Isteri Kedua CEO Muda

Isteri Kedua CEO Muda
Kehamilan


__ADS_3

"Jika Anda menolak untuk mencuci piring Anda sendiri! Maka jangan harap bisa makan siang di rumah ini!" tegas Lucas.


"Kamu pikir aku takut dengan ancaman kamu? Aku bisa makan diluar dengan uangku!" kata Gea.


Lucas memperlihatkan sebuah dompet dari dalam jaket yang ia kenakan.


"Maksud Anda, membeli makan siang dengan uang dan kartu didompet ini?" tanya Lucas.


Gea yang melihat dompet itu adalah miliknya, melotot pada Lucas tak terima Lucas bisa mengambil dompetnya.


"Itu dompetku! Kembalikan!" teriak Gea sembari menghampiri Lucas dan mencoba merebut dompet miliknya.


Lucas dengan tenang mengambil seluruh kartu dan uang dari dompet Gea, lalu melemparkan dompet itu ke lantai. Membuat Gea tak lagi bergelut untuk merebut dompetnya dari Lucas. Gea lantas mengambil dompet miliknya dilantai. Dilihatnya tidak ada selembar pun uang didalam dompet miliknya, begitu juga dengan ATM dan kartu kredit yang ikut disita oleh Lucas.


"I hate you!" bentak Gea.


Lucas tidak peduli dengan perkataan Gea, karena saat ini mau tidak mau Gea harus patuh terhadap perintahnya. Gea mencuci piring dan gelas bekas sarapannya! Terlihat Gea merasa jijik jika harus mencuci piring dan gelas kotor itu.


Gea memegangi piring itu dengan mencubit dibagian ujung piring, tak disangka piring itu pun pecah. Lucas hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat Gea yang memecahkan piring lalu tak lama gelas pun ikut pecah. Lucas menggiring Gea menuju kamarnya untuk membersihkan kamarnya sendiri.


Gea bersin-bersin saat menyapu kamarnya! Gea juga muntah-muntah saat sedang membersihkan kamar mandi miliknya sendiri. Tapi Lucas sama sekali tidak mengasihaninya dan justru terus mengancam Gea melakukan semua yang dia perintahkan.


Ellea pun terbangun lalu keluar dari kamarnya, disaat yang sama anak buah Lucas segera memberi pesan pada Lucas bahwa Ellea sudah terbangun. Lucas segera berlari menuju kamar Ellea dan meninggalkan Gea yang masih sibuk mengganti sprei di kamarnya.


"Nona! Anda mau kemana?" tanya Lucas.


"Aku mau sarapan!" kata Ellea lalu berjalan menuju dapur.


Lucas mengikutinya! Di dapur Ellea sarapan sambil diawasi Lucas, Ellea bangun dari kursi pun Lucas langsung bergerak menghampirinya. Melihat Lucas begitu mengawasinya, Ellea merasa risih.

__ADS_1


"Am, Lucas! Bisa tidak kamu jangan mengikuti aku!" kata Ella.


"Maaf, tidak bisa Nona! Ini sudah perintah dari Tuan Anderson!" kata Lucas.


"Tapi kan, aku masih berada di dalam rumah ini! Aku tidak butuh penjagaan ketat!" kata Ellea.


Lucas tidak menggubris sama sekali perkataan Ellea, dan kemanapun Ellea pergi Lucas akan mengikutinya terkecuali ketika Ellea masuk ke dalam kamarnya. Anderson memang takut Gea akan melakukan sesuatu yang buruk pada Ellea apalagi ketika Gea tau kalau Ellea tengah menjalani program kehamilan. Gea pasti akan merencanakan sesuatu yang buruk pada Ellea, karena itu Lucas akan extra menjaga Ellea meski didalam rumah.


Sementara itu Gea melalui hari-harinya dengan penuh kesengsaraan, Lucas benar-benar tidak membiarkan Gea menikmati fasilitas apapun di rumah ini. Bahkan Gea tidak lagi bis berkutik untuk mencelakakan Ellea.


Hingga saat-saat mendebarkan bagi Anderson dan Ellea tiba! Keduanya kembali pergi ke Dokter kandungan karena Ellea sudah melewati tanggal seharusnya dia datang bulan. Mereka sangat berharap kali ini Ellea benar hamil.


Didampingi oleh Lucas, Anderson dan Ellea pergi ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, setelah melakukan administrasi terlebih dahulu! Anderson dan Ellea masuk ke dalam ruangan Dokter kandungan untuk dilakukan pemeriksaan kembali.


Ellea kembali berbaring diranjang pasien dan menjalani USG untuk kesekian kalinya. Dokter mulai melihat kearah monitor, setelah memastikan beberapa hal, Dokter meminta Ellea untuk duduk kembali mendengarkan penjelasannya.


Dokter mengulurkan tangannya pada Anderson. Anderson dan Ellea saling melirik kenapa Dokter mengulurkan tangannya. Dengan ragu Anderson menjabat tangan Dokter.


"Yes! Yes! Yes!" teriakan Anderson nyaring terdengar sampai Lucas yang berjaga didepan ruangan pun dapat mendengarnya.


Lucas tersenyum. Dia tau kenapa teriakan Anderson bisa sampai seperti ini. Dokter menjelaskan pada Anderson dan Ellea bahwa kandungan Ellea sudah berjalan 2 Minggu, tapi kondisi kandungan Ellea memang sedikit lemah. Dokter meresepkan beberapa vitamin penguat kandungan dan menyarankan agar Ellea benar-benar bedrest saat ini.


"Tapi Dok! Kok saya engga ngerasa mual atau pusing sama sekali ya?" tanya Ellea.


"Oh belum Nona! Biasanya ketika masuk 2 bulan baru mual dan pusing akan terasa. Tapi bagaimana dengan na fsu makan Anda?" tanya Dokter.


"Naf si makan saya baik kok Dok! Malah laper mulu," kata Ellea.


"Kamu kan daridulu laper mulu! Dulu dalam keadaan sakit pun, kamu masih bisa menghabiskan banyak makanan," kata Anderson.

__ADS_1


"Ish kamu!! Kelemesan deh," kata Ellea melotot kearah Anderson.


Anderson dan Ellea keluar dari ruangan Dokter dengan wajah sumringah. Di sana Lucas sudah menyambut Anderson dengan mengulurkan tangannya, namun Anderson memilih memeluk Lucas sebagai tanda betapa bahagianya dia saat ini.


Gea yang saat ini sudah hampir mati kelelahan karena perlakuan Lucas terhadapnya. Berbaring di tempat tidurnya, sembari memukul-mukulkan tangannya pada ranjang.


"Lucas breng sek! Ellea ja lang! Aku sangat tersiksa sekarang, bahkan Ellea tengah menjalani program kehamilan dan aku tidak bisa berbuat apapun untuk menghentikannya! Ini semua gara-gara Lucas, kalau sampai Ellea hamil bagaimana? Menyewa pembunuh bayaran pun aku tidak punya uang karena semua sudah disita oleh Lucas." Kata Gea yang sudah kepusingan memikirkan cara bagaimana menyingkirkan Ellea.


Lucas mengirim pesan pada para pelayan agar menyambut kedatangan Anderson dan Ellea dengan kejutan kecil dan ucapan selamat karena akan menjadi orang tua sebentar lagi.


Para pelayan kompak merias ruangan tamu dengan pita dan balon seadanya! Ditambah dengan terompet-terompet kecil. Anderson dan Ellea serta Lucas sampai dikediaman Anderson, terlihat rumah sangat sepi karena tidak ada security didepan gerbang dan para pelayan pun tidak nampak beraktivitas.


"Loh kok rumah sepi banget si? Tukang kebun sama security juga pada kemana ya?" tanya Ellea.


"Iya ya! Lucas, apa hari ini cuti besar-besaran karyawan rumah?" tanya Anderson.


"Iya Tuan! Mari masuk," kata Lucas membukakan pintu utama rumah.


Begitu pintu dibuka terdengar tiupan dari para karyawan rumah mewah ini.


Teeeeeeeeetttttttttttt,,,,,,,,, teeeeettttt bunyi terompet diiringi dengan tepuk tangan dari para karyawan.


"Selamat ya Nona Ellea dan Tuan Anderson," kata perwakilan seorang pelayan.


Mendengar ada ramai-ramai, Gea yang tengah berada di dalam kamarnya! Segera berlari menuju pusat keramaian untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi di rumah ini.


Menuju penghujung akhir tahun 2021 nih temen-temen, semoga semuanya tetap dalam keadaan sehat dan bahagia selalu ya!!! Dan yang mau liburan di akhir tahun, jangan lupa tetap pakai masker dan sedia hand sanitizernya ya☺️


Visual Lucas.

__ADS_1



__ADS_2