Isteri Kedua CEO Muda

Isteri Kedua CEO Muda
Bab 17


__ADS_3

Payung hitam itu tak lagi melindungi Anderson dan Ellea dari derasnya hujan, bersamaan dengan payung yang jatuh ke tanah satu tangan Anderson menarik pinggul Ellea membuat tubuh Ellea menempel dengan dada bidang Anderson, satu tangan lainya memegangi wajah cantik Ellea.


Anderson kembali melum *at bibir ranum Ellea yang basah terkena air hujan, melahapnya dengan penuh gai* rah menghi* ap bibir bagian bawahnya kemudian bergantian mengh* sap bibir bagian atas Ellea. Anderson yang sudah sejak lama tidak pernah lagi bersentuhan dengan wanita manapun termasuk isterinya sendiri saat ini seakan menumpahkan hasrat terpendamnya pada Ellea.


Ellea yang untuk pertama kalinya merasakan ciu* an hanya bisa pasrah menerima luma* tan demi luma* tan yang dilakukan Anderson, entah kenapa Ellea tidak mampu menolak Anderson saat ini padahal Ellea sama sekali belum mencintai Anderson.


Anderson dan Ellea semakin larut dalam ciu*man menggai* ahkan ini, tangan Anderson yang tadinya memegangi wajah Ellea kini tak tahan lagi jika harus tetap terdiam disana, perlahan tangan Anderson turun membelai halus leher Ellea dan mendarat dibagian gunung sebelah kanan Ellea yang sangat menonjol meski terhalang oleh pakaian basah Ellea namun Anderson sudah dapat merasakan betapa besarnya gunung sebelah kanan itu.


Anderson mere* mas gemas dengan lumayan kencang sembari tetap melu* mat bibir Ellea.


"Em,,,,, sssttt a*h" lenguhan Ellea terdengar nyaring.


Mendengar lengu* han yang keluar dari mulut Ellea semakin membuat bira* hi Anderson menjalar hingga ke rudal miliknya yang tadinya sedang tenang, tentram, damai sentosa dibalik celana itu mulai bangkit bertengger.


Perlahan Anderson melepaskan ciu* mannya itu dan melepaskan tangannya dari gunung Ellea.


"Aku tidak tahan lagi terhadap mu, aku harus hentikan jika aku teruskan bisa-bisa malam ini aku akan melakukannya pada mu," lirih Anderson sembari menatap sendu wajah Ellea.


"Anda jangan salah paham aku tidak menolak mu karena tadi berlangsung begitu cepat," kata Ellea.


"Aku akan mengantarmu pulang dan memberikan uang yang kamu minta," kata Anderson.


"Apa aku harus menjadi isteri kedua mu?" tanya Ellea.


"Lupakan ucapan ku tadi, aku hanya ingin membantu mu," kata Anderson.


Anderson dan Ellea pun masuk kedalam mobil untuk menuju ke rumah Ellea, dalam perjalanan.


"Aku minta maaf soal kejadian digerbang tadi," kata Anderson.


"Aku sudah melupakannya, lagi pula itu tidak berarti apa-apa kan untuk kita," kata Ellea.


"Maksud mu?" tanya Anderson.


"Aku tau laki-laki seperti kamu hanya menginginkan tubuh ku saja, makanya kamu mau meminjamkan uang itu pada ku," kata Ellea.

__ADS_1


"Apa dimata mu aku laki-laki seperti itu?" tanya Anderson.


"Iya seperti itu, tidak ada laki-laki baik didunia ini. Suamiku menyakiti aku begitu dalam lalu kamu menciu*m ku dan itu menyakiti hati isteri mu," kata Ellea.


"Menyakiti hati isteri ku?" Anderson tersenyum meringis. Lantas apa rencana mu kedepannya?" tanya Anderson.


"Aku akan tetap bercerai secepatnya dan fokus untuk bekerja agar bisa melunasi hutang ku pada kamu, mulai saat ini aku tidak percaya lagi pada cinta dan laki-laki jika nanti aku berhubungan lagi dengan laki-laki aku tak akan pernah memakai perasaan," kata Ellea.


Mendengar ucapan Ellea membuat hati Anderson kecewa, pasalnya Anderson sungguh-sungguh menyukai Ellea dan ingin Ellea menjadi isteri keduanya agar bisa selalu berada didekatnya, tapi sepertinya Ellea telah mati rasa dan menganggap semua laki-laki itu breng*sek.


Kini yang ada dalam hati Ellea hanya sakit hati dan tak percaya lagi akan yang namanya cinta, Ellea pernah jatuh cinta begitu dalam pada Gerry hingga Ellea menyerahkan hidupnya untuk Gerry dengan mau menikah dengan Gerry. Tapi apa yang didapatkan oleh Ellea? Gerry menyakiti hati Ellea, membohongi Ellea dan yang paling parah Gerry tak mencintai Ellea.


Sesampainya didepan rumah Ellea, rentenir dan beberapa anak buahnya itu masih menunggu didepan rumah Ellea. Ayah dan Ibu Ellea langsung membukakan pintu rumahnya mengetahui ada suara mobil datang.


Ayah dan Ibu Ellea menyangka puterinya datang bersama suaminya Gerry karena mereka pikir Gerry akan menolong Ellea, tapi sosok laki-laki tampan dan berwibawa yang turun dari mobil bersama Ellea ialah laki-laki lain.


"Lea ini siapa?" tanya Ibu.


"Ini atasan Lea di kantor Bu, CEO perusahaan Anderson group," kata Ellea.


"Kenapa kamu bawa Boss kamu terlibat masalah kita?" tanya Ayah.


"Ellea saya menyuruh kamu membawa uangnya, kenapa kamu malah membawa laki-laki yang bukan suami kamu?" tanya rentenir.


"Berapa uang yang kamu butuhkan Ellea?" tanya Anderson.


"Gadis cantik dan keluarganya ini berhutang sebesar seratus lima puluh juta. Sanggup kamu bayar? Atau lebih baik Ellea kamu menikah saja dengan saya," kata rentenir itu.


Anderson langsung menuliskan nominal dilembaran cek miliknya, lalu memberikannya pada rentenir itu.


"Cepat pergi dan jangan pernah mengganggu mereka lagi!" tegas Anderson.


"Wah kamu bukan suaminya tapi kamu menggelontorkan uang sebanyak ini? Padahal suaminya saja tidak peduli padanya," kata rentenir itu sambil berlalu pergi.


"Kalau begitu Om, Tante saya permisi pulang dulu," kata Anderson yang sudah basah kuyup itu.

__ADS_1


"Kamu baik sekali nak," kata Ibu.


"Kami mengucapkan banyak terimakasih sama kamu," kata Ayah.


"Sama-sama kalau begitu, saya permisi," kata Anderson yang berlalu meninggalkan Ellea dan keluarganya.


Ellea yang melihat Anderson pergi dari hadapannya merasa tidak enak hati karena sempat memakinya, bahkan Ellea belum sempat mengucapkan terimakasih.


"Lea, dia laki-laki yang baik andai saja suami kamu itu dia," kata Ibu.


"Bu, jangan bicara begitu nanti Ellea sedih lagi," kata Ayah.


"Ayah Ibu, Ellea masuk dulu ya mau ganti baju," kata Ellea.


Didalam kamarnya Ellea bercermin dan menatap dirinya sendiri jari-jari Ellea menyentuh bibirnya sendiri seraya membayangkan cium*n pertamanya itu, Ellea bahkan merasa menginginkannya lagi.


"Astaga Lea, sadar!!! Kamu dan si kutu kupret itu kan cuma melakukannya karena kebetulan saja. Tidak ada cinta diantara kalian jadi lupakan saja." Kata Ellea meyakinkan dirinya sendiri.


Sementara di kediaman Anderson, Gea Wilson yang merupakan isteri Anderson tiba di rumah dan melihat Anderson tak ada di kamarnya.


"Pelayan!" panggil Gea.


"Iya Nyonya, ada apa?" tanya pelayan.


"Kemana Anderson?" tanya Gea.


"Oh Tuan Anderson pergi bersama seorang wanita," kata Pelayan.


"Wanita? Pela*curnya?" tanya Gea.


"Sepertinya bukan. Tuan Anderson terlihat menyukai wanita itu," kata pelayan.


"Apa? ya sudah pergi sana!" kata Gea.


"Bahaya nih Papah harus tau, Anderson dekat dengan wanita lain? Bisa-bisa rencana ku dan Papah gagal untuk menyingkirkannya. Aku harus cari tau siapa wanita sialan itu." kecam Gea.

__ADS_1


Visual Anderson



__ADS_2