Jodohku Seorang Duda

Jodohku Seorang Duda
117


__ADS_3

sesampainya Revan di rumah sakit dia langsung bergegas mencari ruangan aldo.


" Aldo sakit apa ded?" tanya Revan pada Dedy nya


" Aldo demam nya tinggi"


" Ririn mana?" tanya Revan


" ririn.. dari tadi bunda telpon gak di angkat angkat"


" dasar si Ririn ibu macan apa" ucap Revan kesal


Revan pun berusaha menghubungi Ririn


Tut...Tut...Tut...tetap tidak di angkat


telepon ke lima kali nya baru Ririn mengangkat


" kemana aja?" tanya Revan kesal


" aku lagi kerja ada apa?"


" kerja? setidak nya kamu bisa angkat telepon sebentar saja"


" iya tapi aku beneran lagi banyak pekerjaan ada apa "


" Aldo masuk rumah sakit"


" hah Aldo msuk rumah sakit? sakit apa ?"


" kamu gak usah banyak tanya kamu langsung ke sini aja " ucap Revan kesal

__ADS_1


" tunggu sebentar aku selesai pekerjaan dulu ini sebentar lagi juga selesai"


" hhm..ibu macam apa kamu? anak sakit aja kamu masih mikirkan pekerjaan ?"


" kamu jangan nyalahkan aku begitu dong, sebentar lagi aku juga ke situ" sahut Ririn dengan nad tinggi


tak berkata apa apa lagi Revan langsung mematikan ponsel nya.


" bagiamana dengan ririn?" tanya Dady nya


" kata nya dia menyelesaikan pekerjaan nya dulu"


"menyelesaikan pekerjaan? di saat waktu seperti ini dia masih mikirkan pekerjaan?" ucap Dady nya sambil menggeleng kan kepala nya karena merasa heran dengan Ririn


"sudah sabar... " bunda nya berusaha mendinginkan suasana


dokter pun keluar dari ruangan


" bagaimana dok dengan anak saya?" tanya Revan


" makasih dok"


" baik pak saya mau ruangan saya dulu"


hampir dua jam Ririn belum jug datang ke rumah sakit


" mamah mana pah?" tanya Aldo


" mamah kamu masih sibuk" ucap Revan dengan geram namun tetap berusaha di tahan nya


mendengar ucapan Revan Aldo hanya terdiam, dia mengerti kalo kedua orang tua nya memang sangat sibuk.

__ADS_1


" bagaimana keadaan Sintya ?" tanya bunda lili


" Sintya juga lagi sakit, perut jya terus terusan terasa keram "


" mami sakit? " tanya Aldo khawatir pada Sintya


" iya sayang mami kamu juga lagi sakit maka nya gak bisa ikut jenguk kamu"


" ya udah papah pulang aja jagain mami, Aldo gak papak kok biar Aldo sama nenek. dan kakek"


"jangan.. papah juga mau temanin kamu disini"


saat mereka asik berbincang bincang Ririn datang dengan membawa buah


" mamah" ucap Aldo sambil tersenyum bahagian


" kamu sakit apa sayang?" tanya Ririn yang langsung menyentuh kening nya Aldo


" demam nya tinggi " sahut Revan


namun Ririn tidak menghiraukan ucapan revan. dia tetap pokus pada aldo.


" aku ingin bicara sama kamu" ucap Revan pelan


" sayang..mamah keluar dulu ya"


Ririn dan Revan pun keluar dari ruangan


" ada apa? kamu mau marah marah sama aku?" ucap Ririn dengan nada tinggi


" kamu ya memang ibu yang tega.. kamu udah gak besarin Aldo dan saat dia sakit aja kamu tetap mikirkan pekerjaan kamu, dimana perasaan kamu sebagai ibu?" ucap Revan sengit

__ADS_1


" sudah aku bilang kan aku lagi sibuk kerja sama seperti kamu kalo kamu lagi kerja juga gak bisa di ganggu, udah kamu ga usah cari kesalahan aku terus, yang penting kan aku sudah ada di sini"


" kamu memng gak punya hati sama anak sendiri aja kamu begitu ''


__ADS_2