Isteri Kedua CEO Muda

Isteri Kedua CEO Muda
Panas dingin banget


__ADS_3

Malam harinya Ellea sangat bersedih akibat ulah Gea saat tahlilan tadi. Ellea mengganti pakaiannya dengan pakaian tidurnya, lalu menyisir rambut panjangnya didepan cermin. Anderson yang melihat wajah Ellea dari cermin masih sedikit murung, menghampirinya lalu memeluk Ellea dari belakang.


Anderson menge cup bahu Ellea, lalu kecu pan itu beralih ke leher jenjang Ellea. Ellea mulai berde sah.


"Ellea, kamu jangan sedih lagi ya! Aku janji kalau benar Gea benar dalang dibalik kejadian kemarin, aku pastikan dia akan mendekam dalam penjara selama-lamanya," kata Anderson.


"I trust you, (aku percaya kamu)," kata Ellea.


"Apa kamu engga kangen sama aku?" tanya Anderson memberikan kode pada Ellea.


Belum sempat Ellea menjawab pertanyaannya, Anderson sudah menaikkan tubuh Ellea keatas meja rias. Terlihat sorot mata Anderson yang sudah bergai rah menginginkan untuk menumpahkan kerinduannya pada Ellea. Maklum belakangan ini banyak sekali masalah yang terjadi di kehidupan mereka, baru malam ini Anderson mempunyai waktu yang pas untuk melupakan seluruhnya.


Tangan kanan Anderson meraba paha mulus Ellea sembari memberikan arahan pada kedua kakinya agar lebih melebar memberikannya ruang yang cukup luas! Sementara tangan kirinya memegangi pinggang Ellea, Anderson langsung memagut bibir ranum Ellea dengan naf sunya. Mereka berdua saat ini tengah sibuk beradu mulut, bermain lidah dengan dahsyatnya.


Kedua tangan Ellea melingkar dileher Anderson, namun lidahnya terus bermain dengan lidah Anderson, keduanya bertukar lidah hingga untuk beberapa saat kesulitan mendapatkan oksigen. Kedua tangan Anderson naik untuk segera menyapa gunung kembar sintal Ellea yang sudah sejak tadi mene gang karena ciu man mereka berdua pemicunya.


Sambil terus memagut bibir Ellea, kedua tangan Anderson mere mas gunung kembar itu, dengan sangat ganas, Anderson mere masnya hingga Ellea tak kuasa untuk menahan desa hannya.


"Ahhh sthhhtghhjhh oughhh," de sah Ellea.


Anderson melepaskan pakaian tidur Ellea, lalu dengan tak sabarnya! Anderson melepaskan B R A, dan celana da lam milik Ellea, kini tubuh i dah itu terpampang nyata dihadapan Anderson. Sudah cukup bermain dengan bibir Ellea, Anderson kini mendapatkan ciu mannya di leher jenjang Ellea, hingga jejak-jejak kenakalannya tertinggal di sana.


Semakin tak tahan Anderson segera mendaratkan ciu mannya di kedua gunung kembar Ellea yang sejak tadi dia re mas terus menerus. Anderson melahap gunung bagian kanan sementara satu tangannya meremas gunung kirinya. Dihi sapnya gunung milik Ellea, lalu di lu matnya dan dimainkan oleh lidahnya dengan lihai.


"Oughtttty,,, sthhhhahhhhh Anderson ahh." De sah Ellea.

__ADS_1


Secara bergantian Anderson memperlakukan gunung kembar Ellea hingga tubuh Ellea semakin tak bisa diam karena hi sapanya menjalar keseluruh bagian tubuh Ellea.


Kini satu tangan Anderson berkelana sendirian kearea sensitif Ellea yang sudah mulai masuk musim penghujan jadi tidak kering lagi. Satu tangannya lagi masih konsisten mere mas gunung Ellea dan hisa pan dan luma tan masih terus dilancarkan oleh Anderson di kedua gunung kembar Ellea.


Jari jemari Anderson mulai bermain diarea sensitif Ellea, lalu beberapa jarinya pun keluar masuk dari dalam sana. Seketika tubuh Ellea semakin meng gelin Jang menerima kenakalan diarea sensitifnya. Ellea sudah semakin diselimuti oleh bira hi yang tinggi dan ingin segera menuntaskannya.


Anderson sejenak melepaskan hi sapanya dari gunung kembar Ellea. Namun jari jemarinya terus keluar masuk dibawah sana.


"Apa kamu menyukainya sayang?" lirih Anderson.


"Ah,, sttthhh iya aku tidak tahan lagi, cepat lakukan," lirih Ellea sembari menggigit bibir bawahnya.


"Tunggu sayang! Aku masih ingin menikmati tubuhmu, akan aku buat kamu melayang di udara," bisik Anderson.


Kemudian bibir Anderson menyapu telinga Ellea, lidahnya menjulur ditelinga Ellea, membuat Ellea semakin menikmati pemanasan ini. Jari jemari Anderson masih terus keluar masuk diarea sensitif Ellea. Semakin lama Ellea merasa akan sampai pada puncaknya! Wajah Ellea mendongak keatas, lalu pinggangnya mengangkat keatas dan Ellea pun sampai pada puncaknya.


"Wahh sudah musim penghujan rupanya, basah sekali," kata Anderson.


Ellea masih mengumpulkan tenaga dan enggan menggubris perkataan Anderson. Ellea yang masih lemas langsung menerima kembali kenakalan suaminya itu! Anderson segera membenamkan wajahnya diarea sensitif Ellea, begitu merasakannya tubuh Ellea langsung mengge lin Jang terasa seperti tersengat listrik.


Anderson melahapnya dengan rakus, di lu matnya dengan lidahnya, lalu di hisa pnya hingga wajah Ellea mendongak keatas.


"Ahhhhhh, ahh, sthhhttt oughttt teruskan sayang," lirih Ellea.


Ellea semakin membenamkan wajah Anderson diarea sensitifnya. Kedua tangan Ellea menahan wajah Anderson terbenam disana. Saat lidah Anderson bermain begitu liar diarea sensitifnya, Ellea tak kuasa menahan kenikmatannya hingga meremas rambut Anderson namun juga semakin membenamkannya di dalam sana.

__ADS_1


"Ah, aku akan sampai lagi sayang sstttthhh oh no." Teriak Ellea mengiringi pelapasannya lagi.


Anderson segera menggendong tubuh Ellea ke ranjang untuk kemudian dia baringkan di sana! Ellea semakin pasrah menerima apapun perlakuan Anderson terhadapnya. Anderson segera melepaskan seluruh pakaiannya, tak tahan lagi dengan tubuh isteri keduanya itu, Anderson segera menindih tubuh Ellea dan menghadiahkannya dengan peluncuran rudal Rusia yang sejak tadi sudah bertengger meronta-ronta.


"Ah, good sayang, ini yang aku suka." Lirih Anderson.


Anderson mulai menggerakkan pinggulnya maju mundur cantik, membuat suara desa han Ellea semakin nyaring terdengar. Ellea ikut memainkan irama yang disuguhkan Anderson dengan tempo yang semakin cepat. Seketika tubuh Anderson meng genjang.


"Oughhh, ahh, sayang aku hampir sampai." Era ngan Anderson terdengar nyaring.


Anderson semakin mempercepat temponya, pinggulnya bergerak sangat cepat maju mundur secara bergantian, dan akhirnya.


"Ahhhh, sttttttttttah aku puas sayang." Kata Anderson.


Mereka berdua pun tidur bersama akibat kelelahan. Sementara itu Lucas sedang memikirkan cara bagaimana caranya dia bisa kembali masuk ke kamar Gea untuk mengambil handphone miliknya.


Malam hari Gea biasanya pergi ke ruangan Gym untuk berolahraga. Dan benar saja Gea keluar kamarnya mengenakan pakaian olahraga, dia berjalan menuju ruangan Gym. Lucas pun segera masuk ke dalam kamarnya untuk bersembunyi dibawah tempat tidurnya.


Gea paling berolahraga 15 sampai 20 menit kalau malam begini, nanti dia akan kembali ke kamarnya, mandi lalu tertidur pulas setelahnya. Disaat Gea tidur itulah, Lucas akan keluar dari bawah tempat tidur Gea, lalu akan mengarahkan jari tangan Gea untuk membuka kunci handphone miliknya.


Benar saja setelah 15 menit Gea kembali ke kamarnya lalu mengunci pintunya. Gea membuka pakaiannya, begitu juga dengan B R A dan celana da lamnya yang berceceran di lantai. Lucas yang melihat benda-benda kebahagiaan para pria itu didepan matanya, otomatis segera menutup matanya.


Jangan Lupa untuk Like!!!!!!


Komen!!!!

__ADS_1


Vote juga boleh.


__ADS_2