Jodohku Seorang Duda

Jodohku Seorang Duda
138


__ADS_3

raga menelpon Sintya


"hallo" terdengar suara Sintya dari telpon


" sin gue boleh nanya sesuatu?"


" boleh ada apa?"


" darah Lo apa sin? di rumah sakit kehabisan darah ab sedangkan intan harus memerlukan banyak darah"


" aduh darah gue b gimana ya? tapi kalo gak salah Revan atau Abang the darah nya ab deh" ucap Sintya


" gue boleh minta tolong gak tanyai mereka "


"iya nanti gue telpon ya"


"iya makasih dulu sebelum nya sin"


" udah Lo sabar aja ya gue pasti bantu Lo dan intan"


raga pun mematikan ponsel nya dan Sintya dengan segera menelpon Revan yang masih berada di Kalimantan.


Tut..Tut...Tut...


_ hallo sayang" Revan mengangkat telpon nya


" hallo, sayang darah kamu apa?"


" dasar aku ab memang nya kenapa"


" nah kebetulan banget, kamu pulang hari ini ya ku mohon"


" tapi ada apa dulu, kenapa ?"


" intan lagi memerlukan banyak darah dan di rumah sakit lagi kehabisan darah sayang"


" hhhmm hhuuuh" Revan menarik napas nya " aku pikir ada apa, ya sudah aku hari balik ke Jakarta"


" beneran sayang?"


" iya.. aku juga udah kangen banget sama kamu dan Dira" keadaan genting begini masih sempat sempat nya Revan merayu Sintya

__ADS_1


" aku juga kangen kamu" balas Sintya yang dimana dia juga sangat kangen dengan Revan


" iya sayang.. ya udah telpon nya aku matii ya aku mau siap siap"


" iya.." Sintya pun langsung mematikan telpon nya


"kita hari ini balik ke Jakarta jadi tolong siapin dan pesankan tiket untuk dua orang dan kalo bisa waktu nya secepatnya ya" perintah Revan kepada sekertaris nya


" ada apa?" tanya Heri heran kepada Revan yang tiba tiba mendadak balik ke Jakarta


" istri nya raga kritis dan dia lagi memerlukan banyak darah ab dan kebetulan darah gue juga ab"


" darah gue juga ab, gue juga berkenan mendonorkan darah gue"


" bagus kalo begitu.. siapkan semua barang barang Lo, secepatnya kita berangkat ke bandara"


"oke" Heri pun langsung kembali ke kamarnya untuk berkemas kemas barang nya.


beberapa menit kemudian Revan dan Heri sudah siap dengan koper nya untuk menuju bandara.


" pak tiket nya sudah saya pesan kan dan keberangkatan nya 1 setengah jam lagi"


" baik terima kasih"


" hallo pak tolong jemput saya di bandara sekitar 2 jam lagi" ucap Revan dengan berwibawa menelpon Supir nya yang ada di jakarta.


"huh kapan gue jadi bos ya" ucap Heri yang berdiri di belakang Revan


" kenapa low?" tanya Revan. heran dengan ucapan Heri


" enggak gue ngiri aja sama lo apa apa tinggal perintah aja, yah enak banget jadi bos"


" bukannya Lo juga bos?"


" bos..?" tanya Heri dengan mata melotot yang hampir mau keluar


" iya Lo kan asisten gue itu arti nya Lo juga bos dong Lo juga bisa seenak Lo erintah bawahan Lo"


" oh iya ya kok gue lupa ya"


Revan hanya tersenyum melihat Heri seperti orang aneh yang lagi garuk garuk kepala karena malu dengan ucapan dia sendiri.

__ADS_1


saat mereka asik ngobrol tiba tiba ada dua cewe yang berdiri tepat di depan mereka dan cewe itu terus terusan menatap kearah Heri dan revan.


" kenapa tuh cewe?" tanya Heri


" mana gue tau, Lo yang dari tadi memperhatikan malah nanya gue" memang Revan asik memainkan ponsel nya sambil chat dengan istri nya


tiba tiba cewe itu menghampiri Revan dan Heri


" hey.." sapa kedua cewe itu


" hallo " saa Heri kembali dengan senyum tipis sedangkan Revan tetap cuek sambil memainkan ponsel nya.


" mau kemana?" tanya salah satu cewe itu


" mau pulang" sahut Heri


" pulang kemana?"


" Jakarta"


" oh mereka orang jakarta, kaya nya bukan orang biasa apa lagi yang memainkan ponsel itu, ganteng banget lagi tapi sombong" bisik cewe cewe itu


" boleh kenala gak" cewe itu menyodorkan tangan nya kepada Heri


"hah kenalan?" tanya Heri kebingungan dengan kedua cewe ini


" iya.. nama gue zeze dan gue salsa" ucap cewe itu memperkenalkan nama nya


" hmm gue heri"


" terus.cowo cuek itu siapa?" tunjuk zeze


Heri pun langsung mengsenggol tangan nya Revan


" apa ?" tanya Revan


" tuh mereka ngajakin kenalan "


" oh gue revan dan Lo kalo mau kenalan sama dia aja gue udah punya istri"


" ih gue juga udah punya cewe " sahut Heri

__ADS_1


" ih kenalan aja sombong banget" ucap salsa dan mereka pun langsung pergi


__ADS_2