
Mendengar ucapan dari anak buahnya itu, Gea seketika tercengang! Apa maksudnya dengan Lucas tidak jauh berbeda atau musuh dibalik selimut. Gea masih belum bisa mencerna perkataan anak buahnya itu.
Anak buahnya menjelaskan bahwa Lucas adalah si Mr.X (orang yang selama ini membantu Papahnya Gea untuk memberikan informasi agar bisa lancar menyingkirkan Anderson).
Lucas adalah anak dari isteri siri Papahnya Anderson. Dulu saat Ibunya Anderson belum memiliki keturunan, Papahnya menikah secara diam-diam dengan wanita lain yang tak lain adalah karyawan biasa di kantornya. Ibu Anderson dan Ibunya Lucas pun mengandung bersamaan! Saat Anderson sudah berusia 6 tahun, Ibunya mengetahui bahwa Papahnya Anderson selama ini mempunyai dua isteri dan sampai memiliki anak.
Ibu Anderson saat itu putus asa dan sangat sedih serta terpukul menerima kenyataan pahit ini, dia pun memberitahu George Wilson (Ayah Gea) yang merupakan teman dekatnya sejak masih kuliah dulu. George Wilson pun menyingkirkan Ibunya Lucas tanpa sepengetahuan Ibu Anderson. Hidup Lucas jadi terlunta-lunta dijalanan, hingga harus hidup dipanti asuhan saat berusia 7 tahun.
Dendam itulah yang membuat Lucas ingin menyingkirkan Anderson! Lucas sakit hati karena hidupnya sengsara sementara Anderson sejak kecil hidupnya sangat bahagia. Bahkan keberadaan Lucas dianggap tidak ada. Lucas akhirnya menjelma menjadi teman dekat Anderson, sejak SMP hingga saat ini dia bisa menjadi orang kepercayaan Anderson, inilah cara Lucas agar bisa leluasa menyingkirkan Anderson dan mengambil semuanya dari tangan Anderson.
"Seharusnya aku tau informasi sepenting ini dari awal. Dengan begitu aku bisa bernegosiasi dengan Lucas, dan aku tidak perlu menjadi buronan saat ini!" kata Gea.
"Lalu apa rencana Nyonya selanjutnya?" tanya anak buahnya itu.
"Aku akan pergi ke luar negeri! Kamu ikutlah denganku! Aku akan meminta orang untuk menjual rumah milik Papahku yang berada di puncak untuk modal hidup di sana!" kata Gea.
"Sebaiknya kita berangkat secepatnya!" kata anak buahnya.
"Iya ya sudah! Kamu siapkan mobil, aku akan jual seluruh perhiasanku dikotak ini untuk tiket pesawat kesana!" kata Gea.
Belum sempat anak buahnya pergi ke halaman rumah untuk memanaskan mobil. Mobil Anderson dan anak buahnya tiba, sontak Gea dan anak buahnya gelagapan. Lucas menendang pintu utama hingga terbuka dan roboh.
Bughhhhtttttt..
"Darimana mereka tau lokasi ini bodoh?" bentak Gea.
"Rupanya kamu sudah di sini Gea! Baguslah kami bisa sekalian meringkus kalian," kata Anderson.
"Anderson, ku mohon maafkan aku! Aku ini masih isterimu," kata Gea.
__ADS_1
"Sudahlah jangan buang tenagaku untuk memelas padaku! Itu tidak akan berfungsi," kata Anderson.
"Kalau begitu tangkaplah juga anak buah kesayanganmu itu!" kata Gea melirik kearah Lucas.
Lucas merasa bahwa Gea sudah tau identitas rahasianya.
"Asal kamu tau Anderson? Musuh dibalik selimut yang sesungguhnya adalah Lucas!" teriak Gea.
Anderson menengok kearah Lucas! Dan saat itu juga Lucas menodongkan pisau tajam keleher Anderson.
"Apa-apaan ini Lucas?" tanya Anderson.
"Dia adalah anak dari isteri siri papahmu! Dia dendam dan ingin membunuhmu Anderson," teriak Gea.
Anderson langsung syok berat, kepalanya langsung merasa pusing. Kenapa bisa orang kepercayaannya bahkan sahabatnya sejak saat masih SMP tega berniat membunuhnya selama ini.
Anak buah Anderson yang lain ingin maju. Namun Lucas menyuruh mereka mundur atau kalau tidak Anderson akan dia sembelih.
"Tadinya aku ingin mengambil semuanya darimu, lalu membunuhmu tapi takdir berkata lain, kamu malah mengetahuinya dengan cara seperti ini," kata Lucas.
"Lucas! Kita bisa bicarakan ini, aku tidak tau apa yang terjadi antara orang tua kita dulu," bujuk Anderson.
"Diam! Tidak ada yang perlu dibicarakan, dulu aku dan ibuku melihat betapa bahagianya hidup kalian! Sedangkan aku dan Ibuku benar-benar menderita," kata Lucas.
"Oke oke! Kamu dendam dan ingin merebut semuanya dariku sampai kamu membantu George Wilson untuk membunuhku! Lalu kenapa tidak sejak dulu kamu membunuhku dengan kedua tanganmu sendiri hah? Apa kamu takut? Kamu ragu karena kita satu darah?" tanya Anderson.
"Kamu pikir aku main-main ingin membunuhmu?" tanya Lucas.
"Kalau begitu lakukan!" bentak Anderson.
__ADS_1
Lucas pun mengayunkan pisau tajam itu ke udara lalu melemparkannya, hingga pisau itu pun tepat menancap di kaki kiri anak buah Gea, yang ternyata mencoba kabur disela-sela perdebatan Anderson dengan Lucas.
Setelah Lucas tak memiliki pisau lagi, Anderson memerintahkan anak buahnya untuk segera mengikat kedua tangan dan kaki Lucas. Sementara anak buah Gea masih meringis kesakitan dan sudah diikat kedua kakinya, Gea tak menyia-nyiakan kesempatan saat anak buah Anderson tengah sibuk menangani Lucas dan anak buahnya yang sudah berhasil dilumpuhkan.
Gea naik ke lantai paling atas rumah tua itu. Anak buah Anderson ada yang mengejarnya, namun sesampainya diatas Gea mengancam akan melompat jika anak buah Anderson mendekat. Anderson sudah mengetahui bahwa Gea pasti menggunakan trik mengancam akan bunuh diri, jadi Anderson melihat dari bawah.
Di atas sana Gea terus mengancam anak buah Anderson agar jangan mendekat. Gea semakin mundur dan semakin mundur ke ujung pagar atas rumah. Anderson hanya menontonnya dari bawah sana. Anak buah Anderson terus berusaha membujuknya untuk menyerahkan diri namun Gea tetap tidak mau! Dia kekeh berdiri diujung pagar atas rumah.
Tak lama bunyi sirine terdengar semakin dekat, polisi sudah datang untuk meringkus Gea dan anak buahnya. Gea semakin panik dan gelagapan. Dia tidak mau nasibnya sama dengan Papahnya yang mendekam di penjara seumur hidupnya.
Polisi sudah memberikan tembakan peringatan meminta Gea agar turun dari atas sana. Tak ingin ditembak oleh polisi, Gea akhirnya menyerah dan mau untuk turun dari atas sana. Namun pada saat hendak turun, kakinya justru salah mengambil pijakan! Membuat tubuh Gea kehilangan keseimbangannya dari atas sana, dan tubuh Gea pun jatuh dari lantai atas hingga tubuhnya membentur tanah.
Darah segar keluar dari kepala, mulut, hidung bahkan telinga Gea. Semua orang panik melihat kejadian itu didepan mata mereka, polisi buru-buru mengangkat tubuh berlumuran darah Gea untuk segera dilarikan ke rumah sakit terdekat! Jika dibiarkan menunggu ambulans dulu, mustahil nyawa Gea bisa diselamatkan jatuh dari ketinggian setinggi itu.
Anak buah Gea pun sudah diborgol dan dibawa oleh petugas kepolisian. Salah seorang polisi menanyakan perihal seorang pria yang juga diikat tangan dan kakinya, yaitu Lucas.
"Tuan Anderson, apa orang itu juga merupakan tersangka atau komplotan dari Gea Wilson?" tanya polisi yang menunjuk ke arah Lucas.
Anderson menengok kearah Lucas, yang masih melamun terdiam dengan kedua tangan dan kaki yang masih diikat.
"Bukan! Dia adalah adikku, aku hanya sedang memberikannya hukuman," kata Anderson.
Jangan Lupa Like!
Komen!
Vote!
Hadiah juga boleh!☺️🙏
__ADS_1