Istri Miskin Presdir

Istri Miskin Presdir
KEBAHAGIAAN (END)


__ADS_3

"Lalu, di mana Amanda sekarang?" tanya Alea lagi.


"Amanda sudah meninggal dua Minggu yang lalu saat melahirkan anaknya, Valerie!" ucap Rena.


Alea dan Joana langsung mengaga tak percaya, bagaimana bisa menjadi seperti ini?


"Rena, tolong jangan mempermainkan kami. Aku tahu ibuku salah, tapi bukan berarti dia tidak termaafkan sama sekali," ucap Joana dengan mata berkaca-kaca. Dia sama sekali tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Rena.


"Kami punya surat dari rumah sakit yang bisa membuktikan ucapanku." Mika langsung mengambil surat pernyataan dari rumah sakit bahwa Amanda memang meninggal saat melahirkan Valerie.


Joana menyambar cepat kertas itu, dia dan Alea membacanya dengan seksama.


"Amanda ... hiks ... kenapa kamu meninggalkan mama secepat ini!" racau Alea, Joana langsung menarik ibunya ke dalam pelukannya.


"Ma, jangan menangis." meskipun dia meminta Alea untuk tidak menangis namun tidak bisa dibohongi. Dia juga ikut hanyut dalam simbahan air mata. Walaupun belum pernah bertemu dengan sang Kakak, tapi dia bisa merasakan kepahitan sampai akhir hayatnya dia telah tiada.


Dan sang Ibu, belum mendapatkan maaf darinya dan anaknya telah tenang di surga. Tak lagi merasa sakit dan terasa terbebani dengan permintaan yang terus mengekangnya.


"Aku sangat bersalah padamu, Amanda!" pekik Alea histeris. Joana semakin erat memeluknya dan menenangkannya.


"Rena, apakah kamu bisa menunjukan di mana kuburan Amanda?" tanya Joana.


Rena mengangguk, membawa Valerie yang sudah terjaga, mereka pergi ke kuburan Amanda yang tanahnya masih basah, bahkan bunga yang sempat ditabur juga belum layu. Entah siapa yang selalu datang menaburkan bunga di kuburan Amanda.


Alea langsung tersungkur di samping gundukan tanah makam anaknya. Anak yang selama ini ia sia-siakan. Bahkan, sang Anak membawa kepedihan itu sampai ia tiada. Sakit bukan?


"Amanda, maafkan Mama! Mama belum mendapatkan maaf dari kamu, tapi kamu sudah pergi jauh meninggalkan Mama," ucap Alea dengan penuh penyesalan disetiap kata-katanya.


Joana ikut bersimpuh di depan pusara sang Kakak, mengelus foto Amanda yang terlihat cantik karena sedang tertawa lepas. "Kak, Joana dan Mama datang ingin menjemput Kakak pulang. Tapi, ternyata kami terlambat. Tuhan lebih sayang pada Kakak dan lebih dulu menjemput Kakak untuk ditempatkan disisinya," ucap Joana yang tak kuasa menahan tangis.

__ADS_1


"Maafkan Mama, Amanda! Maafkan Mama!" kata itu yang selalu terucap di mulut Alea dan selalu terpatri di hatinya.


"Maafkan kami berdua karena tak pernah menemui Kakak, sehingga tidak bisa tahu semua masalahmu. Kami sangat menyesal, Kak. Sekarang Kakak sudah tenang dan bahagia. Lihatlah kami dari sana, ya?"


"Ma, ayo kita pulang. Lain kali kita masih bisa datang ke sini, kan? Kasihan anak Kak Amanda terlalu lama di luar, dia masih sangat kecil," bisik Joana menangkan Alea.


Mata Alea kini beralih menatap Valerie di gendongan Rena yang berdiri tak jauh dari mereka. Dia mengangguk, dan berjalan bersama mereka.


"Rena, terima kasih telah mengantarkan kami ke sini. Ayo kita pulang!"


Alea sudah menunggu di pintu mobil, dia menatap ke arah Rena dan berucap, "Bo-bolehkah aku menggendongnya sebentar saja?" tanya Alea dengan suara yang masih bergetar.


"Boleh," jawab Rena dan langsung memberikan Valerie pada Alea.


Alea kembali menangis melihat Valerie yang tersenyum dalam tidurnya. Dia memang tak salah lihat, wajah bayi itu sangat mirip dengan Amanda.


...****...


"Tante tidak mau membawa Valerie?" tanya Rena.


Alea menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.


"Amanda sudah menyerahkan Valerie padamu berarti dia sudah sangat percaya padamu, dia tidak menemui kami untuk menyerahkan Valerie berarti dia tidak percaya padaku. Jadi, aku tidak ingin merusak kepercayaannya. Biarkan dia tenang karena tahu anaknya dirawat olehmu," jawab Alea.


"Ini adalah satu-satunya yang bisa kulakukan diakhir untuk menebus rasa penyesalan yang ada. Meskipun rasa bersalah tak akan pernah hilang meskipun ditelan waktu. Hanya saja, izinkan kami untuk selalu menemui Valerie kapanpun itu," imbuhnya lagi.


Rena tersenyum senang. Sebenarnya dia juga tidak akan rela jika harus dipisahkan dengan Valerie yang telah dianggapnya sebagai anak.


"Terima kasih karena telah mempercayakan Valerie padaku. Aku berjanji, akan menjaga dan merawatnya sebaik mungkin.

__ADS_1


Setelah beberapa bulan, Belle melahirkan seorang bayi laki-laki yang diberikan nama Gavin Alexander Daniel.


Dan di tahun berikutnya, Rena juga melahirkan seorang bayi laki-laki yang diberikan nama Argha Reyshazil.


Usia anak-anak mereka tidak terpaut jauh. Antara Hansel dan Hilsa, Gavin dan Argha hanya terpaut beberapa tahun saja. Dan mereka sekolah dan mengenyam pendidikan di fakultas yang sama.


TAMAT~


Sinopsis Novel baru Pretend Marriage (Pura-pura Menikah) SUDAH TAYANG!!!


Setelah bekerja sama dengan sahabatnya untuk memutuskan hubungannya dengan sang pacar, Bia pergi ke sebuah Club yang ada di depan matanya. Niat awalnya hanya untuk melepaskan kegundahan dalam hatinya.


Namun siapa sangka, dia malah melakukan one night stand dengan orang asing. Dengan sangat percaya diri, Bia mengatakan untuk tak lagi saling mengenal dengan pria asing yang sudah ditidurinya itu.


Namun, Bibi yang sudah merawatnya sedari kecil pun memaksanya untuk mengenalkan pacarnya dan meminta Bia untuk segera menikah. Kalau Bia tidak menurutinya, Bibinya mengancam akan menikahkan Bia dengan pria tua mesum.


Mau tidak mau, Bia terpaksa berjanji untuk mengenalkan pacarnya pada sang Bibi. Hingga hari itu tiba, Bia yang kebingungan karena tidak memiliki pacar, terpaksa memilih seorang pria secara acak untuk membantunya berakting di depan sang Bibi.


Ternyata, pria asing yang dipilih Bia juga sedang pusing, lantaran kakak ipar yang sudah dianggap sebagai ibu kandungnya sendiri selalu memaksanya untuk menikah.


Dikarenakan usianya yang sudah lewat dari usia pantas menikah yang semestinya.


Namun siapa sangka, pria yang dipilih Bia adalah pria asing yang telah melakukan one night stand dengannya pada malam itu!


Halo, hola!


Ribuan rasa terima kasih untuk kalian semua yang sudah mau memberikan dukungan untuk novel ini dari awal hingga akhir dengan tulus, bukan karena giveaway atau imbalan yang lainnya.


Meskipun kadang ada komentar negatif yang membuat mood Author turun, tapi karena semangat dari kalian bisa membuat mood saya jadi pulih kembali.

__ADS_1


Di sini Author ingin mengenalkan Novel baru Pretend Marriage (Pura-pura Menikah) pada kalian semua. Sinopsisnya udah tertera di atas, kira-kira gimana ya lanjutan kisahnya? Yuk, diintip! Jangan lupa untuk kasih dukungan, saran dan kritik yang membangun juga, ya!


Author menunggu kehadiran kalian di Novel baru Author, selamat bertemu kembali para penyemangatku! ❤️❤️❤️


__ADS_2