Istri Miskin Presdir

Istri Miskin Presdir
MENOLAK BERCERAI


__ADS_3

"Jingga, kenapa kamu memasukkan semua pakaianmu ke dalam tas itu?" Tanyanya heran.


"Bara, ayo kita bercerai sekarang!" Ucap Embun lugas dengan tatapan datarnya.


Tentu saja Bara sangat terkejut mendengar pernyataan Embun. Biasanya, Embun akan menangis dan berkata akan mempertahankan pernikahan mereka. Tapi kali ini, satu kalimat yang keluar dari bibir ranum itu, sudah bisa mengguncang hati Bara.


"Apa? Aku tidak salah dengar?" Sahut Bara sambil menggosok telinganya.


"Tentu saja tidak. Aku yakin pendengaranmu masih sangat berfungsi." Sahut Embun. Walau dadanya sangat sesak dan bergemuruh, tapi dia menahan semuanya agar tidak lagi terlihat lemah dihadapan laki-laki itu.


"Bukankah kamu mau berusaha untuk merebut cintaku? Dan memperjuangkan pernikahan kita?" Tutur Bara.


"Ya. Aku memang ingin memperjuangkan pernikahan kita." Embun menarik nafasnya dan kembali berkata, "Tapi itu dulu. Dan sekarang, aku sudah sadar, hatiku sudah tidak bisa lagi untuk bertahan. Tidak bisa lagi di pakai untuk mencintai pria sepertimu!" Tegasnya.


"Kenapa kau tidak bisa bersabar? Mungkin, sewaktu-waktu aku bisa untuk melihat perjuanganmu." Ucap Bara, yang jujur saja kini hatinya seperti merasakan gundah dan kecewa yang tak bisa di mengertinya.


"Maaf, Bara. Raga dan hatiku sudah tidak bisa lagi bersabar. Tidak ada wanita yang rela ketika lelakinya didekati wanita lain." Pungkas Embun, membuat Bara tidak bisa menjawab apa pun.


"Jadi, lebih baik ayo kita bercerai saja!" Ucapnya lagi.


"Aku tidak akan menceraikanmu! Kau tidak pernah memikirkan anak yang ada dalam kandunganmu jika kita nanti bercerai?" Ucap Bara. Entah apa yang sedang dia pikirkan, tapi, hatinya berharap kalau Embun mau untuk merubah keputusannya.


"Lalu, bagaimana denganmu, Bara? Apakah saat kau dekat dengan wanita lain, dan mengumumkan pada dunia kalau tidak ada yang bisa menggantikannya, apakah kau tidak terpikirkan calon anakmu ini?" Sahut Embun yang membuat Bara kembali melongos.


"Aku hanya sedang memilih yang terbaik untukku. Aku tidak ingin...."


"Kau sudah memilihku sebagai istrimu. Untuk apa kembali memilih yang terbaik. Aku harus menunggumu yang masih dalam keraguan, dan menghancurkan diriku sendiri? Maaf, aku tidak bisa." Embun benar-benar sudah muak dengan ini semua. Entah kenapa, sedikit rasa cinta yang pernah dia punya untuk suaminya itu sudah berubah menjadi kebencian.


"Jingga, dengarkan aku...."


"Jika kau tidak mau menceraikan aku. Kalau begitu, tunggu saja surat gugatan dariku." Ucapnya mengakhiri percakapan itu dan membawa tasnya ke kamar sebelah, tempat pertama kali dia datang ke rumah itu.


Karena merasa dia harus mengistirahatkan raga dan hatinya. Dia langsung tertidur, tidak lupa dia juga mengunci pintunya agar tidak ada orang yang mengganggunya.


☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️


Keesokan harinya, dia terbangun agak siang. Dia merubah semua jadwalnya. Yang dulunya dia bangun pagi-pagi untuk menyiapkan semua keperluan suaminya untuk bekerja, dan membangunkan suaminya. Sekarang, dia bangun siang dan hanya menyiapkan sesuatu untuk dirinya sendiri saja.

__ADS_1


Embun langsung mandi dan menata dirinya. Biasanya wajahnya polos tapi sudah memancarkan aura kecantikan, tapi kini ia memilih merias wajahnya dengan riasan tipis yang tentunya membuatnya semakin terlihat cantik.


"Aku baru sadar, ternyata pakaianku sangat tidak layak seperti ini. Pantas saja dia terus melirik wanita lain. Tapi, itu bukanlah hal yang pantas, kalau dia memang menghargaiku, bagaimana pun penampilanku, dia tidak akan melirik siapa pun."


Embun keluar kamar, Belle keheranan karena Kakak iparnya tampak berbeda hari ini. Tapi, bukan itu intinya, dia heran kenapa Kakak iparnya keluar dari kamar lain, bukan dari kamar di lantai atas.


Bara juga kaget melihat perubahan Embun. Dia menatap Embun tak berkedip, tapi hanya berdehem saja.


"Belle, ayo kita pergi sekarang!" Ucapnya pada adiknya itu.


"Tidak menunggu Kak Bara terlebih dahulu, Kak?" Tanya Belle, karena biasanya Embun akan menunggu suaminya pergi, barulah dia akan pergi ke tokonya.


"Aku rasa tidak perlu. Ayo kita pergi sekarang!" Ajaknya lagi, Belle mengikuti Embun dari belakang.


Bara benar-benar tercengang melihat perubahan istrinya yang luar biasa.


Bahkan dia sudah berani menyebut namaku dan tidak menganggapku ada


Setelah mereka berada di dalam mobil, Belle sebenarnya ragu-ragu ingin bertanya. Tapi, dia sangat ingin tahu kenapa Kakak iparnya hari ini berubah drastis.


Belle hanya mengangguk mengiyakan, hatinya lega karena Embun yang lebih dulu membuka suaranya.


"Karena aku ingin bercerai dengannya." sambungnya lagi yang membuat Belle memberhentikan mobilnya. Sampai ban mobilnya membekas dijalan karena mengerem mendadak.


"Bercerai, Kak?" tanyanya kaget


"Ya. Rasanya menyedihkan, saat aku sudah berusaha semaksimal mungkin untuknya. Tapi ternyata, semua belum cukup." Ucapnya lagi.


"Apakah kak Bara setuju untuk bercerai denganmu, Kak?" Tanya Belle gusar.


"Dia tidak menyetujuinya." Jawaban Embun membuat Belle menghela nafas lega


"Tapi aku tetap akan memilih berpisah dengannya. Jadi, aku yang akan menggugatnya." Sambungnya lagi yang membuat Belle seketika murung


Meskipun tidak rela, tapi dia harus mengerti keadaan Embun. Mungkin, jika posisi mereka ditukar, Belle juga tidak akan bisa bertahan sekuat Embun sampai ke tahap ini.


"Ya sudah, jika memang itu yang terbaik untukmu, aku akan mendukung keputusanmu, Kak. Tapi jangan jauhkan aku dengan keponakanku ini ya." Ucapnya kemudian memeluk Embun

__ADS_1


Embun mengangguk dan membalas pelukan Belle. Mereka sampai di toko, dan terlihat Rena yang sudah membuka tokonya dan toko juga semakin ramai.


"Sepertinya bagus juga kalau aku tinggal di toko ini saja. Jadi aku bisa menghemat uang untuk biaya ke depannya." gumamnya.


Embun sekarang bisa lebih santai karena sudah ada beberapa pegawai. Walaupun dia tidak sering merasakan mual muntah seperti kebanyakan ibu hamil pada umumnya, tapi dia sangat mudah merasa kelelahan.


Dia hanya melihat-lihat ponselnya sambil memakan cemilan dan minum milkshake cokelat. Saat dia melihat-lihat, matanya terbelalak. Tubuhnya langsung duduk tegap dan dia kembali membaca dengan teliti isi di setiap berita.


Ada kabar terpanas tentang Bara yang sudah menikah. Bahkan, ada lebih dari dua puluh foto yang tersebar, wajah Embun juga tidak diburamkan seperti yang sudah-sudah. Tapi, tidak dapat dikenali dengan jelas kalau tidak mengenali Embun. Karena foto itu diambil dari arah samping. Makanya yang terlihat jelas hanya Bara saja.


Dan, yang paling membuat Embun terkejut adalah, ada sebuah Vidio saat Audrey memilih meninggalkan Bara demi karirnya, Vidio itu di rekam saat mereka berada di bandara Charles de Gaulle. Vidio itu sangat lengkap dan percakapan antara Audrey dan Bara juga terdengar semua. Kalau penasaran sama percakapannya, bisa baca kembali di episode pertama ya❤️


Berita itu baru tersebar beberapa menit yang lalu. Tapi sudah menjadi pencarian panas.


"Wah, ternyata Bara memang sudah menikah. Jadi untuk apa konferensi pers saat itu." Komentar salah seorang netizen yang budiman.


"Dia meninggalkan kekasihnya demi karirnya, dan meminta kekasihnya untuk mencari wanita lain? Wah, dasar Audrey tak tahu malu."


"Aku bisa menebaknya, dia pasti kembali saat Bara sudah menikah. Kasihan sekali istrinya itu. Aku berhenti menjadi fasnya."


"Benar saja. Aku memang sudah sangat tidak suka dengan artis dadakan ini."


"Kalian dengar? Bahkan dia mencampakkan kekasihnya ke ranjang wanita lain. Oh, aku juga mau naik ke ranjang Presdir tampan itu."


"Apakah istrinya juga hadir di pesta ulang tahun Tuan Bara semalam. Pasti hatinya sangat hancur."


Begitulah kira-kira komentar-komentar orang yang sudah melihat berita itu. Mereka juga mengatakan menyanyangi Embun meskipun mereka tidak mengenalnya secara langsung.


"Bagaimana tanggapan Audrey ya saat dia terkena skandal seperti ini? Rasanya sekarang aku ingin melihat wajah kesalnya itu. Pasti dia sudah hampir gila sekarang." Ucap Embun sambil tertawa sendiri.


Jangan lupa untuk tinggalkan like, komentar, gift dan vote. Berikan rate 5 dan masukkan ke daftar favorit kamu ya.


Maaf kalau cerita ini kurang menarik, selalu berikan kritik dan saran agar karya ISTRI MISKIN PRESDIR menjadi lebih baik lagi.


Maaf kalau novel yang author buat ini masih banyak kekurangan-kekurangan dan tidak sebagus seperti yang kalian inginkan 😊✌️❤️


Terima kasih❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2