Jodohku Seorang Duda

Jodohku Seorang Duda
35


__ADS_3

" saya juga tidak tau Bu ada hubungan apa dia sama pak revan, kalo dia tanya dia selalu tidak menjawab ! apakah Sintya selingkuh nya pak Revan? " ucap dini


" baik kalo begitu panggil dia keruangan saya" baik Bu


dini pun langsung beranjak pergi meninggalkan ibu indah dan langsung mencari Sintya


" Sintya mana " tanya dini kepada Bella


" tidak tau " ucap Bella cuek


dini pun langsung ke ruangan nya pak Revan


tok..tok..tok... terdengar suara ketukan pintu


" siapa " tanya Sintya dengan mengangkat alis nya


Revan hanya mengangkat bahu nya " kamu makan aja gak usah khawatir " ucap Revan


tok..tok .tok. pintu itu kembali di ketuk


" masuk.." teriak Revan dari dalam


dini langsung membuka pintu nya dan saat dini membuka pintu nya dia sangat kaget melihat Sintya yang enak enak nya duduk di sofa sambil menikmati makanan nya


" ada apa? " tanya Revan dingin


" maaf pak saya kesini cuman mau bilang kalo Sintya di panggil ibu indah "


Sintya langsung terkejut " hhm gue" ucap Sintya terhenti dari makan nya dan menatap ke dini


" iya ibu indah menunggu kamu sekarang"


" silahkan kamu keluar " pinta Revan kepada dini


dini pun. langsung keluar " hhm. lagak nya kaya nyonya besar makan di ruangan bos, dasar cewe murahan mau mau nya jadi selingkuhan" ucap dini dalam hati


" kenapa ya beb ibu indah manggil aku" ucap Sintya cemas


"kamu gak usah takut beb kan ada aku, kamu habisin makan kamu aja dulu,"


" tapi beb nanti kelamaan ibu indah menunggu "


" Beby kamu gak yakin sama suami ku, gak mau turutin kata suami kamu lagi" ucap Revan menatap nya tajam "


" ya udah iya " ucap Sintya sambil meneruskan makan nya


makanan Sintya pun sudah habis


" aku menemui ibu indah ya " ucap sintya


" iya " ucap Revan sambil mengelus kepala Sintya

__ADS_1


Sintya pun berjalan keluar untuk menuju ruangan ibu indah namun saat keluar dari ruangan revan Sintya berpapasan dengan Hendra


" sin Lo ngafain ruangan pak Revan ? " tanya Hendra kepo " terus Lo tumben gak pakai baju kantor "


" gue nanti aja ya jelasin nya gue mau buru-buru ke ruangan ibu indah nih " ucap Sintya


" sin nanti sore pulang sama gue ya" teriak Hendra


Sintya tidak meng iyakan ucapan Hendra dia terus saja berjalan dengan gugup nya . pikiran nya bertanya tanya kenapa dia di panggil


sampai nya di ruangan ibu indah dia menArik napas panjang "hhmm bismillah" ucap Sintya pelan


tok ...tok..tok.. sintya mengetuk pintu ibu indah


" masuk " terdengar tegas suara ibu indah


" maaf ibu memanggil saya" ucap Sintya menunduk


"silahkan duduk" ucap ibu indah yang begitu seram " kemana baju kantor kamu? apa kamu lupa peraturan di kantor ini? dan kemana kamu selama ini tidak masuk kerja ? "


pertanyaan ibu indah membuat Sintya bingung harus menjawab yang mana dulu


" kenapa kamu diam " bentaj ibu indah


" maaf sebelum nya Bu , saya tidak masuk beberapa hari karna saya sakit" ucap Sintya gugup


" kenapa kamu tidak memberitahu atau memberi kabar, apa kamu sudah bosan berkerja di kantor ini kalo kamu bosan saya bisa hari ini juga keluar kan surat pengunduran diri kamu, saya malu harus nutupin kelakuan kamu kepada pak Revan "


Sintya sangat kaget mendengar kan ucapan ibu indah dia bingung harus bagaimana


sintya mengangguk " iya saya tau"


" kalo kamu tahu kenapa kamu terus mendekati pak Revan seharusnya kamu malu kamu gadis cantik jangan sampai jadi orang ketiga di rumah tangga pak Revan "


Sintya yang mendengar ucapan ibu indah membuat nya menangis


" saya malu kalo ada karyawan saya seperti itu, lebih baik secepat nya saja kamu bikin surat pengunduran diri " ucap ibu indah yang begitu seram " silahkan kamu keluar dan pikirkan baik baik ucapan saya "


Sintya pun langsung masuk ke ruangan Revan dengan tangis nya


hiks..hiks..hiks..


" Beby kamu kenapa? siapa yang buat kamu nangis " tanya Revan sambil memeluk erat istri nya


" aku di pecat dan semua orang menganggap aku jadi selingkuhan kamu "


" siapa yang bilang" tanya Revan tegas


" ibu indah "


Revan langsung berdiri ingin berjalan keluar

__ADS_1


" beb jangan" ucap Sintya


" tapi beb aku harus jelas semua nya. "


" aku gak mau kamu pasti marah "


" tidak kamu tenang saja"


Revan pun langsung mengambil ponsel nya Dan di telpon nya dini


" hallo beri tahu semua staff dan karyawan saya mengadakan rapat penting sekarang" ucap revan lalu langsung mematikan ponsel nya


" rapat apa ya? perasaan hari ini gak ada yang perlu di bahas " ucap dini bingung


dini pun langsung Masuk keruangan Bu inda


" permisi Bu tadi pak revan bilang kalo sekarang pak Revan mengadakan rapat penting " ucap dini


" rapat tentang apa ? " tanya ibu indah lagi


" saya juga kurang tahu Bu, saya permisi ingin menyampaikan kepada semua karyawan "


" baik lah "


dini sudah memberi tahu kepada sekutu staff dan karyawan di kantor itu, semua karyawan dan juga ibu indah sudah berada dalam ruangan rapat, cukup lama mereka menunggu kedatangan presdir nya itu, mereka terus bertanya tanya


akhirnya Revan pun memasuki ruangan dengan membawa tas laptop nya. yang juga di iringi. Sintya dari belakang membuat karyawan bingung dengan Sintya


" sin sini..." teriak intan dan Hendra


Revan yang mendengar nya langsung menoleh siapa yang memanggil istri nya


Sintya pun duduk di sebelah nya Bella


" Lo kenapa? kelihatan nya seperti menangis " tanya Bella namun pertanyaan Bella tidak di jawab Sintya


" ok selamat siang semua nya, sebelum nya saya minta maaf mengadakan pertemuan mendadak hari ini, sebelum nya apa ada yang bertanya? "


" tidak ada pak langsung mulai aja" ucap salah satu karyawan di situ


Revan pun langsung menghidupkan laptop nya yang sudah tersambung di LCD, di putar nya sebuah Vidio


" Vidio ..!" ucap para karyawan " mereka tambah bingung "


ya Revan memutar Vidio nikah dan resepsi nya di sana terlihat Revan dan anak nya dan yang tambah membuat orang di dalam ruangan itu kaget di dalam Vidio itu ada Sintya yang memakai gaun pengantin yang sama warna dengan pak Revan .


" sin itu Lo kan" tanya Bella langsung


Hendra tak berkedip melihat kenyataan itu


Sintya hanya menundukkan tidak menjawab apa apa

__ADS_1


cukup lama Vidio pernikahan itu di putar.


----------BERSAMBUNG-------


__ADS_2