
Ellea memborong peralatan tempurnya dengan berbagai macam warna terang agar menambah kesan extra hot didepan Anderson nantinya, ditambah saat ini sedang musim penghujan benar-benar perpaduan yang sempurna.
Ellea pulang ke rumah, di ruang tamu Gea tengah duduk bersantai dengan seseorang yang memakaikan kutek dikuku-kuku kakinya, Gea yang melihat Ellea pulang ke rumah dengan beberapa paper bag belanjaannya sangat kepanasan isteri kedua suaminya itu menghambur-hamburkan uang.
"Heh wanita mura han!" panggil Gea dengan sinis.
"Ada apa lagi Gea? Dan satu lagi, aku bukan wanita mura han, aku dinikahi oleh suamiku secara sah. Camkan itu!" geram Ellea.
"Whatever! Enak banget kamu ya, belanja ngabisin uang suami ku! Ga tau malu!" kecam Gea.
"Apa? Heii help Nyonya Gea Wilson yang terhormat, Anda lupa ya kalau saya ini kerja, cari uang sendiri meskipun Anderson memberikan aku beberapa credit cards dan juga ATM pribadinya. Gaji lebih dari cukup," kata Ellea.
"Halah, bulshit. Pokoknya aku peringatkan sekali lagi, jangan pernah shopping ataupun menghabiskan uang suami ku!" bentak Gea.
"Jangan samakan aku itu seperti diri kamu sendiri Gea!! Kamu itu cuma bisanya ngabisin uang tapi engga becus cari uang sendiri. Gimana ya nasib kamu kalau sampai kamu dibuang oleh Anderson?" ledek Ellea dan langsung bergegas pergi masuk ke kamarnya.
"Kurang ajar!!! Ellea!!!" teriak Gea yang sudah naik pitam mendengar perkataan Ellea.
"Tunggu saja kamu wanita mura han, aku yakin Anderson akan memerlukan bantuan ku untuk menjebloskan Papah ku ke penjara. Momen itu tidak akan aku sia-siakan untuk menjauhkan Anderson dari kamu, dan aku jamin aku akan segera hamil oleh Anderson." Batin Gea sembari tersenyum sinis.
Ellea menghela nafas panjangnya setelah berurusan dengan Gea.
"Hadeuh, dasar Gea kuyang!!! Tiap hari ngeselin banget hawanya, manusia kan dibuat dari tanah, kalau si kuyang Gea nih, aku yakin dibuatnya dari tanah sengketa. Hawanya panas banget liat dia." Gerutu Ellea didalam kamarnya.
Ellea mulai bisa mengontrol emosinya setelah mengeluarkan barang-barang belanjaannya, Ellea segera melepaskan pakaiannya untuk mencoba beberapa lingerie se xy itu didepan kaca.
"Wah, cocok nih jadi cover majalah dewa sa, Ellea kamu memang wanita paling se xy. Tapi ngomong-ngomong kok daritadi aku belum lihat Anderson di rumah. Apa dia belum pulang ke rumah?" Ellea bertanya-tanya.
__ADS_1
Ellea yang sudah mandi dan memakai pakaian siap tempurnya menunggu Anderson diatas ranjan. Tik, tok, tik, tok begitulah bunyi jam dinding yang kini suda semakin larut, menghipnotis Ellea sampai sangat mengantuk saking pegalnya menunggu kedatangan Anderson. Karena tak sabaran Ellea lantas memakai kimono untuk menutupi lingerie yang dipakainya lalu keluar kamar untuk menanyakan Anderson pada anak buahnya.
Baru keluar kamar, Lucas berjalan hendak menuju ke ruang tamu.
"Lucas!! Tunggu! Tunggu!" kata Ellea yang langsung menghampiri Lucas.
"Ada apa Nona?" tanya Lucas.
"Apa Tuan Anderson belum pulang juga? Kemana dia, seharian menghilang udah kaya jin Tomang," celetuk Ellea.
Lucas tersenyum, "Tuan Anderson sudah pulang tadi pukul 19.00 malam, tapi sepertinya beliau tengah sibuk diruangan kerjanya," kata Lucas.
Mendengar Anderson tengah sibuk Ellea kecewa, tapi Ellea memutuskan untuk mengintip aktivitas suaminya itu diruang kerjanya. Ellea berjalan sembari berhitung dengan jari-jarinya.
"1, 2, 3, sudah tiga harian Anderson tidak menyentuh ku. Apa dia cepat bosan dengan ku. Kutu kupret menyebalkan sekali." kata Ellea.
"Stop! Ini buah untuk Tuan Anderson kan?" tanya Ellea.
"Iya nona," kata pelayan.
"Sini! Sini! Biar aku aja yang antar kedalam," kata Ellea.
"Tapi," kata pelayan merasa ragu.
"Ah sudah tidak apa-apa, kamu kerjakan saja yang lain," bujuk Ellea yang langsung meraih piring buah itu.
Ellea tersenyum,lalu membuka tali kimononya. Membuat lingerie transparan berwarna merah terang itu terlihat jelas saat ini. Dengan senyuman nakalnya Ellea masuk kedalam ruangan kerja Anderson, dengan langkah kaki sedikit lenjeh nan manja.
__ADS_1
Anderson yang melihat kedatangan Ellea dengan tampilan se xy seperti itu, membuat kedua matanya tidak mampu berkedip. Tapi Anderson harus tetap fokus untuk memeriksa berkas-berkas kecelakaan yang menimpa Papahnya dulu, sehingga membuat Anderson menundukkan wajahnya, berusaha memalingkan pandangannya agar tidak tergoda oleh Ellea.
"Aku mau anterin buah untuk kamu, tadi pelayan semua benar-benar sedang sibuk jadi aku kasihan lalu membantunya mengantar ini untuk mu," kata Ellea yang semakin mendekat ke meja Anderson.
"Taruh saja disitu!" singkat Anderson dengan wajah tertunduk pada suatu berkas.
Ellea kesal Anderson malah tak menatapnya, namun Ellea semakin tertantang untuk menggoyahkan pertahanan suaminya itu. Ellea menghampiri Anderson disampingnya, lalu berpura-pura ingin melihat berkas yang tengah dibaca oleh Anderson jadi Ellea menundukkan bahunya.
Kali ini kedua bukit kembar yang besar milik Ellea itu, terlihat jelas terpampang didepan wajah Anderson karena lingerie se xy Ellea tak mampu menampung besarnya bukit kembar miliknya itu. Anderson semakin hilang fokus sampai-sampai menelan salivanya.
Visual Ellea
Visual Anderson
Visual Gea
Visual Gerry
Hai apa kabar temen-temen readers semua? Semoga dalam keadaan sehat semua ya, hari ini ditempat ku sedang hujan dua hari dua malam belum berhenti, pastikan kalian membawa jas hujan dan payung setiap hari ya, karena musim hujan sepertinya sudah mulai extream. Jaga kesehatan selalu semua!!
__ADS_1