
ke esok kan hari nya
Revan terbangun dari tidur nya di lihat nya matahari sudah mulai masuk ke dalam kamar jam sudah menunjukkan pukul 06.00 pagi dia langsung beranjak dari tempat tidur nya dan langsung masuk ke dalam kamar mandi.
tidak terlalu lama Revan di makar mandi di pun keluar dengan menggunakan handuk yang terlilit di pinggang. di lihay nya seorang gadis cantik itu asih tertidur lelap dengan mimpi indah nya " cup Revan mencium kening dan bibir nya sekilas"
setelah selesai berbaju Revan langsung menuju ke dapur
Sintya yang di dalam kamar terbangun karena di Merasa sudah tidak ada siapa siapa di samping nya, dia pun membuka mata nya dan duduk di tepi kasur.
" beb kamu dimana" ucap Sintya namun tak ada sahutan.
di buka nya pintu kamar mandi juga gak ada orang" apa dia sudah berangkat kerja, tapi kok gak bangunin. aku kebiasaan " ucap Sintya kesal
Sintya keluar dari kamar dan menuruni anak tangga ternyata terlihat Revan yang lagi sibuk di dapur.
" beb kamu lagi apa" ucap Sintya
" morning baby udah bangun, aku lagi bakar roti buat sarapan "
" kok pagi banget kamu sudah rapi"
" oh ya kamu mandi ya, aku pagi ini ada metting penting di kantor pusat jadi kita berangkat harus pagi" ucap revan
" kamu berangkat duluan aja kalo kamu sibuk biar nanti aku naik ojek online"
" oh gak bisa pokok nya kamu harus berangkat sama aku lagian aku juga mau ngambil berkas di kantor, ya udah cepat mandi terus sarapan"
Sintya pun langsung menaiki anak tangga dan langsung masuk ke dalam kamar mandi
(----)
" sudah selesai beb mandi nya" ucap Revan dari meja makan
Sintya pun langsung turun ke bawah menuju meja makan
" sarapan dulu ya Beb, nih roti dan susu nya" ucap Revan yang begitu perhatian dengan Sintya
" makasih suami ku" ucap sintya tersenyum lebar
" oh ya Beb.. aku hari ini banyak pekerjaan kayak nya gak bisa temanin kamu makan siang, gak papa ya"
" iya gak papa aku makan sama teman di kantor aja"
" tapiii..jangan sama hendra"
" oke"
mereka sudah selesai makan dan langsung masuk mobil dan pergi ke kantor, Revan menjalan kan mobil nya cukup cepat memang mungkin dia sudah terlambat, karna dia ada metting penting pagi ini
sampai di gerbang kantor
" sudah aku turun di sini aja"
" biar di depan sana aku sekalian ambil berkas " ucap Revan
mobil pun berhenti di depan kantor Revan membukakan pintu mobil untuk Sintya membuat para karyawan menatap bertanya tanya.
Revan masuk ke dalam kantor dan Sintya berjalan di belakang Revan
semua karyawan sana terheran dan bertanya tanya
" jangan ada yang bertanya pada Sintya kalo mau bertanya langsung bertanya sama saya" ucap Revan dingin tidak senyum
( mana ada yang berani bertanya langsung pada Revan )
__ADS_1
Sintya cuman menarik napas panjang melihat tingkah dingin suami nya terhadap orang lain
"sin" ucap Bella
" hhmm ada apa"
" Lo.." ucapan Bella terputus karena ada Revan yang lewat dan memperhatikan nya
" kenapa " tanya Sintya
" eh gak jadi" ucap Bella yang langsung kembali ke tempat kerja nya
dini menghampiri Sintya
" eh lo sebenarnya ada hubungan apa sama pak Revan"
" kan sudah di bilang sama pak Revan kalo mau nanya nanya langsung ke pak Revan " ucap Sintya sambil menatap ke leptop
perkataan Sintya membuat dini geram dan langsung pergi
---🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷---
waktu sudah jam 10.30 Revan langsung bergegas untuk menjemput Aldo
" papah" teriak Aldo
" hallo sayang apa kabar" Revan menanyakan kabar Aldo karna sudah beberapa hari ini Aldo di jemput pak Heru atau supir.
" baik pah, papah sendiri aja"
" iya, yuk kita masuk"
Revan pun menjalankan mobil nya dengan kecepatan standar
" oh ya sayang kita mampir ke showroom dulu ya"
sampai nya di showroom mobil Revan langsung menemui karyawan di sana dan memilih mobil sport yang terbaru
" buat siapa pah, buat mami ya" tanya Aldo
" iya sayang"
tidak perlu lama lama Revan di showroom karna manager nya sudah kenal betul dengan Revan
" sayang kita makan siang yu "
" ahhm Aldo pengen makanan Jepang "
" baik lah "Revan langsung memutar setiran mobil nya
sampai nya di restoran
" mba.. "
" mau pesan apa tuan"
" Aldo pengen ramen "
" ramen dua shusi satu minum nya es jeruk dan jus melon" ucap Revan
" baik tuan tunggu sebentar"
" pah mami gak makan sama kita" tanya Aldo
" tidak sayang tadi papah dari kantor pusat langsung jemput kamu "
__ADS_1
" coba telpon mami pah"
" baik lah" Tut..Tut..Tut..
terdengar suara telepon berdering
di lain tempat saat itu Sintya juga lagi mau makan bersama Bella
" sin telpon Lo getar tuh" ucap Bella
Sintya pun mengambil nya dan di lihat di ponsel nya kalo Revan yang nelpon
" hallo " ucap Sintya
" lagi dimana beb"
" lagi mau makan, kamu di mana "
" aku juga lagi mau makan bersama Aldo "
" sini pah Aldo yang bicara" ucap Aldo
" hallo mi Aldo lagi pengen makan ramen, mi nanti kalo papah sibuk kerja mami ya yang jemput Aldo"
" hah oh iya" Sintya bingung dengan ucapan Aldo kenapa Aldo bilang kaya gitu
" ya udah mi Aldo mau makan" telpon pun terputus
" siapa sin yang nelpon, kaya nya serius amat pacar Lo ya" ucap Bella
" enggak cuman keluarga"
" ohh.. oh ya sin gue nanya boleh gak"
" boleh mau nanya apa" ucap Bella sambil makan
" hhmm sebenarnya Lo ada hubungan apa sih sama pak Revan kaya nya dekat banget, dan pak Revan juga kaya perhatian banget ama Lo"
pertanyaan Bella membuat Sintya tersedak
" eh kenapa sin, pelan pelan dong"
.
" eh gak papa "
" Lo belum jawab pertanyaan gue" ucap Bella
" oh itu.. gue gak ada hubungan apa apa gue rasa biasa aja gak ada yang spesial dia juga tetap dingin dengan gue, kalo masalah berangkat barang biasa gue ketemu di jalan terus dia kasih tumpangan " ucap Sintya
" serius"
" iya"
di lain tempat Revan sudah mengantar Aldo pulang dan saaylt di perjalanan ingin pulang dia melihat orang jualan Bungan mawar 🌹 dia pun langsung memberhentikan mobil nya
dipilih nya bunga yang sangat besar dan begitu indah ya lumayan mahal " dia pasti suka " ucap Revan di dalam hati
" hhm maaf mba boleh saya minta satu lembar kertas "
" oh boleh pak, ini kertas nya "
" makasih ya" Revan pun langsung masuk ke dalam mobil dan menulis sesuatu di kertas itu ....
---------------BERSAMBUNG------------
__ADS_1
selalu ikuti cerita aku ya jangan lupa like, komen dan vote nya