
Wati sudah sampai di rumah nya ,
"prak..." terdengar suara piring pecah dari dalam rumah nya
" lagi lagi masalah" ucap Wati sambil menarik naaps panjangnya
"kalo loe bosan sama gue sana Lo pergi" ucap mamah nya Wati yang marah kepada ayah nya
"aagghhh.. lagi-lagi masalah bisa gak sih sehari gak usah ada masalah, aku capek" Wati juga ikut berteriak mendengar pertengkaran orang tuanya
"sana kamu masuk.kamar kamu, ini urusan orang tua" ucap ayah nya
" aku sudah dewasa bukan anak-anak lagi, aku pusing di rumah ini selalu ada masalah" ucap Wati perustasi dengan pertengkaran kedua orang tua nya
Wati pun langsung masuk kedalam kamarnya dan dia pun membanting pintu kamar nya
"lagi-lagi ribut" ucap Wati menghempaskan badannya ke kasur
"seharusnya kalo anaknya pulang kerja itu di sambut dengan baik, bukan di sambut dengan pertengkaran setiap hari" ucap Wati sambil -meremas rambutnya
Wati pun mengambil ponsel nya
"revano Saputra" Wati mengetik nama itu di pencarian google dan keluar lah foto Revan
nama : revano salputra
umur : 34 tahun
agama: Islam
hoby: membaca
seorang anak dan pewaris tunggal dari pembisnis terbesar dan di usia muda Revano Saputra sudah memiliki beberapa perusahaan besar di bawah pimpinannya. tapi sayang percintaannya dulu tidak sebagus karir nya, percintaannya sempat putus di tengah jalan dan dia juga di selingkuhi mantan istri nya, silang dua tahun dia menikah lagi dengan wanita muda dan cantik yang bernama Sintya dan pernikahannya berjalan bahagia dikaruniai seorang anak perempuan.
begitu lengkap data diri Revan yang ada di google
"wow.." ucap Wati kagum.dengan seorang Revan "gue pasti bisa"
lain hal nya Revan Revan dan Sintya
jam sudah menunjukkan pukul 21.00 mereka sudah berada di parkiran mobil siap-siap untuk pulang kerumah dengan membawa banyak belanjaan
"maaf ya!" ucap Sintya
__ADS_1
"maaf kenapa?"
"aku hari ini bikin kamu lelah dan ngabisin banyak uang kamu"
"gak papa kok aku gak jadi masalah" Revan memberikan senyuman kepada Sintya
Revan melajukan mobilnya pulang ke rumah
beberapa menit kemudian mereka sampai di rumahnya
"Tut..tit..tit.." Revan membunyikan klakson mobil nya, dengan segera scurity di rumah itu membukakan gerbang rumah nya
"pak tolong bawain masuk belanjaan ibu ya" perintah Revan
"tidak usah biar aku aja" sahut Sintya
"udah kamu masuk aja " Revan menyuruh Sintya masuk ke dalam rumah
"maaf ya pak" ucap Sintya dia tidak enak dengan scurity itu
"iya bu, ibu masuk aja biar barang-barang nya saya yang bawa"
Sintya pun masuk ke dalam rumah
"Bi.. nindi mana?" tanya sintya
"rewel gak dia hari ini?"
"tidak Bu"
Sintya pun langsung menuju ke kamarnya nindi dan juga di susul Revan
"nindi sudah tidur?" tanya Revan
"iya "
cup Revan mencium nindi "aku mau mandi dulu badanku sudah lengket"
"mau aku masakin air panas beb?"
"gak usah sayang , aku mandi pakai air dingin aja"
Revan pun langsung kembali ke kamarnya dan masuk ke dalam kamar mandi dan Sintya merebahkan badannya ke kasur
__ADS_1
"kamu tidak mandi?" tanya revan
"males sudah malam, capek" sahut Sintya
"kalo tidak mandi setidaknya kamu ganti baju dan cuci muka dulu" ucap Revan
"iya.." dengan berat Sintya beranjak dari rebahannya langsung menuju kamar mandi
saat keluar kamar mandi dia melihat Revan yang sudah tertidur
"kamu tidur? kamu capek?" tanya Sintya kepada Revan
"iya sayang " ucap Revan dengan mata terpejam
"seharusnya kamu tadi bilang kalo kamu capek" ucap Sintya namun tidak ada jawaban dari Revan, Revan sudah tertidur pulas dan Sintya pun juga tidur sambil memeluk Revan .
jam menunjukkan pukul 2.30 Revan terbangun dari tidurnya karena merasakan sakit di lehernya akibat banyak yang terlalu tinggi. Revan tersenyum melihat kecantikan istrinya saat tidur
"mau kemana mas?" tanya Sintya terbangun karena revan
"mau ke kamar mandi, kamu mau ikut?"
"gak" Sintya pun melanjutkan tidurnya sedangkan Revan pergi ke kamar mandi untuk membuang hajat di tengah malam :)
selesai dari wc Revan kembali ke tempat tidur
"sayang kamu cantik saat tidur"
"sayang AC nya terlalu dingin apa kamu tidak merasakan dingin" bisik Revan namun tidak ada jawaban dari Sintya
" sayang aku pengen " ucap Revan dengan desahanan nya tepat di kuping Sintya namun tetap tidak ada respon dari istrinya itu
"dengan cara tadi tidak berhasil harus dengan cara lain" ucap Revan dalam hati. Revan pun mulai menciumi leher, kuping dan juga lidahnya tidak berhenti menjilat leher tidak hanya itu Revan juga sudah meninggalkan bekas merah di leher putihnya sintya. tidak hanya diam tangan nya mulai bergerak membuka satu persatu kancing baju sintya.
"kamu kenapa? katanya capek" ucap Sintya terbangun karena ulahnya Revan
"aku kangen sayang " ucap Revan memluk erat Sintya
"yuk kita lanjut tidur aku ngantuk" ucap Sintya yang juga memeluk Revan
__ADS_1
novel yang sangat terbaru juga ada judulnya "Korean full off love"
Korean full of love menceritakan seorang gadis yang hanya hidup sebatang kara dimana orang tua nya sudah lama meninggal dunia semenjak dia berusia 10 tahun, dulu dia bekerja sebagai karyawan cafe namun semenjak masa pandemi beberapa tahun yang lalu cafe tempat dia berkerja mengalami kebangkrutan hebat yang menyebabkan semua karyawan nya di pecat, sudah hampir 4 tahun dia sudah tidak mempunyai pekerjaan tetap sampai dia dijuluki dengan Tante nya sebagai pengangguran sukses, karena prustasi kelamaan tidak bekerja dia pun memutuskan untuk melamar bekerja menjadi tkw di Korea dengan hanya bermodal tekat yang kuat, semenjak jadi TKW nasib berpihak dengan nya, dia memiliki majikan seorang artis yang sangat terkenal di Korea bahkan di seluruh dunia mengenali artis itu.. penasaran dengan cerita nya kalian bisa buka profil saya"