Isteri Kedua CEO Muda

Isteri Kedua CEO Muda
Obat perang sa ng


__ADS_3

Gea terus menerus mencabik-cabik pakaian Anderson hingga membuat Anderson kehilangan kesabarannya, sebelumnya Anderson memang tidak pernah berlaku kasar terhadap wanita, siapapun itu. Tapi tingkah Gea membuatnya sangat muak.


Anderson mendorong tubuh Gea hingga terjatuh ke lantai.


Bughhhhhhh,


"Aww, kenapa kamu mendorong ku?" bentak Gea.


"Dengar Gea. Aku memang berjanji untuk tidur sekamar dengan mu karena kamu membantu ku menjebloskan George Wilson kedalam penjara. Tapi aku tidak pernah berjanji untuk mau menyentuh tubuh kotor mu itu!!" bentak Anderson lalu pergi dari kamar Gea dengan membanting pintu kamar Gea sangat keras.


Brukkkkkk.....


"Anderson, berani sekali kamu menolak ku!! Aku saat ini sudah sangat tergila-gila oleh mu, bahkan harum tubuh mu sudah bisa menggantikan bayang-bayang aroma tubuh Axel. Lihat saja! Apa yang akan aku lakukan besok." Kata Gea berbicara sendiri.


Anderson yang sangat stres menghadapi isteri gilanya, juga perasaan rindu yang sangat mendalam pada Ellea, membuat Anderson pergi ke dapur untuk mengambil segelas wine agar pikirannya bisa sedikit tenang.


Sementara itu Ellea tengah berada di ruangan kerja Anderson untuk print dua buah foto, entah untuk apa Ellea malam-malam begini dengan dua buah foto itu. Saat sudah selesai dengan kedua foto ditangannya, Ellea hendak masuk kedalam kamarnya tapi Anderson muncul dari arah dapur dan menghentikan langkah kaki Ellea.


Sontak Ellea kaget dan langsung menyembunyikan kedua foto kebagian belakang tubuhnya.


"Aku mau minta maaf," kata Anderson.


"Untuk apa?" ketus Ellea.


"Aku berjanji tidak akan menyentuhnya," kata Anderson.


"I don't care," ketus Ellea.


"Ellea please!! Jangan cuek begitu," rengek Anderson.


"Ah sudahlah! Aku harus segera masuk kamar. Aku sibuk," kata Ellea.


Anderson pun kembali menghalangi langkah Ellea.


"Aku sangat merindukan mu!" kata Anderson sembari menatap dalam kedua bola mata Ellea.


"Aku tidak percaya! Lagipula aku hanya isteri siri mu, mana mungkin kamu merindukan ku? Bagi mu aku hanyalah pemuas naf su mu saja!" kesal Ellea.

__ADS_1


"Ellea!! Tidak begitu," kata Anderson.


Namun Ellea sudah semakin kesal berhadapan dengan Anderson, tanpa mendengar apa yang akan diucapkan Anderson. Ellea lantas berlari masuk kedalam kamarnya.


"Ah!! Bodoh!!! Bodoh!! Ini mulut kalau disuruh ci uman aja gercep banget! Giliran mau bilang cinta sama Ellea malah mendadak gagu." Gerutu Anderson.


Ellea buru-buru memasang kedua foto tadi ditembok kamarnya, rupanya itu Foto Anderson dan juga foto Gea. Ellea sudah menyiapkan beberapa anak panah untuk memanah foto Anderson dan Gea. Berharap itu bisa sedikit melegakan hatinya yang tengah kesal sampai ubun-ubun.


Satu panah tertancap difoto bagian hidung Anderson, satu panah lagi berhasil menusuk mata difoto Gea. Ellea begitu kegirangan melihat foto-foto Anderson dan Gea sudah habis dia buat bolong-bolong akibat anak panahnya.


Hahahhahaha....


"Rasakan itu!!! Dasar Gea kuyang, Anderson kutu kupret. Aku tidak akan kalah oleh siapapun, lihat saja aku akan balas kamu Gea!!!" Kata Ellea.


Keesokan harinya Ellea dan Anderson hendak pergi ke kantor bersama, tiba-tiba Gea ikut masuk kedalam mobil dengan pakaian layaknya seorang sekretaris.


"Heh kuyang!! Ngapain kamu masuk ke dalam mobil juga?" tanya Ellea.


"Denger ya Ellea! Kamu itu cuma isteri siri dan Sekertaris dari Anderson. Kamu tidak berhak bertanya ataupun kepo dengan apa yang akan aku lakukan di kantor," kata Gea.


"Aku ingin bekerja juga!! Apa hanya Isteri muda mu itu saja yang boleh bekerja? Ayolah sayang, aku ingin bisa mandiri dan mencari uang sendiri juga," rayu Gea.


"Baik!! Kalau begitu, ini aku ambil semua!" kesal Anderson yang langsung merebut tas Gea dan mengambil semua kartu-kartunya.


"Apa-apaan kamu Anderson!!" kesal Gea.


"Mulai sekarang bekerja lah!! Dan kamu akan aku gaji, bersikap seperti pekerja biasa saat dikantor, mengerti!" kata Anderson.


"Buktiin dong kalau emang kamu pengen kerja!" ledek Ellea.


"Cihhh, ja lang menyebalkan," gerutu Gea.


Kesempatan ini tidak akan disia-siakan oleh Ellea, Ellea akan membuat Gea bekerja bagai kuda sampai kelelahan. Sesampainya di kantor, Ellea segera menyiapkan beberapa dokumen dan menjadikan Gea sebagai asistennya.


"Asisten!!" panggil Ellea.


"Ada apa si? Aku mau membuatkan kopi untuk suami ku!" kata Gea.

__ADS_1


"Kamu kan disini sebagai asisten Sekertaris, bekerja sesuai rule dari perusahaan lah!" ketus Ellea.


"Jadi, apa tugas ku?" tanya Gea.


"Nih fotocopy semua berkas ini!" kata Ellea sembari memberikan setumpuk lembaran kertas yang sebenarnya sudah tidak terpakai lagi.


"Sebanyak ini?" tanya Gea.


Ellea mengangguk dan tersenyum puas melihat Gea membawa begitu banyak berkas ditangannya. Ellea pun tersenyum lucu, disaat yang bersamaan Anderson menatap Ellea dari kaca jendelanya, Ellea menengok ke arah Anderson, dilambaykannya tangan Anderson sebagai tanda memanggil isterinya itu.


Ellea pun masuk ke dalam ruangan Anderson untuk menanyakan kenapa memanggilnya. Rupanya Gea memberikan tugas untuk memfoto copy apa yang Ellea suruh kepada karyawan lainya, Gea pun memutuskan untuk menemui Anderson diruanganya.


Anderson yang tengah berada diruanganya bersama Ellea, Anderson berdiri dihadapan Ellea. Belum sempat Ellea menanyakan perihal ada apa dirinya dipanggil ke ruangannya, Anderson langsung menyambar bibir ranum Ellea.


Seakan menumpahkan rasa rindu yang telah mendidih didalam darah, Anderson dan Ellea saat ini tengah beradu mulut dalam nikmatnya kerinduan, disaat yang sama Gea membuka pintu ruangan kerja Anderson dan melihat pemandangan itu.


Gea mengepalkan kedua tangannya dan langsung membanting pintu ruangan Anderson, Anderson yang mengetahui kedatangan Gea, justru malah semakin lahap memagut bibir Ellea.


Gea yang kesal dan dihinggapi rasa kecemburuan akhirnya memikirkan cara agar Anderson bisa bertekuk lutut dihadapannya. Timbul lah ide untuk membeli obat perangsang, agar Anderson tidak mampu berkutik lagi nanti malam.


Seorang karyawan biasa kebetulan lewat dihadapan Gea, Gea pun menghentikan langkah karyawan tersebut.


"Tunggu!!" kata Gea.


"Ada apa Bu Gea?" tanya karyawan itu.


"Kamu tau kan aku ini isteri sah Tuan Anderson?" tanya Gea.


"Iya Tau, ada apa ya?" tanya karyawan.


"Pergi dan belikan aku obat perangsang sekarang juga!" kata Gea sembari memberikan selembaran uang pada karyawan itu.


"Ta-tapi,,," kata karyawan itu ragu.


"Kalau kamu menolak, detik ini juga aku akan kebagian personalia dan akan aku pecat kamu!" ancam Gea.


Jangan Lupa Like dan Komen atau vote nya ya kakak, biar semangat up lebih dari satu Bab sehari😁🙏

__ADS_1


__ADS_2