Isteri Kedua CEO Muda

Isteri Kedua CEO Muda
Tragedi shower


__ADS_3

"Ge-Gerry! Lepasin aku! Apa-apaan si!" kata Gea dengan nada berat karena Gerry terus mencekiknya.


"Aku memergoki kamu dan OB itu tengah bicara beberapa hari lalu. Aku tau Gea, kamu berusaha mencelakai Ellea kan?" tanya Gerry.


"Kamu jangan munafik Gerry, aku tau kamu bekerja di perusahaan ini, karena ingin memisahkan Anderson dan Ellea kan?" tanya Gea sembari melepaskan cekikan dilehernya.


Uhukk, Uhukkk Gea sampai batuk akibat cekikan Gerry.


"Aku memang ingin mereka bercerai! Tapi aku tidak akan membiarkan kamu menyakiti Ellea seujung kuku pun! Camkan itu!" kata Gerry.


"Ayolah Ger! Kita sebaiknya kerja sama untuk memisahkan mereka. Setelah itu Ellea akan kembali padamu," kata Gea.


"Cih,,,,, aku tidak akan pernah bekerjasama dengan wanita iblis sepertimu! Entah apa yang kamu masukkan kedalam minuman Ellea tadi! Tapi dengar Gea, ini peringatan untukmu dariku! Atau aku akan melaporkannya pada Anderson!" kata Gerry setelah puas memaki Gea, Gerry pergi meninggalkannya sendirian diatas rooftop.


Aaaaaaaaaa Gea berteriak.


"Kenapa si semua lelaki takluk pada wanita sial itu. Sepertinya aku harus lebih bermain cantik lagi untuk mencegah Ellea memiliki keturunan." Kata Gea berbicara sendiri.


Gerry mengantarkan kopi yang sudah dia janjikan pada Ellea dimeja kerjanya.


"Coffee time!!" kata Gerry sembari meletakkan kopi dihadapan Ellea.


"Wah americano! Thank you Ger, UMM yummy," kata Ellea menyeruput kopi itu.


"Ellea, dengarkan aku baik-baik! Sebaiknya jangan pernah meminum kopi yang dibuatkan oleh OB disini atau dari siapapun yang tidak kamu kenal, ok!" kata Gerry.


"Memangnya kenapa Ger? Tapi oke, saran dari kamu aku terima, aku usahakan melakukannya," kata Ellea.


"Good! Ingat selalu hati-hati dan waspada dimana pun dan kapan pun! Ok Ellea, I have to go," kata Gerry berlalu meninggalkan Ellea.


Ellea sedikit kebingungan dengan perkataan Gerry yang memintanya untuk tak sembarangan menerima makanan atau minuman termasuk dari OB kantor. Tapi setelah Ellea kembali mengingat kejadian Gerry memecahkan cangkir kopinya, Ellea yakin Gerry mengetahui kalau ada yang akan mencelakainya lewat minuman itu.

__ADS_1


Sore harinya Anderson meminta Ellea untuk pulang ke rumah terlebih dahulu, sebab dia ada meeting dengan beberapa karyawan. Ellea pulang menggunakan mobil utama sementara Gea pulang menggunakan mobil kedua. Keduanya sama-sama memiliki pengawal pribadi yang disediakan oleh Anderson.


Ellea dan Gea turun dari mobil mereka masing-masing dan berjalan beriringan masuk kedalam rumah.


"Gea tunggu!" panggil Ellea.


"Ngapain kamu panggil-panggil aku? Engga penting!" celetuk Gea.


"Emang engga penting banget bicara sama wanita lampir kaya kamu! Tapi dengar Gea, apa pun usaha kamu untuk mencelakai aku, akan selalu ada tangan Tuhan yang akan menolongku, camkan itu!" kata Ellea.


"Kamu yang harus dengarkan aku Ellea! Aku engga akan membiarkan kamu menjadi isteri satu-satunya Anderson, dan aku juga gak akan biarkan kamu memberikan keturunan untuk Anderson," kata Gea sembari melotot.


Gea pergi berlalu dari hadapan Ellea setelah memberikan ancaman mengerikan itu pada Ellea. Ellea sampai mengelus da da kenapa didunia ini ada manusia sejahat Gea.


"Si Gea ini manusia atau sejenis kuyang si? Kok kelakuannya jahat banget jadi orang. Udahlah daripada aku stres, mending aku berenang aja sambil nunggu Anderson pulang." Kata Ellea lalu pergi ke kamarnya untuk berganti pakaian.


Ellea berenang di kolam renang untuk menjernihkan otaknya kembali, bagi Ellea air adalah sumber ketenangan, setelah berenang otak akan terasa lebih fresh. Sudah satu jam lebih Ellea berenang, dia pun memutuskan untuk mengakhiri berenangnya lalu pergi kedalam kamarnya untuk segera mandi! Mengingat Anderson sepertinya akan segera sampai rumah.


Harum mewangi dan segar rasanya. Tiba-tiba seseorang masuk menerobos kedalam kamar mandi dan langsung memeluk tubuh se xy Ellea dari belakang. Seorang laki-laki tampan dengan tubuh tegap atletis dan masih berpakaian kemeja serta celana kerjanya menguasai tubuh Ellea saat ini.


Siapa lagi kalau bukan Emerald Anderson. Mendengar suara gemericik air shower dia langsung masuk untuk ikut mandi bersama isteri keduanya itu.


"Kamu! Kebiasaan banget si maen masuk aja!" kata Ellea yang menikmati pelukan suaminya itu.


"Kenapa memangnya? Aku masih penasaran untuk bisa merasakan sensasi mandi bersamamu!" bisik Anderson ditelinga Ellea.


"Hei, kamu bahkan tidak melepaskan pakaianmu. Basah tau!" kata Ellea.


"Tidak apa-apa basah, sekarang gantian aku yang akan membuatmu basah," kata Anderson sembari terus memeluk Ellea dari belakang.


Anderson dan Ellea berdiri dibawah air yang turun dari atas shower, kini keduanya telah terbuai oleh has rat yang bergejolak. Anderson menge cup bahu basah milik Ellea, membuat Ellea bergidik geli, semakin naik kecu pan- kecu pan nakal Anderson pada leher jenjang Ellea sembari sesekali meng hisapnya.

__ADS_1


Melihat raut wajah Ellea yang sudah dilanda naf su saat ini, Anderson semakin liar dia menji lati telinga Ellea dan memainkannya dengan lidah.


Seketika tubuh Ellea menggelinjang geli, hingga Ellea meremas bahu Anderson.


"Ellea, aku sangat merindukanmu, puaskan aku sayang!" lirih Anderson.


Ellea mengangguk pertanda setuju dengan permintaan suaminya itu, Anderson membalikkan tubuh Ellea dan mendorongnya pada dinding.


Anderson meraih tengkuk leher Ellea lalu menyambar bibir ranum Ellea dengan buasnya, Anderson dan Ellea beradu mulut, bertukar lidah hingga keduanya kesulitan bernafas.


Ellea meraih kancing kemeja milik Anderson,lalu membuka kancing satu persatu sembari terus beradu mulut dengan Anderson, sesekali Anderson menggigit bibir bagian atas lalu bibir bagian Ellea dengan rakusnya.


Ellea berhasil melepaskan kemeja milik Anderson, membuat roti sobek itu terpampang nyata dihadapannya. Melihat tubuh kekar suaminya membuat Ellea semakin bernaf su.


Mereka menghentikan pergulatan bibir antara keduanya, Anderson menatap tubuh se xy isteri keduanya itu yang tanpa sehelai benangpun mewarnai kedua bola matanya saat ini. Tak tahan dengan keindahan tubuh Ellea, Anderson enggan membuang-buang waktu.


Anderson melahap gunung sintal milik Ellea, memainkan bagian kecil yang berada disana dengan lidahnya! Tangan satunya seolah tak mau kalah, dia mere mas gunung sintal yang satunya lagi, Anderson begitu menyukai bagian ini, dia tak henti-hentinya menghi sap gunung sintal milik Ellea itu.


"Ah sstttthhh,,,, Anderson I like it sayang!" de sah Ellea sembari kedua tangannya mere mas bahu Anderson.


jangan Lupa Like Like Like Like maksa ini othornya😁😁


Komen!!!


Vote juga biar semangat up nya 🤭


Bonus Visual Anderson



Visual Ellea

__ADS_1



__ADS_2