Jodohku Seorang Duda

Jodohku Seorang Duda
144


__ADS_3

" Van kamu pasti belum makan kan? kita makan dulu baru kalian pulang "


"bunda masak apa?"


" bunda masak gulai" sahut Sintya yang sedang menyiapkan piring untuk mereka makan


" gulai ayam?" tanya Revan


" gulai kambing Van, Daddy yang mau dan kebetulan sekali kalian datang jadi kita bisa makan bareng" sahut Daddy nya


" Aldo mau makan gulai?" tanya Sintya


" Aldo malah suka banget dengan gulai kambing sin" sahut bunda nya


" kok papah gak tau ya kalo anak papah bisa makan daging kambing"


" jelas dong pah" sahut Aldo


" Aldo makan mau mamah suapi?" tanya Sintya yang juga sayang banget dengan aldo


" iya mah" sahut Aldo


Aldo pun duduk di samping nya Sintya


beberapa menit kemudian mereka sudah selesai makan dan sedang ngobrol ngobrol. sejenak Revan pun diam dan memikirkan sesuatu saat dia melihat bunda nya asik main dengan putri nya


" Bun? " panggil Revan


" apa?" tanya bunda nya

__ADS_1


" kalo nindiri nginap di sini satu hari aja bunda mau gak ?"


" bunda sih senang senang aja kalo ada cucu"


" kenapa jadi nginap? kan aku gak bawa perlengkapan nindi?" tanya Sintya


" gampang kalo masalah perlengkapannya nanti kita suruh saja supir yang bawakan perlengkapan nya"


" tapi aku takut ngerepotin bunda, kata nya kamu mau ngajak Aldo pulang ke rumah kita tapi kenapa malah nindi yang di tinggal" ucap Sintya masih bertanya tanya kepada Revan


" besok kita jemput lagi kok, aku cuman mau istirahat kan perjalanan jauh"


Sintya pun langsung memanyunkan mulut nya, dia takut kalo nantinya nindi merepotkan kedua orang tua nya Revan .


" gak papan kok sin, kan ada mba juga yang bantu bunda jaga nindi, siapa tahu Revan memang capek dan pengen istirahat "


" iya Bun"


" sayang kamu bantu nenek ya jaga adek, kalo adek rewel kamu jangan ikutan rewel" ucap Revan sambil memeluk Aldo yang sedang duduk di paha nya


" gak dong pah, kan Aldo sudah besar"


" pintar anak papah, kalo begitu Revan pulang ya Bun"


" iya, hati hati di jalan" ucap bunda dan Daddy nya


sebelum masuk ke dalam mobil Revan dan Sintya pun bersalaman kepada bunda dan Daddy nya, Revan pun langsung melajukan mobilnya


" huh aku bisa tidur tenang hari ini" ucap Sintya sambil melemaskan otot otot tubuh nya, Revan yang sedang menyetir di samping nya hanya tersenyum melihat istri nya

__ADS_1


beberapa menit kemudia mereka pun sampai di rumah nya


" aku kangen tidur di rumah lagi "


" bukan nya tidur di hotel lebih enak dari pada tidur di rumah? kan tidur di hotel gak ada yang mengganggu" ucap Sintya


" kata siapa? enakkan tidur di rumah tau, tidur sama kamu sayang" bisik Revan di telingan nya Sintya " dah aku mau mandi dulu" Revan mengambil handuk nya dan segera masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Sintya berguling guling di kasur besar nya menikmati kebebasan nya hari ini


" beberapa menit kemudia terdengar suara pintu terbuka, ya Revan sudah selesai mandi dia sudah mengenakan baju mandinya


" mau kemana kita malam ini? kan kita berdua saja bisa dong jalan jalan seperti pacaran" ucap Sintya


Revan pun langsung mendekati Sintya yang sedang berbaring di kasur " aku malam ini... mau.. ke surga sayang" bisik Revan yang membuat Sintya merindik mendengar suara nya


" ke surga? apa maksud kamu?" tanya Sintya seperti tidak tahu apa maksud.dari suami nya itu


" kamu minta aku donorin darah untuk intan dan tugas aku sudah selesai jadi sekarang tugas kamu "


" apa tugas aku?"


" layani aku sayang, aku kangen " Revan pun langsung mengangkat pinggang rampingnya Sintya untuk membetulkan posisi nya yang enak,


cup.cup..cup..revan menjelajahi bibir mungil nya Sintya sampai Sintya tidak bisa.bernapas


"huh.. huh.. " Sintya menarik napas nya " aku belum mandi aku mandi dulu" ucap Sintya tak ada sahutan dari Revan namun Revan kembali menciumi Sintya dari bibir, kening, pipi dan leher nya tidak lupa juga dia meninggalkan beberapa bekas meras di leher putih nya sintya. tidak hanya sampai leher dia melanjutkannya dengan membuka kancing baju nya Sintya dan langsung menciumi gunung kembar milik istri nya itu ,


"hhmm" Sintya mengeluarkan suara desahan karena ulah suami nya itu.


" nikmatin sayang, hari ini aku akan buat kamu puas" Revan kembali membisikan kuping sintya. karena mereka sudah lama tidak bertemu juga Sintya pun juga menginginkan kenikmatan dari Revan. Sintya terus menarik napas panjang karena begitu menikmati nya.

__ADS_1


kejantanan revanm sudah begitu mengeras di pun langsung memasukkan nya. dan mereka sama sama menikmati permainan nya


__ADS_2