Isteri Kedua CEO Muda

Isteri Kedua CEO Muda
Bioskop


__ADS_3

Ellea dibuat gemas dengan wajah kikuk Anderson ketika mengajaknya pergi berkencan, saking lucunya wajah Anderson saat ini Ellea sampai tak kuasa untuk menahan kedua tangannya mencubit kedua pipi Anderson.


Aaaaa,,,, teriak Anderson.


"Kenapa kamu mencubit pipiku?" tanya Anderson.


"Daripada aku mencubit bagian lain, repot nanti," ledek Ellea.


"Bawalah tasmu! Hari ini aku akan mengajakmu berkencan," kata Anderson.


Dalam hati Ellea, mengajak kencan tapi belum pernah dia menyatakan perasaan cintanya sama sekali. Siang hari setelah jam istirahat makan siang office boy di perusahaan Anderson memang suka membuatkan kopi hangat untuk para karyawan, termasuk Ellea dan Anderson.


Pikiran licik Gea mengalir mengingat rencana jahatnya yang belum dia lakukan. Gea berpikir untuk memasukkan obat perusak rahim itu pada minuman kopi milik Ellea, tanpa pikir panjang Gea menghampiri salah seorang OB yang memang khusus membuatkan kopi siang ini untuk karyawan yang berada dilantai 9, tempat Ellea dan Anderson bekerja.


"Kamu sudah cukup tua, kenapa kamu masih kerja saja?" tanya Gea pada OB itu.


"Anak-anak saya masih sekolah semua Bu Gea, dan juga isteri saya sedang sakit saat ini," ujar OB itu.


"Kalau begitu, aku akan memberikanmu uang ini, asal kamu membantuku!" kata Gea sembari mengeluarkan sejumlah uang kertas.


OB itu tak kuasa menolak sejumlah uang, jaman sekarang siapa yang akan menolak uang sebanyak itu diluar gaji dia. OB itu kemudian mengangguk lalu, pertanda dia mau menjalankan perintah Gea. Gea kemudian memintanya mengantarkan kopi yang sudah dia masukkan obat perusak rahim itu kepada Ellea.


Gea juga mengingatkan pada OB tersebut, untuk jangan sampai kopi itu tertukar taruh dipaling pojok begitu katanya. Setelah menerima perintah Gea, OB itu segera menjalankan tugasnya. Dengan membawa sejumlah kopi untuk para karyawan, dan khusus yang ditaruh paling pojok itu untuk Ellea.


Gea tersenyum puas, nantinya jika rahim Ellea rusak dan tidak dapat memiliki keturunan. Maka mau tidak mau Anderson harus menye tubuhinya jika mau memiliki keturunan.


Gea kembali kemeja kerjanya menunggu kabar baik dari OB yang dia beri tugas itu. Setelah beberapa saat OB itu kembali kehadapan Gea.


"Maaf Bu Gea, kopi ini belum saya berikan pada Bu Ellea," kata OB itu.

__ADS_1


"Dasar bo doh! Aku sudah membayarmu mahal, cepat berikan itu pada Ellea!" kata Gea.


"Tapi masalahnya, Bu Ellea tidak ada dimeja kerjanya. Dia sepertinya tengah berada diluar kantor," ujar OB itu.


Gea kesal mendengar Ellea ternyata tidak ada di kantor. Sementara itu Gerry yang kebetulan lewat kemeja kerja Gea, melihat raut wajah Gea penuh kekesalan dan kekecewaan. Gerry juga melihat Gea memarahi OB yang berada dihadapannya, dan mengatakan tugasmu belum selesai. Lakukan sesuai yang sudah dia perintahkan esok hari! Jangan sampai gagal.


Mendengar dari pembicaraan mereka, sepertinya Gea memiliki rencana jahat pada seseorang. Gerry berpikir apa mungkin Gea akan mencelakai Ellea demi memiliki seutuhnya Anderson.


Siang ini Anderson tengah mengajak Ellea makan siang diluar sekalian berkencan berdua. Mereka mengunjungi sebuah restoran dengan menu steak yang terkenal lezat karena dagingnya yang lembut dilidah.


Mereka berdua mulai memakan makanan yang sudah mereka pesan.


"Kamu senang Ellea?" tanya Anderson.


"Tentu! Sering-seringlah mengajakku kencan, jangan hanya menjadikan aku pemuas naf sumu saja," celetuk Ellea.


"Apa? Pemuas naf su? Apa aku tidak salah dengar? Kamu bahkan selalu memulainya duluan!" kata Anderson.


"Kalau begitu tunjukan itu setelah kamu selesai berhalangan!" kata Anderson tersenyum nakal.


Anderson dan Ellea menghabiskan makan siang mereka berdua. Hanya saat berada diluar rumah, Ellea merasa menjadi satu-satunya isteri dari Anderson. Karena jika sudah kembali ke dalam rumah mewah bak istana itu, Ellea kembali hanya menjadi isteri kedua dari Anderson.


Setelah merasa sudah cukup kenyang, Ellea mengajak Anderson untuk menonton film yang sedang ramai dibicarakan disosial media, Anderson hanya menurut saja digandeng oleh Ellea menuju salah satu bioskop disalah satu mall besar.


Tanpa tau film apa yang akan mereka tonton, karena Ellea lah yang memesankan tiket, sementara Anderson berinisiatif membeli minuman dan pop corn. Pintu teater sudah dibuka Anderson menurut saja diajak masuk oleh Ellea.


Mereka duduk dibangku ketiga dari belakang paling pojok, Anderson dan Ellea anteng saja duduk menunggu filmnya diputar. Disekelilingnya banyak pasangan muda mudi yang memenuhi ruangan bioskop.


Ada yang pasangan wanitanya menyandarkan kepalanya pada laki-laki disampingnya, ada juga yang menggandeng tangan pasangannya bahkan ada yang tengah berpelukan. Melihat hal itu Ellea juga ingin melakukannya pada Anderson, tapi dilihatnya Anderson malah sibuk memakan pop corn.

__ADS_1


Lampu didalam ruangan bioskop pun telah dimatikan dan film mulai diputar. Rupanya Ellea menonton film bertemakan pembunuhan berantai yang sadis, banyak adegan yang seorang perempuan karena suaminya tergoda oleh wanita lain menjadi psikopat dan melakukan pembunuhan berantai.


Anderson gemetar menonton film itu, apalagi ada adegan aset suaminya dipotong lalu dicincang-cincang dan dibuang untuk pakan ikan didalam akuarium rumahnya. Adegan itu mengingatkan Anderson akan ancaman Ellea, seketika Anderson menutupi aset berharganya itu.


"Kenapa? Apa kamu takut aku mencincang asetmu itu?" ledek Ellea sembari tertawa ringan.


"Ellea percayalah ini hanya milikmu!! Lagipula mulai malam ini aku tidak lagi tidur dikamar Gea," kata Anderson.


"Apa? Kamu serius?" tanya Ellea dengan perasaan senang.


"Hmm, perjanjian tiga bulan itu batal karena Gea hampir memper kosa ku!" kata Anderson.


"Cih, Tuan Rudal kamu biasanya sangat senang jika aku melakukannya padamu," ledek Ellea.


"Aku senang karena yang melakukannya kamu! Kamu adalah partner ranjang paling hebat bagiku," bisik Anderson.


Disaat yang lain menonton film dengan expresi menegangkan, Ellea dan Anderson malah asik cekikikan karena mengobrol masalah ranjang dan tidak fokus menonton film.


Sore harinya mereka pulang ke rumah setelah keduanya puas berkencan diluar. Sesampainya di dalam rumah, Gea sudah standby duduk disofa ruang tamu dengan menatap sinis kearah Ellea. Gea pun menghampiri Anderson dan Ellea.


"Aku harap Tuan Anderson yang terhormat tidak lupa, kalau isterinya itu bukan hanya wanita ja lang itu saja, tapi ada aku disini," kata Gea.


Anderson tersenyum sinis mendengar perkataan Gea, sementara Ellea menggelengkan kepalanya.


"Gea! Gea! Kamu seolah lupa terakhir kali kamu hampir membunuhku. Kamu pikir aku tidak tahu kalau itu bukan rencana George Wilson tapi itu rencanamu dan Axel," kata Anderson.


"Maksud kamu apa?" tanya Gea.


"Kamu ingat Ellea, ketika kamu baru pertamakali bekerja sebagai sekertarisku?" tanya Anderson.

__ADS_1


"Iya aku ingat! Kita tidak bertemu dalam waktu hampir satu Minggu. Sampai aku tidak tahu wajah atasanku sendiri," kata Ellea.


"Saat itu, aku sedang dirawat di rumah sakit, dan itu ulahmu Gea," kata Anderson.


__ADS_2