
2 Minggu kemudian Revan memberi pengumuman di email perusahaan bahwa hari Jum'at sore akan langsung berangkat ke pantai . semua karyawan kaget apa yang di umumkan Revan karena tidak menyangka
" sin " panggil Bella
" iya"
" ini benar pesan dari suami Lo" Bella menunjukkan email Revan
" hm iya beneran besok siang kita berangkat! Lo boleh bawa suami atau pacar"
" Lo nyindir gue ya" ucap Bella dengan muka kesal
" eh sorry.m Lo harus ikut esok soal nya di sana jangan Revan dan yang lain nya mengadakan permainan dan ada hadiah nya "
" gue pasti ikut. "
" gue juga ikut " sahut Hendra
" tapi gratis kan? " tanya Bella seperti takut rugi
" ya jelas gratis lah kan kantor yang ngadain acara. karyawan kantor pusat juga ikut "
" wah.. berarti gue jangan sampai gak ikut " ucap Bella senang
" dah gue mau ke ruangan Revan dulu "
Sintya langsung ke ruangan Revan saat hendak masuk ke ruangan nya dia berpapasan dengan dini. biasa nya mereka selalu sama sama kesal kalo ketemu namun kalo ini dini malah tersenyum pada Sintya
" hhmm tumben dini senyum sama gue! ada angin apa " ucap Sintya dalam hati
tok...tok...tok .. Sintya mengetuk pintu ruangan Revan
" apa kamu lagi sibuk tuan" ucap Sintya manis kepada Revan
" kalo buat kamu nona aku tidak akan sibuk waktu aku selalu ada buat kamu" jawab Revan yang juga tidak kalah manis .
" beb besok berapa bis "
" hhmm kaya nya 5 atau 6 bis "
" hhmm kita berangkat nya ikut bis juga ya?''
" kenapa lebih enak naik mobil sendiri"
" nggak naik bis lebih seru kan orang nya banyak . mau ya beb plise " pinta Sintya
" hhmm... "
" kamu gak keberatan kan...gak papa sekali sekali kamu gabung dengan yang lain nya"
" iya gak " ucap Revan gugup .
bagaimana gak gugup Revan paling gak bisa naik bis kalo dia naik bis pasti akan mabuk perjalanan . namun dia tidak ingin Sintya tau .
" semoga esok kuat " ucap Revan dalam hati
" oh ya Beb.. aku ajak intan juga ya "
" iya boleh "
" ya udah aku mau keruangan aku "
" iya sayang aku juga mau jemput Aldo " ucap Revan dengan mencium kening Sintya
setelah sintya keluar dari ruangan nya Revan langsung mengambil ponsel di saku celana nya
Tut...Tut..Tut..telpon berhubung. Revan memanggil Heri
__ADS_1
"hallo "
Lo dimana ? " tanya Revan
" di kantor! ada apa?"
" enggak besok Lo harus ikut ke pantai Kita adakan acara di sana selama dua hari "
" hhmm terus?"
" Lo harus bawa mobil kantor.. buat jaga jaga siapa tau ada yang mabuk naik bis "
" siapa yang mabuk naik bis?" tanya Heri
" udah gak usah banyak tanya sahut Revan " sahut Revan dengan suara geram
" ada dini gak "
" gak ada " telepon langsung di matikan Revan
Sintya langsung menelpon intan
" hallo " ucap Sintya
" iya kenapa sin"
" Lo lagi di mana? "
" di rumah nih kenapa"
" Lo gak sakit kan? "
" enggak gue cuman lagi males kemana mana! memang nya ada apa?"
" besok Lo ikut ke pantai ya!"
" sama gue dan karyawan kantor "
" tapi gue kan bukan karyawan kantor "
" iya tapi Lo sahabat gue.. pokok nya Lo harus ikut kalo gak gue marah sama Lo gue gak mau anggap Lo sahabat gue "ucap Sintya
" hhm ya udah iya tapi Lo harus siapin cemilan yang banyak buat gue soal nya gue harus ada cemilan kalo perjalanan jauh "
" ok pasti gue beliin tenang aja "
" tapi jam berapa besok?"
" jam 10 Lo ke rumah "
" oke dah.. "
Revan menghampiri Sintya yang sedang sibuk telepon inyan
" siapa?" tanya revan penuh curiga
" intan " sahut Sintya datar
"masa"
" kamu gak percaya dengan aku "
" enggak cuman nanya aja " ucap Revan dengan muka Jail nya " ya udah aku mau jemput Aldo "
" sekalian beli cemilan buat besok "
" nanti sore atau.malam aja dengan kamu soal nya aku mau cepat kerjaan ku masih ada"
__ADS_1
" hhm ya udah . hati hati di jalan"
" iya sayang" ucap Revan sambil mengelus pipi Sintya membuat para karyawan di situ ngiri apa lagi Hendra
" dini " panggil Sintya saat dini lewat
" ada apa" jawab dini datar
" kamu esok ikut juga kan "
" gak tau liat aja entar" sahut dini sambil meninggalkan Sintya
" hhm dasar jadi orang gak bisa banget di baikin " ucap sitnya pelan
------🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷----
jam sudah menunjukkan pukul 05.00 sore Revan dan Sintya sudah di perjalanan menuju pulang
" beb kata nya tadi mau beli cemilan? " ucap Revan
" nanti malam aja! aku sudah.lapar pengen makan di rumah "
" baik lah" Revan pun. langsung melajukan mobil nya
sampai nya di rumah Sintya langsung masuk kedalam kamar mandi
" aku langsung mandi " teriak Sintya pada Revan yang masih memarkir mobil nya
" iya sayang "
Sintya langsung merendamkan tubuh di air dingin saat enak enak nya tiduran dan bathtub terdengar suara Revan
" sayang cepat mandi nya aku juga mau mandi"
" sebentar " sahut Sintya
entah kenapa saat itu pikiran mesum nya Revan melintas di kepala nya, tanpa berkata apa apa Revan dengan pelan membuka pintu kamar mandi terlihat istri nya yang sedang memejamkan mata nya seperti menikmati air dingin itu . Revan langsung masuk kedalam bathtub membuat Sintya kaget .
" aagrrh " teriak Sintya
" kenapa " tanya Revan seperti orang tidak bersalah
" kamu ngapain di sini kan udah aku bilang tunggu "
" badan aku sudah lengket maka nya aku langsung masuk"
" tapi aku gak pakai apa apa" sahut Sintya geram dengan tingkah Revan
" yah gak papa aku sudah biasa juga liat kamu gak pakai apa apa " ucap Revan langsung membuat sintya kesal
saat sintya ingin memanyunkan bibirnya karena kesal Revan langsung merampas bibir mungil itu, *** dengan mesra terasa bibir itu begitu lembut dan manis. cukup lama dia beraksi di bibir nya tidak membuat Revan berakhir malah Revan semakin menjadi meninggalkan bekas merah di leher nya dan di bagian tubuh Sintya lainnya .
sintya yang di buat nya pasrah tidak berdaya cuman bisa menikmati permainan itu. permainan itu membuat Revan benar benar puas . setelah selesai mereka berpelukkan sama sama menarik napas panjang karena kelelahan dan kenikmatan yang tidak bisa di jelas kan.
" udah aku capek " ucap Sintya dengan suara napas yang belum teratur
Revan hanya terdiam menatap istri nya . "aku mandi dulu" ucap Revan yang beranjak dari pelukan sintya
" iya" sahut Sintya
setelah mereka selesai mandi Sintya langsung ke dapur untuk menyiapkan makan malam nya .
" bi hari ini masak apa?" tanya Sintya
" ini non" ucap bi inah menunjukkan masakkan nya
" ya udah biar saya yang siapkan nya. nanti bi inah bareng aja makan nya "
__ADS_1
---------------BERSAMBUNG------------