Jodohku Seorang Duda

Jodohku Seorang Duda
47


__ADS_3

di kantor sintya lagi menunggu telepon atau pesan dari Revan


" kamu lagi apa? " pesan nya di kirim Sintya kepada Revan namun tidak ada balasan nya


" lagi sibuk ya? sibuk apa? dengan siapa? " di kirim Sintya lagi kepada Revan namun tetap gak ada balasan


" hhmm mungkin dia lagi.sibuk " ucap Sintya kembali melanjutkan pekerjaannya. tak berapa lama ponsel Sintya berbunyi pertanda pesan masuk. Sintya langsung membuka pesan dari siapa l! namun pesan masuk itu dari intan bukan dari Revan


" sin Lo pulang duluan aja! gue hari ini ada urusan jadi pulang telat " pesan dari intan


" tapi Lo tetap pulang ke rumah gue kan?"


" iya" balasan singkat intan


Sintya merasa hari ini memang benar benar aneh yang pertama revan gak ada kabar kedua intan yang tiba tiba sifat nya jadi dingin


Revan dan rekan rekan nya makan siang


" dini mana ?" tanya Heri


" ehem ehem Heri mulai perhatian dengan dini! baru ini gue liat Lo baik sama cewe"


" enggak kok kan dia cuman belum makan juga dari pagi " ucap Heri membela diri


" hati hati Lo yang di makan nya " sahut Revan sambil tertawa


selesai makan mereka semua langsung kembali kerja


" sebentar gue panggil dini dulu " ucap Heri


" ok yang cepat " ucap raga


tok..tok...tok. Heri mengetuk pintu kamar nya karena pintu kamar nya terkunci dari dalam


" ada apa" tanya dini


" kenapa harus nanya! kan ini kamar gue juga, kamar bersama memang nya kalo kesini harus ada alasan? "


dini langsung membuka pintu lebar


" kamu kenapa gak makan? "


" gak kenapa kenapa! " sahut dini datar " kenapa sih Lo mau tau urusan gue terus "


" oh maaf! sekarang Revan sudah menunggu di deoan, Lo jangan lama nanti dia marah lagi "


" tunggu bareng gue" ucap dini memberhentikan langkah nya Heri


Heri yang mendengar kata kata nya dini langsung berhenti menunggu dini. dini saat ini menggunakan baju yang sopan memakai celana panjang kain berwarna hitam . Heri yang melihat nya langsung tersenyum


" apa Lo senyam senyum liat gue" ucap dini galak melewati Heri


" dasar cewe aneh.. tadi minta di tunggu udah di tunggu malah main tinggal aja! marah marah gak jelas lagi " ucap Heri kesal


mereka sedang berada di di luar memantau para karyawan disitu kerja .

__ADS_1


" panas ya? tanya Heri kepada dini .


memang saat itu matahari bernyala dengan terang terang nya


" udah tau nanya " sahut dini


" eh Lo jadi cewe bisa gak kalo di tanya baik baik itu jawab nya juga baik baik. gak usah pakai nyolong hati hati struk kalo marah marah Mulu "ucap Heri geram


" eh Lo harus ingat urusan kita belum selesai"


" urusan apa?"


" ya urusan tadi pagi Lo harus minta maaf sama gue"


" kok jadi gue yang harus minta maaf? kan Lo yang salah Lo yang datang ke kasur gue "


" tapi Lo juga cari kesempatan! pokonya Lo yang minta maaf"


" ogah bukan gue yang salah. syukur syukur gue tolong Lo coba kalo gak mungkin Lo udah di hutan ! dasar gak tau terima kasih " ucap Heri meninggalkan dini


" woy.. kerja ..... jangan marah marah Mulu"


teriak raga yang lumayan jauh dari mereka


" dasar cewe gila" ucap Heri yang sudah habis kesabaran nya menghadapi dini


raga yang mendengar perkataan Heri langsung tertawa lepas..


" jangan terlalu membenci dia bro, kalo nanti nanti nya Lo jatuh cinta sama dia" ucap raga sambil tertawa


" ogah gue punya pacar kaya gitu "


Heri langsung menjauh meninggal kan raga. " pokok nya gue gak kau jatuh cinta sama cewe seperti itu" ucap Heri dalam hati


------🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷-------


jam sudah menunjukkan pukul 07.00 Revan saat ini baru mencek ponsel nya dari pagi sampai siang dia begitu sibuk . saat di cek nya ponsel nya ternyata banyak pesan dan telpon gak terjawab dari Sintya. Revan langsung segera menghubungi Sintya


Tut...Tut .tut... cukup lama ponsel itu terhubung namun tak ada jawaban. Revan terus menghubungi nya . dan akhirnya di jawab


" hallo" ucap Sintya dengan suara serak bangun tidur


" kamhu kenapa beb? kenapa suara kamu kaya gitu kamu sakit ? "


" aku baru bangun tidur "


" kamu tidur? "


" iya ketiduran tadi "


" aku kangen kamu beb! aku minta maaf ya seharian gak ada hubungi kamu "


" kamu kapan balik ?"


" mungkin dua hari lagi beb, kamu jangan marah ya di sini emang benar benar sibuk aku ini aja raga harus bikin laporan" ucap Revan untuk meyakinkan Sintya

__ADS_1


" iya aku percaya"


" cewe imuet itu mana" tanya raga


"siapa? intan? "


" iya.. kaya nya gue kepincut dengan cewe imuet itu"


'' iya beb intan nya mana kok gak keliatan"


" intan belum pulang kaya nya dia lagi banyak masalah "


" kenapa? jadi kamu sendiri? "


" iya ! aku gak tau aku belum nanya ke intan dia lagi ada masalah apa, udah dulu ya aku mau mandi "


"iya sayang love you eemmuah aku sayang kamu kamu jangan nakal"


" iya sayang "


ponsel pun terputua


tok ..tok..tok.. terdengar suara ketukan pintu


' coba Lo buka" perintah Revan ke raga


" ini enak nya jadi bos, seenak nya memerintah" ucap raga kesal


raga membuka pintu ternyata yang datang Heri


" gue bikin laporan nya di kamar ya"


* ya " sahut Revan


"eh Lo bawa apaan? " tanya raga sambil meraih bungkusan hitam kecil


" nasi goreng! sini kembalikan kalo mau beri di depan tuh, dah gue mau ke kamar ya"


" eh Van menurut gue Heri naksir deh dengan dini"


" gak usah urusin orang urus kerjaan lo aja kalo selesai selesai juga kita pulang "


" gue mah santai aja biar satu Minggu di sini juga gak papa gue senang di sini tenan, dan sejuk "


" iya Lo gak masalah karena gak ada yang cariin Lo, kalo gue mah istri gue udah menunggu, maka nya lo cepat cepat nikah "


Heri mengetuk pintu kamar nya langsung di buka dini. dini kelihatan nya masih kesal dengan Heri


" nih Lo makan " ucap Heri mengasih bungkusan nasi nya itu kepada dini


" kenapa Lo baik banget sama gue? apa Lo ingin berencana sesuatu? ";


" emang kalo orang baik harus ada mau nya? lo makan aja gak usah nanya kenapa gue baik, dan Lo jangan khawatir gue gak akan macam macam lagi dengan Lo, oke gue ngalah gue yang minta maaf .


" makasih ya, tapi Lo gak naksir gue kan? "

__ADS_1


Heri hanya tersenyum tipis dan membuka leptop nya


( apakah heri suka dengan dini?)


__ADS_2