
Anderson yang melihat sikap tegas Ellea sampai mengelus-elus da danya sendiri.
"Aku sedang ingin sendiri malam ini, dan aku juga capek sekali hari ini. Tolong jangan ganggu aku dulu!" kata Ellea, setelah itu Ellea pergi menuju kamarnya.
"Aku baru tau Ellea segalak itu!! Asetku sampai mau dia cincang, lama-lama aku jadi susis nih, suami sieun isteri." Kata Anderson menggerutu sendiri.
Emosi Anderson menyeruak ketika mengingat kembali perbuatan Gea padanya. Kemudian Anderson kembali ke kamar Gea. Dibukanya pintu kamar Gea oleh Anderson.
"Gea keluarlah!! Ayo kita bicara!" kata Anderson.
Gea keluar kamar dengan ogah-ogahan.
"Kamu sakit jiwakah? Bisa-bisanya kamu berbuat serendah itu Gea!" kesal Anderson.
"Aku, berbuat rendah kamu bilang? Isteri keduamu itu yang rendahan karena sudah merebutmu dari aku!" kata Gea.
"Sebelum adanya Ellea dihidup aku. Aku dan kamu memang tidak pernah saling mencintai, kamu jangan berlagak bodoh Gea!" kata Anderson.
"Tetap saja sekarang aku sudah mencintaimu, aku juga sudah meninggalkan Axel agar bisa menjadi isteri yang baik untukmu. Aku bahkan menjebloskan Papahku sendiri ke penjara demi kamu," kata Gea.
"Itu semua tidak akan mempengaruhi sedikitpun perasaan aku terhadap kamu! Perjanjian kita untuk tidur satu kamar aku tidak bisa teruskan lagi Gea. Aku muak, dan besok aku akan menemui pengacara pribadiku untuk mengusahakan kota bercerai secepatnya!" tegas Anderson.
Anderson pergi meninggalkan Gea yang masih terdiam berkaca-kaca, menahan tangis karena perkataan Anderson terhadapnya.
"Kenapa?? Kenapa kamu tidak membiarkan aku mati saja saat di mobil itu? Kenapa kamu selalu baik padaku, tapi kamu terus-menerus menghancurkan hatiku?" Gea berbicara sembari menangis saat ini.
Anderson pergi menuju kamar tamu dan memilih tidur sendiri malam ini. Masuk ke kamar Ellea diancam akan dicincang anunya, masuk ke kamar Gea mau diper kosa. Punya dua isteri memang sangat melelahkan.
Anderson sudah membulatkan tekad untuk berkonsultasi dengan pengacaranya perihal perceraiannya dengan Gea. Disamping sudah muak dengan sikap Gea, Anderson pun tak ingin berlama-lama lagi menyakiti hati Ellea.
Meski isteri keduanya itu bermental kuat dan tegar namun Anderson bisa melihat dari sorot mata Ellea, betapa dia sangat berharap untuk menjadi isteri satu-satunya bagi Anderson.
Malam ini Ellea tidak dapat memejamkan kedua matanya, terlepas Gea yang sengaja berte lanjang tapi tetap saja hati Ellea terasa sesak.
"Ya ampun tidur menghadap kiri, yang muncul wajah Anderson, tidur menghadap kanan juga sama. Kenapa si itu orang selalu berlari-lari dipikiran aku? Dia engga cape apa?" Kata Ellea menggerutu sendiri.
__ADS_1
Keesokan harinya Anderson, Ellea dan Lucas diantar supir utama berangkat ke kantor. Sedangkan Gea memilih menggunakan mobil dan supir kedua. Setibanya di kantor mereka berjalan beriringan tak lama Gerry juga baru saja tiba dikantor.
Anderson yang melihat Gerry tengah menatap kearah Ellea, buru-buru Anderson merangkul bahu Ellea sepanjang jalan agar terlihat nampak mesra, meski Ellea melotot kepada Anderson namun Anderson malah tersenyum imut pada Ellea.
Semua karyawan memulai aktivitas dipagi hari dengan sangat sibuk, Anderson yang tengah berada diruanganya sedang kehausan. Tak lama seorang karyawan masuk untuk meminta tanda tanganya.
Ehemm, Ehemm Anderson berdehem.
"Anda butuh sesuatu Pak?" tanya karyawan itu.
"Iya saya haus dan sedikit laper, tadi hanya sarapan sedikit soalnya," kata Anderson.
"Kalau begitu akan saya buatkan teh dan bawakan cemilan. Kebetulan di pantry lagi banyak cemilan wafer gerry," kata karyawan itu.
Mendengar kata berbau Gerry membuat Anderson sensitif akhir-akhir ini.
"Apa kamu bilang di pantry banyak wafer gerry? Suruh orang pantry untuk membuang wafer atau snack apalah itu yang ada kata gerrynya!!" kata Anderson yang mendadak jadi bad mood.
"Ba-baik Pak, kalau begitu saya permisi!" ujar karyawan tadi. Meski kebingungan dengan permintaan Bosnya itu tapi daripada kena damprat mending turutin sajalah.
Saat siang hari pengacara pribadi Anderson tiba di kantor. Urusannya kali ini adalah memenuhi panggilan khusus Anderson terkait keinginannya untuk segera cerai dari Gea.
Tok, tok, tok pengacara mengetuk pintu ruangan Anderson.
"Masuk!" kata Anderson.
Pengacara masuk dan duduk di ruangan kerja Anderson. Ellea yang kepo sampai celingak-celinguk ada apa gerangan, kenapa pengacara mendadak dipanggil oleh suaminya itu. Ellea menggunakan kekuatan mata elang untuk mengintip dari jendela ruangan kerja Anderson.
Anderson yang melihat isteri keduanya itu mengintip dan berusaha ingin tahu, Anderson segera menuju kaca jendelanya dan iseng menutup tirai jendelanya. Sontak itu membuat seketika bibir Ellea ditekuk kesal. Anderson tersenyum mengingat Ellea pasti penasaran dengan apa yang dia bicarakan dengan pengacaranya.
"Jadi bagaimana Pak? Apa isi dari surat perjanjian itu ada kelemahannya?" tanya Anderson.
"Sangat sulit sekali Tuan. Surat perjanjian itu dibuat dengan rapi dan sempurna tanpa ada cacat," kata pengacara.
"Lalu bagaimana? Aku tidak sanggup lagi bila terus membiarkan Gea menjadi isteriku. Bisa-bisa aku gila," kata Anderson.
__ADS_1
"Memang hanya ada dua kemungkinan, Nyonya Gea yang menceraikan Anda atau Nyonya Gea meninggal dunia," kata pengacara.
"Apa iya aku harus menjadi orang jahat demi menyingkirkan orang jahat seperti Gea. Opsi menunggu Gea meninggal, mana mungkin aku membunuhnya," kata Anderson.
"Bagaimana jika Anda memberikan setengah dari harta kekayaan Anda untuk Nyonya Gea? Saya optimis dia akan menerimanya Tuan," kata pengacara.
"Iya juga, dia kan tergila-gila dengan harta sejak dulu. Tapi aku ragu Gea akan menerima penawaran ini," kata Anderson.
"Anda tidak punya cara lain Tuan. Sembari kita pikirkan jalan untuk memukul mundur Nyonya Gea, sebaiknya coba tawarkan saham kepemilikan perusahaan Anderson group dan beberapa kekeyaan Anda, siapa tau dia setuju untuk menceraikan Anda!" kata pengacara.
Anderson sejenak memikirkan saran dari pengacaranya, memang tidak ada jalan lain lagi, meski Anderson terang-terangan sudah menolak mentah-mentah Gea, tapi hasilnya Gea semakin nekat dan tidak mau menceraikan Anderson. Mungkin jika dia ditawarkan saham perusahaan Anderson group, Gea bisa terima dan setuju bercerai.
"Saya ingin menyampaikan juga, bahwa George Wilson akan menjalani sidang pertamanya lusa. Jaksa akan menuntut seumur hidup penjara Tuan," kata pengacara.
"Aku lega mendengarnya, untuk kasus kematian Mamahku. Sepertinya kita undur membuka kasus itu nanti-nanti saja! Aku ingin fokus pada perceraian aku dengan Gea," kata Anderson.
"Baik Tuan. Jadi apa sekarang Anda akan memberikan penawaran itu pada Nyonya Gea?" tanya pengacara.
"Iya lebih baik sekarang! Aku akan telepon kemeja kerjanya," kata Anderson.
Anderson menelpon Gea yang tengah melamun memikirkan cara untuk menghancurkan hidup Ellea, dimeja kerjanya. Panggilan kantor berdering, Gea mengangkat telepon masuk itu.
📞"Hallo," kata Gea.
"Keruangan aku sekarang! Ada hal penting," kata Anderson.📞
Gea tersenyum Anderson memanggil dirinya untuk bertemu diruangan kerjanya.
Visual Anderson
Visual Ellea
__ADS_1