
hari ini hari keberangkatan nya Dewi ke Amerika dia berangkat dengan Deni dan ibu nya. Deni mengambil jadwal keberangkatan jam 11.00 siang dan sekarang sudah jam 09.00 pagi, Deni sudah berada di rumah nya Dewi di rumah nya.dewi juga ada Heri dan dini yang akan mengantar mereka ke bandara, bagi Deni ini bukan perjlan Pertama nya ke amerika tapi sudah beerapa kali namun lain hal nya dengan Dewi terlihat jelas dari raut wajah nya Dewi kalo dia sedang takut dan gugup karena ini kepergian terjauh nya dan ini bisa jadi juga perjalanan terakhir nya.
" kamu gak usah takut" ucap ibu nya menenangkan Dewi
" Bu.." Dewi memegang erat tangan ibu nya
" kamu harua yakin "
" iya Bu.." ucapj dewi
sedangkan Heri, dini dan deni yang di luar sedang asik berbincang
" jadi kamu berapa hari di sana?" tanya dini
" sementara aku di sana tiga hari dulu terus pulang ke Indonesia karena ada pekerjaan yang harus di selesaikan, tapi kalo sudah tiba waktu nya Dewi operasi aku kembali lagi ke Amerika "
" wehm. berarti uang kamu banyak ya bisa bolak balik Amerika " ucap dini ya dini pikir Amerika jauh tiket pesawat nya pun tidak murah belum lagi biaya yang lain lain
" gak juga" ucap Deni mengelak pertanyaan dini
" tolong jaga ibu dan adik ku, aku cuman punya mereka " ucap Heri datar seperti tidak ingin jauh dari mereka
__ADS_1
" kamu tenang aja aku aja jaga mereka dan bawa mereka dengan keadaan sehat dan selamat "
" terima kasih, aku pegang janji kamu" Heri benar benar khwatir dengan Dewi dia tidak ingin umur Dewi berakhir di mej operasi dan juga jauh dari nya
ibu dan Dewi keluar dari kamar nya dengan dua buah koper kecil
" ibu dan Dewi sudah siap"
" kali begitu kita langsung ke bandara aja nanti takut nya ketinggalan pesawat" ucap Deni
karena mobil Heri kecil cuman cukup empat orang jadi Deni mengasih kan kunci mobil nya kepada Heri mobil Deni bisa di bilang mewah dan besar juga.
" pakai mobil ini" ucap Deni sambil mengasingkan kunci mobil nya
" udah gak usah ragu pakai aja, selama aku disana kamu Makai juga bebas " ucap Deni
" iya.."
" ya udah ayo.. nanti terlambat" ucap dini
mereka pun langsung berangkat ke bandara.beberapa menit di perjalan akhirnya sampai di bandara. setelah turun dari mobil Dewi langsung memeluk Heri
__ADS_1
" kak doa in Dewi ya, doakan Dewi bisa balik ke Indonesia lagi" ucap Dewi dalam pelukan Heri
" kakak sselalu doakan yang terbaik buat kamu" Heri berusaha menahan air mata nya agar tidak keluar, ini hal pertama kali dia jauh dari adik dan ibu nya
" kamu baik baik di sini her' ucap ibu nya sambil mengelus pundak nya Heri
" iya Bu.."
setelah Heri berpelukan dengan Dewi Heri juga berpelukan kepada ibu dan Deni
.
" tolong jaga ibu dan Dewi" selalu itu yang di minta Heri kepada Deni
mereka pun memasuki bandara, cukup lama mereka menunggu pesawat nya.
satu jam kemudian,
di dalam pesawat Dewi duduk di samping nya Deni, terlihat Dewi ketiduran sedang kedinginan padahal dia sudah menggunakan baju yang lumayan tebal tapi karena keadaan nya yang juga masih belim memungkin kan membat dia merasa dingin. dengan segera Deni melepas jas nya dan menutupi badan nya .
" kamu pakai ini" bisik Deni pelan, Deni menatap lama wajah Dewi dan baru pertama ini dia benar benar bisa menikmati kecantikan Dewi walau di tutupi dengan warna pucat nya . Deni memberanikan diri ingin mencium kening nya dewu, perlahan dia mendekatkan kepala nya dengan kepala Dewi
__ADS_1
cup..dengan begitu lembut Deni mencium kening nya membuatku Dewi sedikit bergerak namun dengan segera Deni menjauh kan wajah nya