
Hingga hampir satu bulan berlalu dan Gea masih menjalani masa pemulihan di salah satu rumah sakit. Dia menyimpan semua rahasia tentang dirinya yang sudah memiliki rahim itu sendiri.
Hari ini Dokter sudah mengizinkan Gea untuk meninggalkan rumah sakit! Gea berusaha melatih mentalnya agar terlihat baik-baik saja. Gea pun mulai merias wajahnya agar tidak terlihat pucat lalu pergi ke mall membeli koper dan pakaian-pakaian seolah dirinya baru datang dari luar negeri.
"Ini semuanya gara-gara si *** *** Ellea itu! Gara-gara dia rahimku diangkat, dan aku harus melewati semuanya sendirian! Sedangkan dia enak-enakan sama Anderson! Kamu Ellea yang harusnya mengalami ini semua. Liat aja begitu aku kembali ke rumah, aku akan membuat kamu membayar semua ini." Kecam Gea.
Sementara Ellea dan Anderson semakin hari semakin mesra, Ellea juga tidak ambil pusing dengan permasalahannya dengan Gea. Ellea dan Anderson benar-benar fokus dengan program hamil yang sedang mereka jalani dibantu oleh salah seorang Dokter kandungan terbaik di kota ini.
Karena itu semua pikiran yang membuat terganggu atau pikiran yang tidak penting harus dihilangkan! Ellea dan Anderson selalu rutin pergi ke Dokter kandungan, begitu juga hari ini adalah jadwal check up Ellea dan Anderson untuk melihat apakah sudah ada tanda-tanda pembuahan didalam rahim Ellea.
Di dalam kamar Ellea sudah berpakaian rapih, tiba-tiba Anderson memeluk Ellea dengan lembut, mereka berdua saling melempar senyuman kasih sayang.
"Sayang aku berharap semua program kehamilan yang hampir satu bulan kita jalani! Hati ini memudahkan hasil," kata Anderson.
"Iya, aku pun berharap kita bisa segera memiliki baby. Pasti rumah ini akan ramai sekali oleh tangisan bayi," kata Ellea.
"Aku maunya langsung kembar tiga aja!" kata Anderson.
"Hah? Kembar tiga, engga ah ga muat ih," kata Ellea.
"Muat kok sayang," kata Anderson sambil tersenyum.
"Nyicil aja dulu satu, satu gitu," kata Ellea.
"Oh, satu-satu dulu! Kalau udah keluar terus bikin lagi ya?" ledek Anderson.
"Maunya kamu itu si!" kata Ellea tersenyum.
Anderson dan Ellea pun pergi bersama untuk pergi ke dokter kandungan. Sesampainya di rumah sakit, Ellea dan Anderson sedang berada di bagian administrasi. Tak lama Gea muncul dari arah sebelah kiri, Gea kaget melihat Ellea dan Anderson yang sedang mengobrol dengan salah satu suster.
Saat itu Ellea menengok kesebelah kiri tempat Gea berdiri! Dengan sigap Gea langsung bersembunyi dibalik tembok salah satu ruangan pasien. Membuat Ellea terheran-heran.
"Perasaan itu tadi kaya Gea deh! Kok dia ada di rumah sakit?" Kata Ellea berbicara sendiri.
__ADS_1
"Ada apa sayang?" tanya Anderson.
"Aku kayanya liat Gea deh di sebelah sana!" kata Ellea sambil menunjuk.
"Kamu salah liat itu! Wanita itu kan tengah liburan di US, gak mungkin lah ngapain dia di rumah sakit ini!" kata Anderson.
Anderson kembali sibuk mengisi beberapa berkas rumah sakit. Sementara Ellea yang penasaran melangkah untuk memastikan apakah itu benar-benar Gea. Ellea yakin dia tidak salah lihat! Gea yang merasakan bahwa Ellea pasti akan menghampirinya, semakin merasa panik.
Seiring langkah kaki Ellea, kepanikan Gea semakin menjadi.
"Gimana nih! Gak mungkin juga aku lari! Ellea pasti akan ngejar aku. Sembunyi dimana nih!" Dalam hati Gea.
Ellea semakin melangkah kedekat tembok tempat Gea bersembunyi dibaliknya. Satt sedikit lagi Ellea menengok ke tembok itu. Anderson memanggilnya.
"Sayang! Come here please! Dokter sudah meminta kita untuk masuk," kata Anderson.
Ellea pun tak meneruskan langkah kakinya, dan berbalik menurut pada Anderson. Gea pun mulai bisa bernafas lega, mendengar Anderson memanggil Ellea lalu tak jadi menghampirinya.
Anderson dan Ellea melakukan pemeriksaan dengan Dokter mereka.
"Pagi Dok!" kata Anderson dan Ellea, mereka berdua duduk berhadapan dengan Dokter.
"Bagaimana? Apa Nona sudah ada datang bulan, dibulan ini?" tanya Dokter.
"Belum si Dok! Harusnya lusa aku baru haid," kata Ellea.
"Lalu apa Nona merasakan tanda-tanda mual atau lain sebagainya?" tanya Dokter.
"Belum Dok! Cuma agak pusing aja sedikit," kata Ellea.
"Baik! Mari ikut saya untuk dilakukan USG terlebih dahulu!" kata Dokter.
Ellea mengikuti arahan Dokter untuk dilakukan kembali USG. Ditemani oleh Anderson yang harap-harap cemas, Anderson berharap bulan ini Ellea hamil, karena mereka sudah mengikuti segala arahan Dokter untuk program kehamilan ini.
__ADS_1
Dokter dibantu salah seorang suster melakukan proses USG pada Ellea. Dokter mulai melihat lebih mendetail lagi ke arah monitor, bahkan Dokter seperti tengah memperhatikan sesuatu di monitor itu.
"Gimana Dok?" tanya Anderson.
"Emm! Saya masih belum merasa yakin yah Tuan Anderson! Tapi sepertinya ini sudah ada kantung hamilnya," kata Dokter.
"Jadi aku hamil Dok?" tanya Ellea.
"Menurut saya iya, hanya saja kantung hamilnya masih belum terlihat jelas Nona!" kata Dokter.
Ellea selesai melakukan USG dan Dokter kembali memberikan arahan untuk proses kedepannya.
"Begini Tuan! Sudah ditemukan memang kantung hamil hanya masih sangat samar. Jadi kita tunggu setelah lusa atau setelah satu atau dua hari Nona Ellea melewati tanggal datang bulannya," kata Dokter.
"Ba-baik Dok! Yang penting ini sudah mulai ada tanda-tandanya kamu sudah sangat senang!" kata Anderson.
"Iya Dok! Begitu lusa aku tidak datang bulan, kita pasti control lagi kesini," kata Ellea.
"Mudah-mudahan ya Nona hasilnya positif! Ingat untuk jangan melakukan aktivitas terlalu berat apalagi sampai kelelahan," kata Dokter.
Anderson dan Ellea keluar dari rumah sakit dengan wajah berseri-seri. Mereka hanya tinggal menunggu sedikit lagu saja karena kantung hamil itu sudah terlihat. Sesampainya di rumah, Anderson dan Ellea masuk ke dalam rumah dan Anderson selalu menggandeng Ellea.
"Wah, wah, wah! Suamiku luar biasa banget ya! Isteri sah pergi ke luar negeri tapi tak pernah sekalipun kamu menelponku," kata Gea yang muncul di ruang tamu sambil melirik Ellea.
"Untuk apa aku meneleponmu? Kita sejak dulu tidak pernah saling peduli dengan urusan kita masing-masing," kata Anderson.
"Tapi sekarang aku peduli Anderson! Aku isteri sahmu, jadi berhentilah memperlakukan aku seperti orang asing di rumah ini!" kata Gea.
"Ellea masuklah duluan ke kamar! Lalu istirahat!" kata Anderson.
"Tunggu!" kata Gea menghentikan langkah kaki Ellea.
"Ada apa Gea? Aku tidak ada waktu untuk berdebat dengan kamu!" kata Ellea.
__ADS_1
"Aku minta! Pergi dari kehidupan aku dan suamiku! Jika tidak kamu akan kehilangan apapun yang berharga dalam hidupmu!" bisik Gea ditelinga Ellea.
"Gea Wilson! Sepuluh wanita gila seperti kamu sekalipun aku tidak akan pernah takut! Just so you know, I will always be with him! ( Asal kamu tahu, aku akan selalu bersamanya!)" kata Ellea.