
Gea merasa semakin kesal apalagi dengan sikap Ellea yang sama sekali tidak takut terhadapnya! Anderson langsung memisahkan keduanya agar tidak berbicara lagi satu sama lain.
"Ellea! Kita masuk ke kamar sekarang!" kata Anderson menarik tangan Ellea.
"Kamu tidak layak disebut sebagai seorang suami Anderson! Kamu tidak pernah berlaku adil padaku!" kecam Gea.
Anderson menghentikan langkah kakinya lalu berbalik kembali pada Gea.
"Apa kamu tuli? Sudah ratusan kali aku katakan, aku sudah muak denganmu Gea! Karena itu menyerahkan dan segera gugat cerai aku agar perjanjian itu tidak berlaku lagi," kata Anderson.
"Sampai mati aku tidak akan pernah mau bercerai darimu! Dan sampai mati aku tidak akan pernah keluar dari rumah ini!" kata Gea.
Tak lama Lucas datang menghampiri perdebatan di ruang tamu ini.
"Tuan, sebaiknya Anda dan Nona Ellea lekas beristirahat! Kalian kan sedang fokus dengan program kehamilan yang hanya tinggal selangkah lagi, tidak baik jika Nona Ellea banyak pikiran akibat ulah Nyonya Gea," kata Lucas.
"Oke kamu tangani dia!" kata Anderson lalu merangkul Ellea dan membawanya ke dalam kamar.
Gea tidak terima Anderson meninggalkannya begitu saja dan berusaha mengejarnya. Namun Lucas menahannya dengan hanya menggunakan satu tangan Gea tidak bisa lepas dari cengkramannya.
"Anderson! Aku belum selesai bicara!" teriak Gea.
"Nyonya hentikan! Tuan Anderson sudah begitu baik pada Anda dengan tidak membiarkan Anda mati bunuh diri dan masih bisa tinggal di rumah ini! Jadi berhentilah berbuat masalah!" kata Lucas.
"Kamu itu siapa? Kamu cuma ka cung Anderson! Pegawai rendahan seperti kamu tidak pantas memerintahku!" kata Gea.
"Terserah Anda mau bicara apa tentang saya! Yang jelas kedudukan Anda di rumah ini tidak ada artinya sama sekali," kata Lucas.
"Apa? Berani kamu berkata seperti itu padaku? Akan aku suruh Anderson memecat ka cung lancang sepertimu!" kecam Gea.
"Tuan Anderson sudah menyerahkan segala tanggung jawab yang menyangkut rumah ini terhadap saya Nyonya! Jadi karena Anda bandel, saya akan berikan hukuman yang pantas untuk Anda," kata Lucas.
__ADS_1
"Jangan mimpi bisa memberiku hukuman!" kata Gea dengan mata melotot.
"Pelayan!" teriak Lucas.
Semua pelayan berbaris di depan Lucas segera setelah mendengar teriakan Lucas.
"Ada apa Tuan Lucas?" tanya seorang pelayan.
"Mulai sekarang, jangan pernah ada yang melayani segala kebutuhan Nyonya Gea Wilson tentang apapun itu!" kata Lucas.
Semua pelayan tercengang takut kalau Gea akan mengamuk pada mereka. Namun semua pelayan tidak bisa membantah Lucas karena Lucas memang bodyguard pribadi Anderson yang saat ini dipercaya untuk bertanggung jawab dengan persoalan rumah.
"Ba-baik Tuan Lucas!" ujar para pelayan.
"Are you crazy?" bantah Gea.
"Oh ya satu lagi! Beritahu semua supir di depan jangan ada yang mau melayani kemana pun Nyonya Gea pergi! Sekali-kali biarkan dia naik angkutan umum!" kata Lucas.
Setelah memerintahkan para pelayan dengan peraturan barunya itu. Lucas pergi dari hadapan Gea yang masih melotot kearahnya. Gea tidak terima diperlakukan oleh Lucas seperti ini. Dia langsung menuju ke kamar Anderson untuk mengadukan masalah ini.
"Sedang apa kalian didepan kamar suamiku?" tanya Gea.
"Maaf Nyonya! Silahkan menjauh dari kamar Tuan Anderson dan Nona Ellea," kata seorang anak buah Lucas.
"Sudahlah Nyonya! Semua usaha Anda sia-sia sekarang! Anda sebaiknya menyerah dan setuju untuk bercerai dari Tuan Anderson!" kata Lucas.
Gea tidak lagi menghiraukan perkataan Lucas dan memilih untuk masuk ke dalam kamarnya. Sesampainya di dalam kamar pikiran Gea untuk menyingkirkan Ellea semakin menggebu-gebu.
Sementara itu di dalam kamarnya Anderson tengah membelai rambut panjang halus Ellea sembari sesekali mengecup bibir ranumnya.
"Ellea! Karena Gea belum juga mau sepakat untuk mengakhiri perjanjian itu dengan menerima untuk bercerai dariku, kamu jangan sampai terlalu memikirkan kehadirannya di rumah ini!" kata Anderson.
__ADS_1
"Iya si jelas saja Gea tidak mau bercerai dari kamu apalagi kamu menawarkan harta setengah dari kekayaan kamu! Dia pasti ingin seluruhnya, lagipula aku liat Gea sudah jatuh cinta sama kamu," kata Ellea.
"Iya dia licik dan dia berlindung pada surat perjanjian itu! Tapi aku percaya cepat atau lambat Tuhan pasti berikan kita jalan untuk mengakhiri semua permasalahan ini," kata Anderson.
"Hei it's oke honey! In achieving one's goal in life, there are heaps of things you need to go through. You can't get anything or everything you want in an instant. You need to trust and have faith in the process. (Dalam mencapai tujuan hidup seseorang, ada banyak hal yang perlu Anda lalui. Anda tidak bisa mendapatkan apa pun atau semua yang Anda inginkan dalam sekejap. Anda perlu percaya dan yakin pada prosesnya)," kata Ellea.
"Terimakasih sayang! Aku beruntung memiliki isteri yang sabar seperti kamu, hati kamu lembut! Kamu penuh kebaikan sehingga kamu tidak pernah berpikir untuk membalas kata-kata Gea yang sangat menyakiti kamu, atau segala perbuatan jahatnya terhadap kamu," kata Anderson.
Ellea pun memeluk erat tubuh Anderson keduanya bersabar dengan rencana Tuhan. Karena yakin semua yang terjadi semua sudah ketetapan takdir darinya, tapi mereka percaya cepat atau lambat orang jahat seperti Gea pasti akan dijauhkan dari hidup mereka berdua.
Keesokan harinya Ellea masih tertidur, sementara Anderson bersiap untuk pergi ke kantor. Ellea memang tidak lagi diizinkan oleh Anderson untuk bekerja dikantor. Ellea harus benar-benar bedrest agar program hamil mereka berdua bisa sukses.
Anderson membiarkan Ellea untuk tetap tidur, dia tak mau membangunkan Ellea yang masih tidur nyenyak. Anderson menge cup dahi Ellea serta mengusap dahinya dengan lembut sebelum keluar kamar.
Sesampainya di meja makan Anderson melihat Gea tengah sarapan duluan, tak ingin sarapan berdua dengan Gea. Anderson kembali berbalik untuk langsung pergi tanpa harus sarapan terlebih dahulu.
"Apa begini caramu memperlakukan aku? Kamu menyuruh Lucas untuk menyiksaku?" tanya Gea yang membuat Anderson menghentikan langkah kakinya.
"Aku sudah menyerahkan seluruh tanggungjawab di rumah ini pada Lucas! Lagipula bagiku, kamu hanyalah parasit dihidupku!" kata Anderson.
"Tega kamu! Aku bahkan menyiapkan sarapanku sendiri di rumah ini! Aku isteri sah mu Anderson!" kata Gea.
"Tuan mobil sudah siap!" kata Lucas.
"Hari ini dan seterusnya kamu stay di rumah saja! Jaga Ellea, dampingi dia walaupun itu hanya pergi ke dapur atau ruang tamu di rumah ini!" perintah Anderson.
"Baik Tuan! Anda akan didampingi oleh anak buah saya yang lain," kata Lucas.
Anderson pergi berlalu menuju ke luar rumah untuk berangkat ke kantornya. Gea yang mendengar Anderson semakin perhatian terhadap Ellea, semakin geram dan ingin rasanya mencabik-cabik tubuh Ellea! Tapi apa daya semua rencana Gea akan sangat sulit karena Ellea benar-benar dijaga oleh Lucas dan dua anak buahnya.
"Nyonya Gea! Saya cek di kamar Anda, sangat berantakan begitu juga dengan kamar mandinya! Setelah mencuci piring bekas sarapan Anda, sebaiknya segera bersihkan kamar dan kamar mandi Anda sendiri!" kata Lucas.
__ADS_1
"Kamu gila Lucas! Semua orang di rumah ini sudah gila karena wanita ja Lang Ellea itu!" bentak Gea sembari menggebrak meja.
Bughhhhtttttt...