakan hampir terlepas membuat insting berburu Lucas kian memuncak.


"Mas, kamu engga sabaran deh," kata Marwa.


Lucas hanya tersenyum nakal, dan kini fokus melepaskan kancing-kancing kemeja berwarna biru muda. Dilemparkannya kemeja itu, lalu dengan terburu-buru seperti orang yang kebelet masuk toilet, Lucas melepaskan celana bahan berikut segitiga Bermuda yang dia kenakan.


Kini anaconda itu terpampang nyata dihadapan Marwa, berdiri tegak didepan Marwa, mengeras dan membesar beberapakali lipat dari sebelumnya. Segera dia tarik handuk yang masih menghalangi tubuh mangsa empuknya, dengan satu tarikan handuk yang dikenakan oleh Marwa mampu disingkirkan oleh Lucas.


Kedua bukit kembar yang menonjol bagaikan pepaya Bangkok, dan ladang gandum yang semakin hari semakin rimbun membuat Lucas langsung segera mengeksekusinya. Luca kini sudah menindih tubuh Marwa dan melumatt bibir mungilnya dengan penuh gairahh, keduanya saling melumatt satu sama lain.


Kedua tangan Marwa digenggam erat oleh kedua tangan Lucas disamping tubuhnya. Setelah puas dengan ciumann dibibir Marwa, Lucas langsung mendaratkan mulutnya pada kedua pepaya Bangkok yang sejak tadi membuatnya bersemangat, Lucas dengan liar meng hisapp secara bergantian kedua pepaya Bangkok itu hingga membuat pemiliknya, menggelinjang hebat.


Tapi kelezatan pepaya Bangkok itu membuat Lucas justru bukan hanya menggigit bagian tengahnya, namun menye sapnya dengan kuat dan meninggalkan jejak-jejak kemerahan disekitar kedua pepaya Bangkok milik Marwa. Seakan lupa ada baby Libi yang sedang tertidur diayunan, kenikmatan diranjang membuat Marwa dan Lucas mengeranggg dan mendesahhh sekencang-kencangnya.


Ciumann Lucas semakin turun kearea inti Marwa, dibukanya kedua kaki Marwa oleh kedua tangan Lucas! Agar pintu ladang gandum itu terbuka lebar. Setelah kedua paha Marwa terbuka lebar, seolah mempersilahkan pada Tuannya untuk bertamu kedalam sana.


Lucas segera membenamkan wajahnya dan mengarahkan mulutnya pada bagian inti Marwa, seketika tubuh Marwa tersentak hebat! Seperti terkena sengatan lebah, membuat tubuhnya menggelinjang hebat, dan kedua matanya terpejam merasakan sensasi favoritnya itu datang kembali.


Kedua tangan Marwa meremass bantal yang berada disekelilingnya! Sementara Lucas sangat gemar jika melihat tubuh isterinya tak bisa diam menggelinjang dan tersentak seperti saat ini.


"Oughhhhh mas, kumohon mas ahh," desahh Marwa.

__ADS_1


Lucas pun menghisappp bagian inti Marwa dengan mulutnya, sambil kedua tangannya masih terus memegangi kedua paha Marwa. Marwa semakin meracau saat Lucas terus melakukannya berkali-kali dibawah sana.


Setelah puas memainkan inti Marwa. Lucas segera mengarahkan anaconda miliknya pada ladang gandum yang sudah sejak tadi mengalami kebanjiran, dan ketika anaconda besar itu ditekan kedalam inti Marwa, rasanya sesuatu mendesak masuk hingga ujung dalam intinya.


"Ahhhhhhh mas, oughttt teruskan mas ayo mas!" desahh Marwa.


Lucas mulai menggerakkan pinggulnya keluar masuk kedalam sana, terjadilah gempa susulan didalam kamar itu, sehingga ranjang pun bergetar hebat.


"Oughtttty sit, ini nikmat sayang! Aku sangat menyukai tubuhmu sayang ahh," desahh Lucas.


"Emmmtthh mas, ah, ah, ah," desahh Marwa.


Lucas mencabut sejenak anaconda miliknya dan meminta agar Marwa tidur menyamping, Marwa yang penurut dan patuh pada suaminya itu segera mengikuti instruksi dari sang suami lalu tidur menyamping. Setelah melihat tubuh Marwa tidur menyamping, Lucas berbaring disamping tubuh Marwa dan kembali memposisikan anaconda miliknya untuk masuk kedalam inti Marwa, dan sekali hentakan anaconda itu berhasil melesat masuk patuh pada Tuannya.


"Akhhh mas, masuk mas," desahh Marwa.


Terasa sesak didalam sana ketika anaconda itu kembali mengisi inti milik Marwa. Lucas kembali menggerakkan pinggulnya dengan tempo cepat, guncangan demi guncangan terasa sangat dahsyat diatas ranjang itu. Suara kenikmatan yang keluar dari dalam mulut keduanya, bisa menggambarkan betapa dahsyatnya permainan mereka.


Hingga sudah satu jam dan Lucas merasakan anaconda miliknya sudah akan memuntahkan cairan hasil gerakkan pinggulnya sejak tadi. Dengan sekuat tenaga Lucas memompa inti Marwa semakin cepat, dan erangann panjang pun menjadi penyelesaian permainan ranjang keduanya malam ini.


🥲🥲🥲🥲 Haduhh sedih-sedih udah mau end tapi yang Like makin sedikit 😭


Mana dong jempolnya Mak👍 tekan dong pijit-pijit tombol likenya, siapa tau kalo udah bantu mijit tombol likenya, nanti malem dipijit balik sama Pak Su☺️☺️☺️☺️🙏

__ADS_1


__ADS_2