Isteri Kedua CEO Muda

Isteri Kedua CEO Muda
Berjalan aneh


__ADS_3

Waktu sudah menunjukkan pukul 03.00 pagi! Tapi Anderson dan Ellea masih berkutat dengan aktivitas yang membuat keduanya berkeringat sepanjang malam ini. Entah sudah berapa ronde mereka melakukannya, Anderson dan Ellea bahkan belum tidur sama sekali. Kali ini Anderson belum menghujam kembali Ellea karena baru saja Anderson mengakhiri permainannya barusan.


"Apa kamu tidak akan membiarkan aku tidur?" tanya Ellea yang sudah lemas dan ngantuk.


"Tidak!! Aku merasa tubuh ku masih sangat bugar untuk kembali menerkam tubuh mu itu!" kata Anderson tersenyum puas.


"Kamu benar-benar layak dinobatkan sebagai Tuan perkasa," ledek Ellea.


Anderson kembali menarik tubuh Ellea kedalam dekapannya, pertanda permainan kembali dimulai. Ranjang itu tak lama ikut bergoyang mengikuti irama Tuan dan Nyonya mereka.


Keesokan harinya Anderson dan Ellea hendak pergi ke kantor, tapi mereka akan sarapan terlebih dahulu. Kedua mata mereka sudah seperti mata panda karena kurang tidur. Ellea dan Anderson pun keluar kamar!! Tak ingin menjadi bahan tertawaan lagi seperti waktu itu, Anderson memangku tubuh Ellea untuk menuju meja makan.


"Ehh, apa yang kamu lakukan!! Turunkan aku!" teriak Ellea.


"Apa aku akan membiarkan mu berjalan dengan aneh seperti waktu itu?" tanya Anderson.


"Apa? Aneh, kamu bilang? Aku berjalan seperti itu karena perbuatan mu Tuan perkasa," kata Ellea.


"Pokoknya aku akan menggendong mu kemeja makan dan juga ke mobil," kata Anderson.


Anderson menurunkan tubuh Ellea ketika sudah sampai dimeja makan, tetapi para pelayan mereka sudah mengerti dan paham betul kenapa Tuan mereka tak membiarkan Ellea berjalan sendiri, mereka pun tetap cekikikan menertawakan Anderson.


"Ah si Tuan engga perlu sampai digendong, kita semua sudah paham betul kok," ujar salah seorang pelayan.


"Apa? Apa maksudmu?" tanya Anderson berpura-pura tidak mengerti.


"Malah sekarang semakin keliatan bagaimana pergulatan kalian semalam," kata pelayan.


"Memang semakin keliatan? Dari apa?" tanya Anderson sedikit malu dan panik.


"Tuh kedua mata Tuan dan Nona sudah kaya kungfu panda, kayanya kalian engga tidur semalaman," ujar pelayan itu disambut dengan tawa dari para pelayan lain yang mendengarkan.


Hihihihiihi...


"Ah sudah!! Kalian itu kaya tidak pernah lihat pengantin baru saja," kata Anderson yang semakin malu dihadapan pelayan mereka.


Ellea hanya tersenyum melihat tingkah suaminya itu, mau enaknya sepanjang malam tapi engga mau ejekannya. Dasar laki-laki.

__ADS_1


Di kamar Gea baru saja membuka kedua matanya, saat terbangun Gea merasa kepalanya sedikit pusing! Saat melihat jam didinding sudah menunjukkan pukul 07.00 pagi, mentari pagi pun sudah menyelusup ke sela-sela jendela kamar Gea. Sontak Gea merasa kebingungan.


"Kok udah pagi aja si? Bukanya semalam aku dan Anderson akan melakukannya? Tapi apa yang salah, kenapa aku tidak ingat lagi setelah mengantuk sekali semalam." Kata Gea bertanya-tanya pada dirinya sendiri.


Gea pun keluar kamar dan mencari-cari Anderson untuk menanyakan kejadian semalam. Gea melihat Anderson dan Ellea tengah sarapan berdua dimeja makan dengan saling tersenyum dan saling lirik.


"Oh,,, jadi begini kelakuan isteri siri suami aku!! Engga tau diri ya, bisa-bisanya enak-enakan sarapan berdua dengan suami aku! Dasar pelakor," kata Gea.


"Please ya Gea ini masih pagi, udah nyari ribut aja," celetuk Ellea.


"Suamiku semalam apa aku tidur duluan? Seingat ku kamu dan aku akan segera bermesraan tapi kenapa ya kok aku kebangun udah pagi aja?" tanya Gea.


"Ih justru itu yang mau kita tanyakan sama Nyonya," kata pelayan.


"Tanyakan? Tanyakan apa?" tanya Gea.


"Kok bisa-bisanya Nyonya tidur pulas disofa ruangan televisi, sampai kita gotong rame-rame juga Nyonya sama sekali engga bangun," ujar pelayan itu.


Gea sejenak berpikir, lalu kalau dirinya tidur semalaman terus bagaimana dengan Anderson yang sudah meminum obat perangsang yang dia masukan dalam minumannya.


"Aku menonton film horor hingga pagi," kata Anderson.


"Film horor?" heran Gea.


"Iya!! Wah seru banget semalam itu, pemeran wanitanya bahkan sampai jerit-jerit," ledek Anderson.


Ellea pun tersenyum geli melihat candaan suaminya pada Gea. Melihat Anderson dan Ellea dengan kedua mata panda mereka Gea paham sekarang! Kalau Ellea pasti mencampurkan obat tidur pada minumannya, makanya semalam Gea dibuat sangat ngantuk. Gea sangat marah saat ini pada Ellea.


"Ellea, bisa kita bicara sebentar!" tanya Gea.


"Baiklah," kata Ellea yang mengikuti kemana langkah kaki Gea membawanya.


Mereka bicara didekat kolam renang samping rumah. Gea yang sudah kesal langsung melabrak Ellea.


"Apa semalam itu perbuatan kamu Ellea? Kamu yang membuat aku tertidur? Dan kamu juga yang meniduri suamiku?" bentak Gea.


"Kalau iya emangnya kenapa?" tanya Ellea.

__ADS_1


"Kurang ajar kamu ja lang," bentak Gea yang langsung mengayunkan satu tangannya untuk menampar pipi Ellea.


Dengan sigap, Ellea menahan tangan Gea lalu melemparkan tangan Gea dengan keras.


"Jangan pernah sentuh wajah ku yang cantik ini dengan tangan kotor mu itu Gea!" bentak Ellea.


"Cihh, kamu tidak mengenal ku Ellea! Aku adalah anak dari seorang pembunuh, bukan tidak mungkin aku juga bisa membunuhmu dengan mudahnya," ancam Gea.


"Aku tidak takut dengan ancaman mu itu Gea!! Satu hal lagi, jangan pernah menyentuh Anderson dengan cara licik!" kata Ellea.


"Dia suami ku Ellea!! Kamu harus sadar diri kamu itu hanya ja Lang yang dipungut oleh Anderson! Aku bersumpah akan menyingkirkan mu!" kata Gea.


"Seribu wanita jahat seperti kamu aku tidak akan pernah takut!! Tapi buy the way thanks ya berkat kamu, semalam aku melewati malam yang luar biasa!" ledek Ellea sembari tersenyum dan berlalu meninggalkan Gea.


Gea sudah sangat dendam pada Ellea, saat ini Gea akan semakin nekat untuk menyingkirkan Ellea.


"Lihat kamu Ellea, aku akan memusnahkan kamu dari muka bumi ini. Aku akan membunuhmu Ellea, aku benci kamu wanita ja lang." Kata Gea didalam hatinya.


Sementara itu Anderson dan Ellea berangkat bersama ke kantor. Sesampainya di kantor Gerry tengah menunggu Ellea di loby utama sembari memegangi setangkai bunga. Ellea berjalan disamping Anderson dengan aneh akibat semalam pertahanannya dibombardir tiada henti. Gerry tersenyum lalu menghampiri Ellea.


"Pagi cantik!" sapa Gerry.


"Kamu!!" kata Anderson menunjuk Gerry.


"Ya, ini saya mantan suaminya Ellea," kata Gerry.


"Ta-tapi kenapa kamu berpakaian seperti ini, dan ini kamu dapat darimana id card perusahaan ku?" tanya Anderson.


"Oh ini! Wah Anda sepertinya sangat sibuk ya Tuan, sampai tidak mengetahui kalau mantan suami dari isteri siri Anda ini sudah menjadi karyawan di perusahaan ini sejak beberapa hari lalu," kata Gerry.


"Apa kamu sudah tau itu Ellea?" tanya Anderson.


"Emm, itu!! Aku hanya bertemunya sekali," kata Ellea dengan gugup.


"Begini Tuan Anderson, kemarin saya sempat menyapa Ellea dan membawakannya ice coffe favorit dia," kata Gerry.


"Ellea, pergi ke ruangan kamu sekarang! Tinggalkan aku dan mantan suami mu ini," kata Anderson dengan wajah kesal.

__ADS_1


__ADS_2