
Lucas hanya menurut saja menjalankan mobil sesuai dengan arahan Marwa, lama kelamaan Marwa mengarahkan mobil seperti arah pulang ke rumah Anderson. Lucas melirik ke arah Marwa, dengan entengnya Marwa tersenyum manis pada Lucas.
"Ini kan arah ke rumah," kata Lucas.
"Ya memang!" kata Marwa.
Sesampainya di rumah! Marwa mengajak Lucas menuju meja makan, di sana para pelayan baru saja selesai menyiapkan hidangan untuk makan siang. Tak lama Marwa meminta Lucas duduk manis, lalu Marwa pun mulai mengambil piring berikut dengan lauk-pauknya. Lucas masih tak mengerti, diajak makan di cafe mewah kok malah Marwa mengajaknya makan di rumah.
Tak lama Ellea pun tiba di meja makan. Ellea yang melihat Marwa kini sudah mengalami peningkatan, Marwa sudah peka untuk melayani Lucas dalam hal apapun, ikut senang melihatnya.
"Nah gitu dong! Jadi kan suaminya makin sayang tuh!" kata Ellea.
"Ehh mba Lea! Aku ambilin nasi juga ya buat mba!" kata Marwa.
"Engga usah! Kamu fokus aja untuk melayani Lucas," kata Ellea.
"Tau engga mba Lea! Tadi kan mas Lucas ngajak aku ke cafe mewah banget, itu tuh nama menu makanannya aneh-aneh, mana mahal kabeh. Kan mending makan siang Ning umah wae enak dan gratis," kata Marwa.
Lucas hanya terdiam saja melihat Marwa baru lihat makanan harga segitu saja langsung panik. Apalagi kalau dia tau harga pakaian yang setiap harinya dikenakan oleh Lucas dan Anderson bisa-bisa si Marwa ngajak Lucas dan Anderson ke pasar tanah abang buat beli bahan-bahan terus jahit baju sendiri.
"Cas! Nanti malem kalian ikut aku sama Anderson kan, ke acara pesta?" tanya Ellea.
"Iya kami ikut!" kata Lucas.
"Loh, ikut? Kamu ora nanya aku toh mas?" tanya Marwa.
"Nanti sore aku akan pulang cepet! Kita ke butik dan salon nanti," kata Lucas.
"Ndak perlu mas! Lawong baju-bajuku masih banyak yang apik, bisalah buat ke pesta," kata Marwa.
"Marwa nanti sama mba!" kata Ellea.
__ADS_1
"Oh sama mba Lea! Ya wis aku mau mba," kata Marwa.
Sore harinya Anderson dan Lucas pulang saat masih sore, mereka menjemput Elleq dan Marwa untuk pergi ke salon dan butik ternama. Mereka berempat pun pergi ke sebuah butik memilih gaun yang bagus untuk pergi ke pesta nanti malam.
Saat memilih gaun! Ellea memilih yang sesuai dengan seleranya, sementara Marwa justru sibuk mencari-cari banderol harga gaun-gaun itu.
"Astaghfirullah!" teriak Marwa.
Sontak para karyawan butik sampai kaget dan menengok ke arah Marwa, begitu juga dengan Anderson, Ellea, dan Lucas. Bahkan beberapa pengunjung butik lain pun ikut kaget mendengar Marwa begitu. Lucas pun menghampiri Marwa.
"Ada apa?" tanya Lucas.
"Mas iki butik mau ngerampok kita namanya! Kamu lihat ini, bandrol harganya, ora waras, wis kita pulang aja mas aku cari gaun di tempat lain aja!" kata Marwa.
Lucas pun melihat harga baju yang dipegang Marwa seharga Rp. 3.999.000.
"Segini harga normal Marwa! Udah kamu mau yang ini, aku akan bawa ke kasir," kata Lucas.
"Tapi mas!" kata Marwa.
Marwa pun akhirnya menurut saja pada Lucas dan membeli gaun itu ditambah lagi Lucas juga memilihkannya sepatu cantik yang lebih mahal dari harga bajunya. Bukannya senang Marwa justu stres berat memikirkan pundi-pundi rupiah sebanyak itu hanya untuk membeli satu pakaian dan satu sepatu.
Ellea pun sudah selesai memilih gaun dan sepatunya, meskipun diselingi oleh perdebatan dengan Anderson, karena Anderson memilihkan gaun serta sepatu yang berbeda dengan pilihan dan selera Ellea.
Setelah selesai dengan masalah gaun sekarang mereka berempat menuju salon kecantikan. Anderson dan Lucas juga ikut membeli baju dan sedikit merapihkan gaya rambut mereka sembari menunggu Elleq dan Marwa selesai di make over.
"Cewek kalau didandanin lama juga ya," kata Lucas.
"Ya kita kaum laki harus sabar bro! Ini belum apa-apa, kaum cewek itu juga engga pernah salah, paling ribet, paling bawel tapi mereka itu penyayang banget bro, iya kan?" kata Anderson.
Lucas pun tersenyum mengingat Marwa memang sudah memperlakukannya sangat baik. Setelah hampir menunggu satu jam lebih Lucas dan Anderson pun kembali ke salon wanita tempat Ellea dan Marwa berada.
__ADS_1
Betapa takjubnya Lucas saat melihat Marwa yang tampil begitu berbeda dari biasanya, memakai riasan seperti itu Marwa terlihat jauh lebih cantik dan jauh lebih dewasa lagi! Sementara Anderson melihat kecantikan Ellea sudah tidak diragukan lagi kalau Ellea pasti akan secantik sekarang ini.
Mereka akhirnya pergi ke pesta bersama-sama. Diperjalanan kadang-kadang Lucas mencuri-curi pandang pada Marwa yang saat ini bikin pangling. Sesampainya di tempat pesta kecantikan Ellea dan Marwa mampu mengalihkan pandangan para tamu undangan baik pria ataupun wanita yang sudah hadir memadati gedung megah ini.
Lucas dan Anderson meminta izin pada Ellea dan Marwa untuk gabung ngobrol dengan pengusaha muda lainnya, sementara Ellea dan Marwa memilih duduk diantara wanita-wanita yang merupakan para isteri pengusaha muda yang tengah mengobrol dengan Anderson dan Lucas.
Salah seorang wanita ada yang berbisik pada wanita disebelahnya! Dialah teman Gea yang sudah dihasut oleh Gea bahwa Ellea adalah pelakor yang sudah menghancurkan rumahtangganya dengan Anderson. Melihat dirinya sepertinya tengah menjadi bahan gosip, Ellea tak terima.
"Ini ada apa ya nona-nona?" tanya Ellea.
"Nanya lagi ada apa? Ya tentu aja ada pelakor di sini," kata seorang wanita.
"Oh ya, siapa yang anda maksud pelakor?" tanya Ellea.
"Heh engga usah so polos ya! Kamu itu berbeda kasta sama kita-kita, kamu tuh cuma Sekertaris yang akhirnya jadi isteri pengusaha muda karena merebutnya dari isteri sahnya!" ujar wanita sebelahnya.
Ellea menarik nafas dalam-dalam berusaha agar tidak terpancing emosinya. Mendengar Ellea diperlakukan dan dibicarakan seperti itu Marwa sangat kesal, ingin rasanya dia cakar mulut netizen itu. Tapi Marwa berpikir jika dia emosi seperti itu kasihan Lucas bisa malu kalau Marwa berbuat onar.
Marwa pun memikirkan cara bagaimana membantu Ellea dalam situasi ini.
"Mba Lea!" panggil Marwa.
"Iya Marwa, ada apa?" tanya Ellea.
"Ih serem ya ternyata salah seorang pengusaha muda di sini ada yang berselingkuh loh mba!" kata Marwa.
"Hah? Kamu tau dari siapa?" tanya Ellea.
"Itu kata wanita-wanita yang pada ngobrol dipojok meja! Katanya pengusaha muda itu yang lagi ngobrol bareng Mas Anderson dan mas Lucas tuh tuh di sana!" kata Marwa.
Wanita& wanita itu pun syok mendengar suami mereka selingkuh. Sontak mereka pergi meninggalkan Ellea dan Marwa menuju suami-suami mereka.
__ADS_1
Dijewernya suami-suami masing-masing dari mereka membuat para suami malu dibuatnya. Para suami sampai bingung kenapa isterinya tiba-tiba menjewer kuping mereka. Wanita-wanita itu membawa suami mereka ke hadapan Marwa dan menanyakan kebenaran itu.
Like nya dong readers ☺️🙏