
Sintya sudah siap di mobil untuk emngantar Revan
"sini biar aku aja yang nyetir " ucap Revan mengambil alih untuk menyetir mobil
"iya sayang" ucap Sintya
"mba nitip nindi ya" ucap Sintya
"dah sayang" ucap Revan kepada nindi yang sedang di gendong susternya
dengan segera Revan melajukan mobil nya ke bandara . beberapa menit kemudian Revan pun sampai di depan bandara.
"sayang kamu hati-hati ya di jalan" ucap Revan mengecup kening Sintya
"kamu jangan lama ya di sana nya, selalu kabarin aku" jawab Sintya
"iya sayang" sahut Sintya
"kamu satu pesawat dengan Wati?" tanya sitya
"tidak dia agak siangan berangkat nta, aku sendiri saya, nanti kalo aku pulang dari Kalimantan aku mau ajak kamu liburan"
"kemana?" tanya Sintya
"kamu mau nya kemana?"
"hhmm aku mau ke Korea liat konser BTS dan ke Thailand aku kau ketemu dengan arti Thailand"
"siapa artis Thailand?" tanya Revan
" Tay rawan dengan new, artis gmmtv"
"aduh sayang kamu kok seperti anak remaja suka aktor Thailand dan Korea "
"memang nya aku udah kelihatan tua ya? bukan kah aku masih muda?" tanya Sintya
"iya kamu masih anak-anak masih suka ngambek" sahut Revan
"hhmm... ya udah aku pulang "
"hati-hati sayang"
Sintya pun melajukan mobil sport nya
lain dengan raga
"cepat sayang aku udah lama menunggu" ucap raga yang sudah mulai bisa menunggu intan
"sebentar sayang, aku lagi pompa asi aku"
"mau aku bantu?" ucap raga
"gak" intan langsung menolak bantuan raga.. dia sangat hapal dengan hal konyol raga
"ya sudah kalo gak mau cepat, aku sudah bosan"
dokter sudah memperbolehkan intan dan raga untuk menjemput pulang anak nya yang berada di inkubator, jadi Raga dan intan sangat bersemangat untuk ke rumah sakit.
__ADS_1
di dalam mobil
"aku sudah tidak sabar ingin menggendong anak kita," ucap intan
"sabar ya sayang, sebentar lagi kita sampai di rumah sakit"
"iya ... " intan mengangguk kan kepala nya
sesampainya di rumah sakit raga langsung bertemu dengan dokter dan suster
"bagaimana anak saya dok?" tanya raga
"Alhamdulillah anak bapak dan ibu sudah sehat, bisa di bawa pulang hari ini dan ibu harus tetap berikan anak ibu asi, mari kita keruangan nya" ucap dokter itu
intan meneteskn air matanya melihat anak nya yang sudah membuka mata nya
"ini ibu anak nya" ucap suster itu mengasihkan anak intan ke tangan intan
"terima kasih dok, terima kasih" ucap intan yang sangat begitu bahagia
beberapa menit kemudian raga dan intan berjalan menuju pulang kerumah
"intan..." terdengar suara laki-laki memanggil intan, mendengar suara itu intan mencari dari mana asal suara itu
"tan .aku mau lihat anak aku" ucap laki-laki itu yang datang dari bekalang intan
"loe..." ucap intan kaget
"iya aku, aku mau lihat anak aku" jawab Edo
"ini bukan anak Lo" sahut raga
"itu anak gue darah daging gue, bukan loe" ucap Edo sambil menunjuk raga
"anak Lo?? kenapa gak dari dulu loe ngaku seperti ini hah? "
"gue menyesal" jawab Edo
"udah Lo mendingan pergi anggap kita gak pernah kenal dan gak pernah terjadi apa-apa " ucap intan
"Lo berdua harus tau gue akan usahain dapatkan anak gue" nm
"sorry loe gak akan bisa" jawab raga sambil menepuk pundaknya Edo
~~^^^^^^^^^^~```
Revan sudah sampai di Kalimantan, dari bandara dia langsung menuju pabrik dia yang kebakaran
"aku sudah sampai Kalimantan sayang" ucap Revan
"syukurlah, terus sekarang kamu mau kemana lagi" pesan yang di kirimkan Sintya
"aku mau langsung ke pabrik" Revan membalas pesan nya Sintya
" ya sudah hati-hati jaga kesehatan kamu "
"iya sayang dah..." revan mengakhiri pesannya
__ADS_1
sesampainya Revan di tempat kejadian Revan hanya terdiam melihat nya
"selamat siang pak" sapa pak Irwan karyawan di pabrik itu yang di percaya revan
"siang" jawab Revan dengan wajah datar
"semuanya habis pak, apinya menyambar begitu cepat, anggota pemadam sempat kehabisan air" ucap karyawan itu menjelaskan
"iya.." hanya kata-kata itu yang bisa di keluarkan revan, badannya terasa lemas, panas dingin, dan bingung
saat ini yang ada di pikirannya hanya "semua habis" ucap Revan dalam hati, dalam masalah ini begitu banyak kerugian yang Revan hadapai
"Tut..Tut...Tut..." Revan Video call Sintya
"hallo kenapa sayang, kangen ya sama aku?" tanya Sintya sambil tersenyum bahagia karena di telpon Revan
"aku harus bagaimana?" terdengar suara yang lemas dan wajah yang pucat
"kamu kenapa?" tanya Sintya khawatir
"kamu harus liat" Revan mengalihkan kamera nya menjadi kamera belakang
"astaga... semua nya habis " ucap Sintya yang juga ikut sedih melihat kejadian itu
"aku lemes sayang" ucap Revan ingin sekali rasanya Revan mengeluarkan air matanya
"kamu yang sabar sayang, aku selalu doain kamu disini"
"iya sayang, ya sudah aku cuman mau bilangin itu aja" ucap Revan
"iya sayang " Sintya pun mematikan telponnya
revan mengirim beberapa foto ke grub perusahaan nya. hampir semua karyawan perusahaan melihat pesan yang di kirim Revan
"saya turut berduka pak" balas salah satu karyawan yang melihat
" yang sabar Van sorry gue gak bisa ikut kesana " balas raga di grup
"tolong cari tahu bagaimana semua ini bisa terjadi" perintah Revan kepada scurity di situ
" baik pak, akan saya cari tahu secepat-cepatnya" jawab scurity itu
telpon Revan pun berbunyi
"hallo" ucap Revan
"hallo pak, pak saya sudah sampai di bandara mau menuju lokasi tapi saya tidak tahu alamat nya pak" ucap wani dia yang menelpon Revan
" tunggu saja di situ saya akan mengirimkan supir untuk jemput kamu"
"baik pak" wati pun mematikan telpon nya
"apa salah ku jadi harus menghadapi maslah sebesar ini" ucap Revan dalam hati nya
__ADS_1
novel yang sangat terbaru juga ada judulnya "Korean full off love"
Korean full of love menceritakan seorang gadis yang hanya hidup sebatang kara dimana orang tua nya sudah lama meninggal dunia semenjak dia berusia 10 tahun, dulu dia bekerja sebagai karyawan cafe namun semenjak masa pandemi beberapa tahun yang lalu cafe tempat dia berkerja mengalami kebangkrutan hebat yang menyebabkan semua karyawan nya di pecat, sudah hampir 4 tahun dia sudah tidak mempunyai pekerjaan tetap sampai dia dijuluki dengan Tante nya sebagai pengangguran sukses, karena prustasi kelamaan tidak bekerja dia pun memutuskan untuk melamar bekerja menjadi tkw di Korea dengan hanya bermodal tekat yang kuat, semenjak jadi TKW nasib berpihak dengan nya, dia memiliki majikan seorang artis yang sangat terkenal di Korea bahkan di seluruh dunia mengenali artis itu.. penasaran dengan cerita nya kalian bisa buka profil saya"