Isteri Kedua CEO Muda

Isteri Kedua CEO Muda
Rencana Ellea


__ADS_3

"Ba-baik!! Saya akan belikan obat perangsang itu sekarang!" kata karyawan itu tak berani menolak.


"Beli yang paling oke no 1 pokonya!" kata Gea.


"No 1 itu maksudnya bagaimana Bu Gea? tanya karyawan kebingungan.


"Kamu tuh polos banget ya! Beli yang paling membuat laki-laki seperti kuda liar, berlari kencang hingga tidak akan mampu untuk berhenti!" kata Gea sembari tersenyum.


"Ba-baik akan saya Carikan itu!" ujar karyawan yang terpaksa harus meninggalkan kantor pada saat jam kerja demi permintaan aneh isteri atasannya itu.


Gea tersenyum puas dia yakin kali ini Anderson tidak akan bisa menolaknya! Begitu obat perangsang itu bereaksi maka seketika itu juga Anderson akan mengemis, bertekuk lutut pada Gea agar Gea mau bermain ranjang dengannya.


Hahahha.... Gea tersenyum sepanjang jalan. Ellea yang baru saja keluar dari ruangan Anderson merasa curiga, kenapa Gea tertawa seperti orang gila.


"Em!! Kamu masih waras kan Ge?" ledek Ellea.


"Kenapa??? Aku si waras! Tapi mungkin setelah ini kamu yang tidak akan waras lagi," kata Gea tersenyum sinis.


"Dari caranya bicara sepertinya Gea merencanakan sesuatu." Kata Ellea didalam hatinya sembari berpikir keras apa yang akan dilakukan wanita itu.


Ellea tak pernah melepaskan pandangannya dari Gea, Ellea yakin akan ada hal buruk yang akan menimpanya jika tidak mengetahui apa yang direncanakan oleh Gea. Sekitar satu jam Gea tidak melakukan tindakan-tindakan aneh, sampai akhirnya Gea meninggalkan meja kerjanya! Berjalan kearah loby kantor.


Ellea yang penasaran kemana Gea pergi? Ellea mengikuti Gea secara perlahan, hingga sampai di loby Gea rupanya bertemu salah satu karyawan biasa, lalu meminta sesuatu padanya! Diberikannya pada Gea benda kecil entah apa isinya.


Gea mengantongi benda kecil itu lalu pergi berlalu meninggalkan karyawan kantor yang telah memberinya sesuatu. Kali ini giliran Ellea yang beraksi! Ketika karyawan itu juga hendak pergi menuju ke ruangannya, Ellea menghentikan langkah karyawan tersebut.


"Stop!!" kata Ellea.


"Bu Ellea, a-ada apa ya?" tanya karyawan yang.


"Ada apa?? Kamu melakukan sesuatu diluar dari pekerjaan mu di perusahaan ini dengan Gea, kamu tau itu tidak diperbolehkan?" kata Ellea.


"Ta-tapi Bu, Saya cuma disuruh aja, sungguh saya engga aneh-aneh Bu, saya takut dipecat," kata karyawan itu dengan wajah panik.

__ADS_1


"Kalau begitu, katakan! Kamu disuruh melakukan apa?" tanya Ellea.


"Saya disuruh membelikannya obat perangsang," kata karyawan.


"Apa??? Si Kinyang mau memper kosa suaminya sendiri apa ya?" kesal Ellea.


"Tolong biarkan saya pergi!" kata karyawan itu.


"Tentu!! Tapi setelah kamu melakukan apa yang aku perintahkan!" kata Ellea sembari tersenyum.


Ellea kemudian membisikan sesuatu pada karyawan tadi, setelah itu karyawan itu kembali meninggalkan kantor atas izin dari Ellea. Ellea pun bekerja seperti biasanya seolah-olah tidak mengetahui apa yang akan dilakukan Gea pada Anderson.


Jam kepulangan kantor sudah tiba, Ellea menemui karyawan tadi saat hendak pulang, setelah urusannya dengan karyawan tadi Ellea pun menunggu Anderson dipintu keluar. Anderson bersiap pulang dan seperti biasanya Gea selalu menempel pada Anderson, meski sudah mendapatkan perlakuan cuek Anderson tapi sepertinya urat malu Gea memang sudah putus.


Sesampainya di rumah Gea masuk ke dalam kamarnya dan memanggil beberapa karyawan untuk melulur seluruh tubuhnya, memandikannya dengan air mawar, serta memijit tubuhnya agar kuat menghadapi serangan kuda liar yang berlari kencang nanti malam.


Sedangkan Anderson masih berada di ruangan kerjanya untuk memeriksa beberapa pekerjaannya yang tertunda. Hingga malam hari Gea sudah sangat wangi, tubuh ya sudah fresh semangatnya mencapai level atas. Gea kemudian menuju ke dapur untuk membuatkan Anderson minuman jus, tentunya modus agar serbuk obat perangsang itu masuk kedalam tubuh Anderson.


Ellea yang sudah bersiap akan hal ini, meminta salah seorang pelayang untuk membantunya mengalihkan perhatian Gea. Gea tengah mengaduk-ngaduk satu gelas yang berisi jus untuk Anderson dan satu gelas su su diet untuknya sendiri, maklum Gea paling takut dengan kegemukan.


"Nyonya!!! Nyonya!!" teriak salah seorang pelayan.


"Ada apa?" tanya Gea lalu menghampiri pelayan yang berteriak tadi dan meninggalkan dua gelas minuman itu.


Disaat itu lah Ellea menyelinap ke dapur dan buru-buru menuangkan satu pil ke dalam su su diet milik Gea, mengaduknya hingga larut.


"Heh ada apa si teriak-teriak begitu?" tanya Gea.


"Ini Nyonya liat!! Wah foto Nyonya didepan menara Eiffel mendapat like 8 juta pengguna," kata pelayan itu.


Gea tersenyum dan menyombongkan dirinya sendiri.


"Iya dong!!! Aku itu isteri paling cantik tak heran foto ku selalu mendapat like yang sangat banyak! Aku juga satu-satunya isteri yang paling cocok untuk Tuan mu," kata Gea.

__ADS_1


"Sip pokoknya Nyonya!! Nyonya paling the best dan layak jadi model internasional," ujar pelayan itu.


Hahahhaha Gea tertawa kegirangan mendapatkan pujian setinggi langit, padahal tanpa ia sadari dia sudah menggagalkan rencananya sendiri.


Ellea yang telah meninggalkan dapur terlebih dahulu, loncat-loncat kegirangan di dalam kamarnya menunggu rencana gol. Rencana Ellew ibarat tendangan pinalti dalam pertandingan sepak bola tinggal tunggu bola masuk ke gawang, maka kemenangan miliknya.


Gea dengan senang hati membawakan Anderson minuman ke ruangan kerjanya.


"Lihat kamu Ellea!!! Setelah ini kamu menangis-nangis meraung-raung mengetahui Anderson telah bercocok tanam diladang ku, kamu akan hilang kewarasan dan akhirnya kamu menyerah untuk berada di rumah ini." Kata Gea didalam hatinya.


Tokk, tokk, tokkk


"Masuk!" kata Anderson.


"Hai suami ku, lihat nih aku buatin kamu jus buah, biar badan kamu fresh malam ini," kata Gea lalu menaruh gelas berisi jus itu dimeja Anderson dan satu gelas su su digenggamnya.


"Pergilah!" ketus Anderson.


"Aku akan pergi jika kamu sudah meminum jus buatan ku!" kata Gea.


Tak ingin isteri gilanya itu tetap berada di ruangan kerjanya, Anderson meraih gelas berisi jus itu lalu menenggak jus itu sampai habis. Gea yang melihat Anderson menghabiskan minuman itu tersenyum puas.


Gea pun meminum su su digelas yang sedari tadi ia genggam.


Glekkkk, glekkk, glekkk menenggak su su.


"Sayang!! Ini kan sudah malam, bobo yuk sama aku. Inget ya perjanjian kita," goda Gea.


"Aku akan pergi ke kamar Ellea terlebih dahulu," kata Anderson.


"Ellea lagi Ellea lagi, malam ini dan seterusnya kamu hanya milikku. Ingat itu!" kesal Gea.


Tak lama Gea melihat tatapan mata Anderson telah berubah seperti tengah gelisah, gerakan tangan dan tubuhnya mulai terlihat tidak stabil seperti mendapat sebuah dorongan dari has rat yang begitu tinggi.

__ADS_1


"Kenapa??? Apa kamu sudah tidak sabar sayang?? Ayo aku juga sudah tidak tahan," kata Gea sembari menarik tangan Anderson untuk ikut bersamanya.


__ADS_2