Jodohku Seorang Duda

Jodohku Seorang Duda
141


__ADS_3

Revan dan Heri pun masuk ke dalam ruangan intan. Revan hampir meneteskan air mata nya setelah melihat intan yang terbaring tak sadarkan diri dengan selang dan beberapa suntikan di badan nya


" Lo selalu berdoa ga untuk kesembuhan intan" ucap Revan sambil memeluk raga


" iya Van"


tiba tiba ponsel nya heri berdering


" ibu" ucap Heri membaca siapa yang menelpon nya


"sebentar gue keluar dulu" ucap Heri


Revan dan raga hanya mengangguk


" hallo Bu, gimana kabar ibu?" tanya jeri kepada ibunya


" her kamu lagi dimana? apa masih di Kalimantan"


" aku sudah di Jakarta Bu, ini lagi di rumah sakit jenguk istri nya raga, kabar ibu dan Dewi bagaimana?"


" kabar ibu baik her, her hari ini Dewi di operasi her, ibu minta doa nya ya untuk adik kamu supaya selamatan sampai dia selesai operasi"

__ADS_1


" hah Dewi operasi? bukan nya operasi nya masih beberapa hari lagi?"


" dokter periksa keadaan adik kamu sudah mulai membaik dan tim dokter semua minta operasi nya di percepat sebelum keadaan Dewi semakin parah her, ibu takut her"


" ibu gak usah takut kita sama sama berdoa aja Bu aku juga di sini selalu doakan ibu dan Dewi, aku kangen ibu jaga kesehatan ibu ya di sana"


" iya her ibu juga merindukan kamu, doakan ya her semoga berjalan lancar dan Dewi bisa secepatnya balik ke Indonesia"


" iya Bu.. tapi Deni dimana Bu?"


" Deni masih di Jakarta her"


" di Jakarta? bukan nya dia yang bilang mau temani Dewi di sana kenapa dia malah meninggalkan Dewi Bu?" ucap Heri dengan suara hampir marah


" iya Bu aku minta maaf"


" ya sudah ibu cuman mau ngasih kabar itu aja dan minta doanya untuk adik kamu, kamu jaga diri ya di sana "


" iya Bu"


ibunya pun mematikan telpon nya dan Heri kembali masuk ke dalam ruangan nya intan

__ADS_1


" bagaimana kabar ibu dan dewi?" tanya Revan


" hari ini Dewi operasi"


" apa ibu memerlukan biaya untuk di sana?" Revan seperti ingin memberikan bantuan kepada Heri


" seperti nya tidak soal nya ibu tidak ada membahas biaya dan minta kiriman sama gue, ibu cuman minta doa untuk keselamatan dan kelancaran proses operasi nya Dewi"


" amiin.. semoga berjalan lancar" uncap raga dan Revan


crekk..terdengar suara pintu terbuka ternyata yang datang Sintya dengan anak nya, Revan yang melihat nya langsung tersenyum lebar dan langsung menghampiri Sintya


" sayang.. aku kangen kamu" Revan langsung merangkul pinggang ramping Sintya dan mengecup kening nya


" aku juga kangen banget sama kamu" balas Sintya


" raga yang melihat keromantisan Revan dan Sintya langsung memanyunkan mulut nya


" ini rumah sakit bukan hotel jadi kalo mau mesra mesraan jangan di sini" sindir raga


" nama nya juga kangen sama istri emang salah?" sahut Revan

__ADS_1


" ya salah kenapa gak di rumah aja kangen kangenan nya"


" sengaja supaya Lo dan Heri panas " ucap Revan sambil tertawa melihat tingkah laku Heri dan raga, raga benar benar panas melihat kemesraan Revan ditambah lagi tangan Revan yang tidak lepas lepas dari pinggang by Sintya


__ADS_2