Jodohku Seorang Duda

Jodohku Seorang Duda
164


__ADS_3

"pak tolong jemput ibu Wati di bandara, ini nomor kontaknya nanti kalo sampai sana kamu bisa telpon dia" Revan menyuruh supir untuk menjemput Wati


"baik pak" dengan segera supir itu langsung berangkat ke bandara, lumayan jauh sekitar 2 jam perjalanan dari pabrik ke bandara


lain hal.nya dengan Deni


selsai dia pemotretan dia berencana untuk pergi kerumah Dewi


"gue duluan ya" ucap Deni kepada teman nya


"kemana loe jadi pulang cepat?" tanya temannya


"mau ada urusan" jawab Deni


"oh yaudah hati-hati di jalan "


"oke bro"


Deni pun langsung melajukan mobilnya ke arah jalan rumah dewi, sebelum ke rumahnya Deni menyempatkan mencari beberapa makanan dan cemilan untuk di bawa kerumah Dewi(calon mantu yang baik tidak perlu di minta sudah paham dan mengerti duluan hehe ;)


beberapa menit kemudian


Deni sudah sampai di depan rumahnya Dewi


"gak kerja her?" tanya Deni kepada Heri yang sedang duduk di kursi


"tidak lagi gak enak badan nih, bawa apa kok banyak banget" jawab Heri "


"ini cuman cemilan aja,Dewi mana?" tanya Deni lagi


"ada Dewi di dalam, masuk aja"


"gue masuk dulu ya" ucap Heri


Deni pun masuk ke dalam rumah nya sambil membawa jintingan plastik yang dia beli tadi


di dalam rumah terlihat seperti.tidak ada orang di rumah jni, Deni masuk menuju dapur


"hei sedang apa kamu?" tanya Deni kepada dewi yang sedang memasak


"ih kamu bikin kaget aku aja" ucap Deni


"kamu masak apa kok wangi banget"


"aku lagi masak nasi goreng kamu sudah makan belum?"


"wangi banget" ucap Deni yang berdiri di belakang Dewi melingkarkan tangannya dan mencium sedikit leher Dewi yang wangi


"ih kamu jangan seperti itu nanti kelihatan ibu atau kakak aku gak enak" ucap Deni melepaskan tangan Deni yang melingkar di pinggul nya


" hhhmmm" deni.menarik napas panjang sambil menghirup aroma wangi badan Dewi


"kamu sudah makan belum?"


"belum"


"kebetulan aku masak banyak nih" jawab Dewi


"tapi aku juga sudah beli banyak makanan" ucap Deni sambil cemberut


"ya udah kita makan bareng"


" ibu mana?" tanya Deni


"ibu lagi tidur, dia gak enak badan juga mungkin ketularan kakak yang sedang demam dan flu"


"duh pas banget" ucap Deni memasang muka licik nya

__ADS_1


"pas Apa?" tanya Dewi


"nanti kamu jadi istri aku terus kamu masak kaya gini aku akan terlalu temanin kamu"


"terus kamu gak kerja lagi, kamu cuman temenin aku aja gitu?"


"enggak aku kerja kok tapi kan kalo lagi aku bisa temanin kamu sayang" lagi lagi Deni mencium gemas pipi nya Dewi


"aku mau nanya boleh?" tanya dewi


"boleh dong sayang" jawab Deni


"kamu gak bosan ya hampir tiap hari ke sini ?"


"enggak tuh malah aku senang banget kalo tiap hari bisa ketemu kamu"


"hhhmm, udah sana keluar kita makan " tiba-tiba Dewi melingkarkan tangan nya leher Deni


dengan gemas nya Deni menyentuh hidung Dewi dengan hidung nya


"ehenm" terdengar suara dari luar ,


"jangan seperti itu masih belum mukhrim " Hery menegur adik nya yang bermesraan tidak kenal tempat


"uups sorry terbawa suasana her" jawab Deni


"ya sudah kamu tunggu di luar " ucap Dewi


"oke" Deni pun langsung menuju meja.makan dan membongkar isi makanan yang dia beli tadi


"mau kemana her?" tanya Deni


"mau tidur ngantuk dan pusing" jawab Heri


"gak makan dulu, nih gue udah beli banyak makanan, ada sate juga nih" ucap Deni


"gak nanti aja tinggalin " Heri pun langsung melangkah ke dalam kamar


"kata nya nanti aja dia lagi pusing mau tidur"


"hhm.. sebentar ya aku mau panggil.ibu dulu"


"iya.."


Dewi pun langsung ke kamar ibu nya


"tok..tok... Bu..." panggil Dewi


"iya.."


"Bu ayo makan aku sudah masak"


"nanti saja nak ibu masih kenyang" jawab ibu nya


"aku makan dulu ya Bu"


"iya nak, bawa juga kakak kamu untuk makan"


"kakak mau tidur Bu katanya ngantuk"


"ya sudah.kamu makan sendiri ya, "


"iya Bu, Bu ada Deni di luar"


"oh ada nak Deni, salam.saja buat dia bilangin ibu lagi gak enak badan"


"iya Bu sudah aku.bilangin"

__ADS_1


"ajak mka.deni makan bareng sama kamu" ucap ibu nya


"iya Bu, aku keluar dulu ya Bu, nanti kalo.ibu perlu apa-apa panggil Dewi aja "


"iya.." sahut ibu ny


Dewi pun kembali ke meja makan


"bagaimana ibu, apa ibu tidak makan?" tanya Deni


"ibu masih kenyang, ya sudah kita aja dulu makan"


"nih aku beli sate, beli bolu dll" ucap Deni


"banyak banget kamu.belanja , gak usah boros jadi orang"


"ih siapa yang boros, kau cuman mau bikin kamu dan ibu senang" sahut Deni "sayang..!!" panggil Deni


"hhm Apa?" jawab Dewi


"kok kamu tambah cantik sih?"


"cantik apa nya? gak kok"


"iya beneran"


"terserah kamu lah, ayo makan jangan liatin aku terus" ucap dewi.malu saat di tatap Deni


"duhhh.." Deni begitu gemes dengan Dewi


"apaan sih kamu, otak nya ngeres terus, kamu tau osum gak?"


"apa osum?" tanya Deni


"otak mesum kaya kamu hahah" Dewi langsung tertawa dengan kata kata dia sendiri


", oh otak mesum kirain om om mesum hehe"


"iya kaya kamu" jawab Dewi


Dewi dan Deni sedang menikmati makanan nya sambil.mengobrol lain hal nya dengan Revan yang masih galau dan pristasi


tiba-tiba mobil berhenti di depan Revan


"mobil sedikit terbuka.turun satu kaki yang putih, mulus dan seksi, revan.hanya melirik.sedikit dia sudah tahu siapa yang datang"


"bagaimana perjalanan kamu?" tanya Revan kepada wati yang baru datang


"Alhamdulillah lancar pak" jawab Wati


Revan kembali menatap Wati dari bawah sampai atas


"apa kamu nyaman?" tanya Revan kepada wati, dia merasa risih melihat penampilan Wati yang begitu pendek dan kentat di badan nya


"nyaman? nyaman apa ya pak maksud bapak?"


"iya apa kamu nyaman dengan pakaian terlalu terbuka.seperti itu?" tanya Revan lagi


"iya saya nyaman kok pak" jawab Wati


"kalo bisa kamu harus sesuaikan pakaian kamu, kita sekarang ini lagi bukan di Jakarta, kita di kampung orang jadi saya minta kamu tidak mengumbar keseksian tubuh kamu, saya tidak ingin ambil resiko kalo sampai terjadi apa-apa sama kamu" ucap Revan


" baik pak, saya minta maaf saya sudah terbiasa dengan pakaian ini, tapi nanti saya akan coba merubah nya"


"oke bagus "jawab Revan


hai guys aku juga ada loh bikin novel terbaru yang gak kalah seru nya dengan novel ini, novel terbaru aku yang berjudul "the effeck " menceritakan seorang gadis miskin, gendut yang selalu saja di bully oleh teman temannya dan semenjak kecil juga tidak ada yang mau berteman dengan nya karena dia begitu gendut, hidup nya semakin tidak karuan semenjak kenal dengan kakak tingkatnya di kampus dan lain lagi dengan citra yang harus menghadapi permasalahan dengan keluarga nya karena dia mencintai kakak nya sendiri... " penasaran dengan ceritanya kalian bisa buka profil saya

__ADS_1


novel yang sangat terbaru juga ada judulnya "Korean full off love"


Korean full of love menceritakan seorang gadis yang hanya hidup sebatang kara dimana orang tua nya sudah lama meninggal dunia semenjak dia berusia 10 tahun, dulu dia bekerja sebagai karyawan cafe namun semenjak masa pandemi beberapa tahun yang lalu cafe tempat dia berkerja mengalami kebangkrutan hebat yang menyebabkan semua karyawan nya di pecat, sudah hampir 4 tahun dia sudah tidak mempunyai pekerjaan tetap sampai dia dijuluki dengan Tante nya sebagai pengangguran sukses, karena prustasi kelamaan tidak bekerja dia pun memutuskan untuk melamar bekerja menjadi tkw di Korea dengan hanya bermodal tekat yang kuat, semenjak jadi TKW nasib berpihak dengan nya, dia memiliki majikan seorang artis yang sangat terkenal di Korea bahkan di seluruh dunia mengenali artis itu.. penasaran dengan cerita nya kalian bisa buka profil saya"


__ADS_2