
" Bu aku ingin bicara sama ibu" ujar Heri kepada ibu nya
" ada apa. her?"
" tadi aku bicara dengan Deni kata nya Minggu depan Dewi sudah harus di bawa kesana"
" Minggu depan? apa tidak terlalu cepat her?"
" aku pikir juga begitu Bu! aku takut Dewi menolak tapi ibu coba bicarakan sekali lagi "
" iya nanti ibu coba bicarakan lagi "
saat Deri dan ibu nya asik bicara Dewi datang menghampiri
" Bu... apa yang ibu dan kak Heri bicarakan?" tanya Dewi
" Dewi.. kamu duduk sini ibu dan kakak kamu ingin bicara"
__ADS_1
" kenapa Bu..."
"hhmm... " Heri menarik napas panjang dan memuli pembicaraan nya " apa Deni sudah bicara sama kamu?"
" gak ada.. kenapa dengan Deni " Dewi mulai panik saat mendengar nama Deni dia takut Deni kenapa kenapa
" Minggu depan kamu harus berangkat ke Amerika untuk menjalani perawatan dan operasi di sana" ucao Heri dengan suara menahan tangis
" operasi di sana?" ucap Dewi gugup dan takut dengan segera dia meraih tangan ibu nya
" iya kamu harus di operasi, supaya kamu bisa sembuh" ucap ibu nya
" Deni udah beri jalan terbaik untuk kamu dia sayang sama kamu dia ingin kamu sembuh Dewi, dia ingin kamu menjadi istri nya dalam jangka waktu lama bukan. waktu dekat" ucap Heri
"tapi kak..."
" kamu harus di operasi kakak mau liat kamu bahagia kakak gak mau liat kamu terus terusan tersiksa " Heri terus terusan menahan tangis dia berusaha agar air mata nya tidak keluar di depan ibu dan adik nya namun ibu nya mengetahui kalo Heri juga begitu sedih melihat adik nya..
__ADS_1
" kakak juga ikut kesana?"
" tidak.. kakak harus kerja kakak harus cari uang lebih untuk kamu dan ibu di sana"
mendengar ucapan kakak nya Dewi langsung memeluk heri, Heri tak kuasa menahan tangis nya di saat Dewi memeluk nya.
" kakak sayang kamu kakak ingin kamu sembuh kakak ingin kamu jadi wanita normal dan bisa jadi ibu dari anak anak kamu, cita cita kakak ingin operasi kamu ke luar negeri tapi uang kakak tidak pernah cukup, dengan ada nya Deni ini jadi pertolongan untuk kakak" ucap Heri dengan tangis nya. ibu nya pun tak kuasa menahan tangis melihat anak sulung nya ini menangis di hadapan nya.
" kakak jangan nangis. aku gak papa kalo gak di operasi aku ikhlas menjalani hidup seperti ini kak.. aku minta maaf sudah tepotkan Kaka"
" kalo gak pernah repotkan kakak.. ini sudah tanggung jawab kakak sebagai ganti nya bapak"
" ibu minta maaf her" ucap ibu nya sambil menangis
" ibu jangan minta maaf sama aku ibu gak pernah salah. suatu saat kita pasti akan bahagia Bu, udah gak ada tangis lagi di rumah inj, ibu harus percaya sama aku"
" iya her ibu selalu percaya sama kamu, kamu memang anak yang baik dari kecil kamu udah jaga adik kamu dan kamu selalu bantu ibu jualan"
__ADS_1
plasback
menjak kecil setelah bapak nya Heri meninggal ibu nya jadi tulang punggung keluarga, ibu nya berjualan kue keliling kampung dan jualan kue di depan sekolah SD Heri selalh membantu ibu sampai sekarang di dewasa