Jodohku Seorang Duda

Jodohku Seorang Duda
44


__ADS_3

Herri masuk ke dalam kamar nya raga dengan muka kesal


" kenapa bro"


" tau tuh cewek rese banget " ucap nya kesal


" gue aja ogah ma tuh cewek, jadi cewek sok kecantikan banget "


cukup lama Heri di dalam kamar nya


tok.. tok..tok.. terdengar suara ketukan pintu dari luar


di buka Rega ternyata revan


" kita makan malam dulu ' ucap nya di depan pintu


" oke "


Revan masuk ke dalam kamar karena kaget di situ ada Heri " kenapa Lo di sini? bukan nya Lo satu kamar dengan dini !"


" tau rese banget tuh cewek! dia mau nya satu kamar dengan lo "


" hah dengan gue mau bikin istri gue marah lagi? " ucap Revan kesak


" haha ternyata bro Lo suami suami takut istri juga ya!" ucap raga tertawa


" udah suruh dia juga makan gue tunggu di depan "


Heri pun menuju kamar nya


" kita makan malam "


" dengan Lo? ogah" ucap dini angkuh


" siapa juga yang mau dengan Lo ! orang makan bareng Revan yang ngajakin, kalo Lo gak mau juga gak masalah " ucap heri sambil meninggalkan dini


Heri padahal termasuk orang yang sangat penyabar di antar Revan dan raga tapi menghadapi sikap nya dini bikin kesabaran nya habis .


" mana dini nya"


" tau bodo amat , jadi cewek gak bisa dibaikin banget " ucap heri kesal


Revan dan raga tersenyum melihat tingkah nya Heri tidak seperti biasanya sahabat satu nya ini begitu membenci cewe


" hati hati Lo bro cinta kalo habis pulang dari sini " ledek raga


" semoga Lo" ucap heri kecus


mereka pun tiba di restoran penginapan itu. Revan langsung menghubungi Sintya


" hallo sayang " ucap Revan Vidio call sintya


" hey baby, lagi dimana" Tanya Sintya manja


" aku lagi makan dengan raga dan heri "


" nenek sihir itu dimana? " tanya Sintya


" siapa? dini?.."


" gak tau tadi udah dikabarin akan makan malam , oh ya Beb kamu tau gak dia satu kamar dengan Heri "

__ADS_1


" hah beneran ? "


" iya sayang tuh lihat muka heri bete banget di buat ku kesal terus " ucap Revan dengan mengarahkan handphone nya ke wajah Heri


" hallo" sapa Heri


" yang sabar ya" ucap Sintya sambil tertawa


dini pun datang ke meja itu dengan membawa makan nya


" kok gak nunggu aku? " ucap dini dengan manja nya " aku duduk di sini ya " dini meraih kursi kosong yang di sebelah Revan namun dengan segera langsung di duduki raga


" makasih ya, tuh kursi kosong di sebelah Heri " ucap raga dengan sengaja


sitnya yang melihat tingkah nya raga membuat nya begitu tertawa. mau tidak mau dini duduk di sebelah nya Heri


Heri tersenyum lebar rasa nya ingin sekali dia mentertawakan gadis ini


" apa Lo senyum senyum" ucap dini galak


" siapa juga yang senyum dengan Lo pede amat " ucap heri


" beb kamu mau lihat tim& Jerry gak " ucap Revan dengan membalik kamera ponsel nya.


Sintya tertawa lepas


" kamu dengan. siapa beb? udah makan belum "


" aku dengan intan tuh dia yang lagi masak " ucap Sintya juga membalikkan kamera nya ke arah intan yang sedang sibuk di dapur


raga yang duduk di sebelah Revan langsung kepo dengan intan


intan orang nya memang kecil dan imuet


" temannya Sintya " ucap Revan


" kok gak pernah di kenalin ke gue"


" beb raga mau kenalan dengan intan "


" serius " tanya Sintya " tan teman nya Revan mau kenalan dengan Lo nih " ucap Sintya namun intan malah membuang muka seperti tidak tertarik pada raga namun cewek yang seperti itu yang membuat raga tambah penasaran .


" duuhhh.. jadi enek gue makan " ucap dini dengan suara keras


" gue juga enek liat Lo "sahut raga " urs yang di sebelah Lo aja dia juga jomblo " ucap raga dengan ceplas ceplos nya


" ih.. " ucap dini dengan muka kesal


" udah dulu ya Beb aku lanjut makan nya , kamu jangan gak makan nanti malam aku telpon lagi "


" iya sayang kamu jangan macam macam sama nenek sihir itu "


dini yang mendengar nya langsung kesal " eh gue rebut suami Lo "


" her jaga cewe Lo" teriak Sintya geram


Heri yang asik makan langsung kesedek mendengar Sintya bilang dini cewe Lo


" ogah gue suka sama cewe galak kaya dia " ucap heri


" siapa juga yang mau sama Lo" ucap dini sengit

__ADS_1


mereka sudah selesai makan nya


" baik silahkan kalian istirahat dan jangan lupa besok pagi pagi sekali kita metting " ucap Revan kepada rekan rekan nya itu


" aku tidur sama kamu aja ya aku gak mau tidur satu kamar dengan orang nyebelin ini" ucap dini centil dengan Revan


" bagus kalo Lo pindah kamar " ucap heri sengit meninggal kan dini


" maaf saya tidak bisa! " Revan dan Rega kembali ke kamar nya masing masing. sisa tertinggal dini yang masih duduk di meja itu


" hhmm " dengan napas panjang dini beranjak dari kursi nya.


sebelum tidur Revan menyempatkan memvidio call Sintya


" hallo sayang .." sapa nya dengan lembut " udah tidur ya?"


" belum aku baru datang kuliah " sahut Sintya


" kuliah sama siapa kamu beb"


" sama intan "


" bilangin sama intan udah mau jagain istri aku "


" ada hitungan nya woy" sahut intan bercanda .


" tenang nanti tiket liburan !" ucap Revan santai


" hah yang benar kamu beb? "


" iya nanti kalo aku gak sibuk, kita bulan madu "


" oh.. kamu lagi apa?". tanya Sintya


" mau tidur tapi kangen kamu, aku susah tidur kalo gak peluk kamu" ucap Revan gombal


" ada ada aja kamu"


" beneran beb aku kangen banget sama kamu "


" hhm iya sayang aku juga kangen sama kamu, ya udah kamu istirahat ya "


" iya love you "


" love you too"


di lain tempat, di kamar nya heri


Heri sudah mulai memejamkan mata nya terdengar suara orang membuka pintu kamar


" kenapa masih disini? kata nya mau satu kamar dengan Revan? " tanya Heri angkuh


" gak usah cerewet, gak ada hak mu buat ikutin urusan ku " sahut dini sambil beranjak masuk kamar mandi. dia berganti baju di dalam kamar mandi


" kalo tidur sama cowok itu pakai pakaian yang tidak agak tertutup" ucap heri


dini saat ini menggunakan celana yang begitu pendek dan baju kaos satu jari . yang membuat terlihat jelas tubuh nya. biar bagaimana pun Heri sabar nya kalo begini mungkin bisa bisa benar benar habis kesabaran nya


" bukan urusan Lo, kenapa Lo takut tergoda? gue gak menggoda Lo "


" siapa juga yang tergoda dengan Lo, tapi juga cuman mau bilang gue juga laki laki normal "

__ADS_1


__ADS_2