Isteri Kedua CEO Muda

Isteri Kedua CEO Muda
Bab 24


__ADS_3

Sementara itu Gerry memutuskan untuk menemui keluarga Ellea dan datang baik-baik ke rumah Ayah dan Ibunya Ellea untuk meminta agar bisa membujuk Ellea kembali bersamanya.


Tok, tok, tok, pintu diketuk oleh Gerry.


"Yah, bukain pintu dulu Ibu lagi nanggung nih," kata Ibu sembari berdandan cantik didepan kaca.


"Duh Ayah lagi setrika baju Ayah dulu Bu, lecek nih nanti bisa ditertawakan sama orang-orang di mall," kata Ayah.


"Ih ngeselin si Ayah, udah tua siapa juga yang bakalan ngelirik Ayah di mall," kata Ibu yang menggerutu sembari berjalan untuk membukakan pintu rumahnya.


Klakkk,,, pintu terbuka dan Ibu kaget melihat Gerry datang ke rumahnya.


"Nak Gerry? Maaf tapi Ellea sedang tidak berada di rumah," kata Ibu.


"Gerry boleh masuk kan Bu?" tanya Gerry.


"Oh, iya masuk," kata Ibu mempersilakan masuk Gerry.


"Gerry?" heran Ayah.


"Iya Yah, maksud kedatangan Gerry kesini untuk bicara sama Ayah dan Ibu. Gerry sekarang sadar bahwa Gerry tidak bisa kehilangan Ellea," kata Gerry.


"Lalu bagaimana dengan Tante-tante yang membayar kamu itu?" kesal Ayah.

__ADS_1


"Yah sabar!" kata Ibu.


"Gerry sudah mulai sadar sedikit-sedikit Yah, Gerry ingin seutuhnya meninggalkan Tante Katty dan hidup dengan hasil kerja keras Gerry sendiri, Gerry ingin membahagiakan Ellea," kata Gerry.


"Sedikit-sedikit? Itu artinya kamu belum benar-benar meninggalkan Tante girang itu! Ayah tidak mau melihat puteri semata wayang Ayah kembali menderita karena ulah kamu yang aneh itu," kata Ayah.


"Iya Gerry, lagi pula Ellea kan sudah mengurus perceraian kalian, berkas juga sudah masuk ke pengadilan hanya tinggal menunggu surat putusan keluar saja," kata Ibu.


"Tapi Bu, hidup Gerry terasa hampa sejak kepergian Ellea. Sekarang Gerry merasa sudah sangat mencintai Ellea, Gerry yakin Ellea masih mencintai Gerry Yah. Tolong bantu Gerry!" kata Gerry.


"Yah gimana ini?" kata Ibu.


"Kami tidak bisa berjanji sama kamu, semua keputusan ada ditangan Ellea. Jujur saja kami ikut senang kamu akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan kamu dengan Tante-tante itu, tapi sepertinya kekecewaan Ellea sudah begitu besar terhadap kamu," kata Ayah.


"Iya nak Gerry, Ibu dan Ayah senang bila Ellea tidak jadi menjadi janda. Tapi semua itu kembali pada Ellea sendiri, apakah dia setuju untuk kembali sama kamu atau memilih untuk menjadi janda," kata Ibu.


"Baik, nanti ketika Ellea pulang kami pasti akan bicarakan ini dengan Ellea," kata Ayah.


"Terimakasih banyak Yah, Bu. Mudah-mudahan ini belum terlambat karena Gerry yakin Ellea masih sangat mencintai Gerry," kata Gerry.


"Amin,,, ya sudah kami mau buru-buru pergi ini sebenarnya nak," kata Ayah.


"Baiklah, kalau begitu Gerry permisi ya Yah, Bu. Sampaikan salam Gerry pada Ellea," kata Gerry.

__ADS_1


Gerry kembali pulang ke rumahnya berharap mertuanya bisa kembali membujuk Ellea agar dirinya tidak jadi cerai dengan Ellea. Gerry tiba di rumahnya saat membuka gerbang terlihat Tante Katty tengah berada dihalaman rumahnya, Gerry buru-buru kembali masuk ke mobilnya dan meninggalkan rumahnya itu.


Gerry semakin gencar untuk memposting barang-barang berharga yang bisa dijadikan uang secara diam-diam diaplikasi online agar segera laku dan Gerry bisa menghindari Tante Katty selamanya, memulai bisnis baru dan kehidupan barunya tanpa bayang-bayang Tante Katty.


Sementara itu mobil Anderson sampai di bandara, Ellea sedikit bingung kenapa Anderson mengajaknya ke bandara namun Ellea tidak berani bawel, salah-salah nanti Anderson menci*umnya lagi kalau dia bawel.


Anderson dan beberapa anak buahnya menunggu kedatangan Lucas tiba di bandara, setelah menunggu beberapa menit Lucas terlihat datang dengan memakai setelan baju santai berwana hitam, memakai topi hitam yang menutupi wajahnya.


Lucas menghampiri rombongan Anderson yang menjemputnya, badan yang tinggi, kulit putih bersih, wajah yang tampan mirip dengan Anderson ketampanannya, membuat Ellea kagum dan mengira itu adalah adik Anderson.


"Breng*sek kau!" kecam Anderson.


"Maaf Tuan," kata Lucas yang menundukkan wajahnya pada Anderson.


"Sudahlah, seret dia ke mobil!" perintah Anderson pada seluruh anak buahnya.


Ellea yang bingung ada apa ini, kenapa Anderson sangat galak terhadap orang tampan itu??? Dan kenapa orang itu memanggil Tuan, itu artinya dia bukan adik atau keluarga Anderson. Semua pertanyaan menjadi satu didalam kepala Ellea.


Anderson dan anak buahnya pergi ke tempat lapangan golf untuk menghabiskan weekend kali ini bersama seseorang yang baru tiba dari bandara bernama Lucas. Sesampainya ditempat golf Anderson meninju Lucas hingga tersungkur ke lantai.


"Ayo bangun pecundang!" kesal Anderson.


Lucas hanya terdiam dan pasrah Anderson memukulinya. Ellea berusaha meredam emosi Anderson pada Lucas meski Ellea tidak mengerti ada masalah apa diantar keduanya.

__ADS_1


Visual Lucas



__ADS_2