Jodohku Seorang Duda

Jodohku Seorang Duda
58


__ADS_3

raga tetap berusaha merayu intan terus mengejar dimana intan berada selalu ada raga membuat intan muak dengan tingkah nya.


" kenapa sih Lo selalu ikutin gue" ucap intan dengan nada keras


" gue cuman mau kenalan, terus berteman dan minta nomor Lo simpel kan!"


" simpel dari mana? itu membuat gue muak dengan lo! dan Lo harus tau gue udah punya pacar" ucap intan dengan geram nya


" selagi Lo belum menikah kan kita masih bisa berteman "


" tapi gue gak mau berteman dengan lo. Lo tau Lo itu pengganggu hidup gue"


raga langsung merasa tersinggung dengan ucapan intan " baik kalo gue pengganggu hidup Lo gue gak akan ganggu Lo lagi mulai sekarang" ucap raga yang langsung meninggalkan inta


" bagus ..." teriak intan


Sintya yang mendengar intan teriak langsung menghampiri intan


" Lo kenapa? ada apa dengan raga? " tanya Sintya


" gue udah bilang beberapa kali kan sama Lo sin gue udah punya pacar dan gue udah pacaran lima tahun..gue gak mau hubungan gue putus gara gara dia" ucap intan menangis di pelukan Sintya .


" iya gue tau.. tapi taga orang nya baik mungkin dia memang mau berteman aja " ucap Sintya yang membujuk intan agar tidak marah lagi ." kalo emang Lo gak suka sama dia ya gak papa berteman juga gak papa kan"


intan tidak menjawab ucapan Sintya dia seperti benar benar marah dengan raga


" gue minta maaf nanti gue bilang sama Revan agar raga gak ganggu Lo lagi "


" gue ikut dengan lo buat liburan buat hilangin masalah gue bukan buat nambah masalah sin Lo ngerti kan" intan terus menangis entah kenapa akhir akhir ini sifat nya lebih sensitif gak seperti biasa nya.


" iya gue ngerti gue minta maaf! Lo capek ya?"


intan menggeleng kan kepala nya " enggak. besok pacar gue kalo gak ada kesibukkan kesini " ucap intan pelan


" beneran kalo kesini kenalin sama gue ya"


" iya"


lain hal nya dengan raga setelah di bilang intan seperti itu hati nya rasa ter iris iris dia langsung duduk di tengah tengah antara Heri dan Revan


" kenapa Lo bro" tanya Heri


" gak papa" jawab raga dengan muka di tekut

__ADS_1


" gak mungkin gak ada masalah kalo muka Lo kaya gitu" sahut Revan " cerita dong dengan kita "


" ya gini nasib jomblo" ucap raga dengan napas panjang


" gue juga masih jomblo" sahut Heri


" tapi kan Lo lagi PDKT dengan dini, lah gue mau dekatin orang nya aja udah ngamuk..bilang nya gue pengganggu hidup nya" sahut raga yang begitu kesal


" sabar bro kalo jodoh juga gak akan kemana" sahut Revan


" masih banyak kok cewe nya yang jomblo, tuh juga jomblo " ucap Heri dengan menunjuk Bella


Bella menyadari kalo dia lagi di omongin sama tiga lelaki tampan itu. Bella memberi senyuman manis kepada mereka namun raga tidak membalas senyum Bella


" sombong banget.. memang nya dia siapa? " ucap Bella dalam hati. Bella merasa kesal dengan muka acuh nya raga.


malam itu sudah terlalu larut mereka semua mengakhiri acara nya dan akan di lanjut besok siang . semua karyawan kembali ke kamar nya masing masing . entah kenapa malam itu Aldo ingin satu kamar dengan raga


" pah Aldo ikut sama om raga ya" ucap Aldo


" bilang dulu sama om nya. om nya atau gak "


" ya jelas dong om mau " ucap raga yang langsung menggendong Aldo


Sintya langsung mencubit pinggang nya Revan " dasar mesum " ucap Sintya sambil berjalan menuju kamar


" ya gak papa anggap lah kita bulan madu " ucap Revan


sesampainya di kamar Revan langsung menggendong Sintya


" beb jangan.. aku mau mandi " ucap Sintya sambil tertawa lepas


" kamu gak usah mandi.. "


diletakkan nya Sintya di kasur dan langsung di renggut nya bibir Sintya dengan lembut membuat Sintya menikmati ciuman itu. setelah puas di bibir diteruskan nya ke leher dia juga membuat tanda merah yang lumayan banyak.


---🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷-----


jam sudah menunjukkan pukul 6.30 pagi matahari sudah mulai memasuki celah celah kamar nya dini dan heri. dini yang merasakan mulai menggeliat dan membuka mata nya . dini tersenyum tipis menatap lelaki di sebelah nya yang masih tertidur nyenyak dengan mimpi indah nya. " tidak kalah tampan nya dengan Revan " ucap dini dalam hati


Heri menyadari kalo ada seseorang yang menatap nya lagi tidur. perlahan Heri membuka mata nya " kenapa kamu menatap aku? " tanya Heri dengan suara besar nya


" hhmm.. enggak " ucap dini gugup karena ketahuan oleh Heri

__ADS_1


" aku masih ngantuk! sini " ucap Heri menggeser tubuh nya memberi ruang untuk dini


dini pun duduk di samping kasur nya heri. namun tak di sangka tangan sebelah Heri langsung melingkar di pinggang langsing nya dini. sontak membuat dini kaget dia tatap kembali menatap Heri namun Heri kembali memejamkan mata nya .


" aku mau mandi " ucap dini ingin melepas tangan Heri


" nanti dulu, sini berbaring dengan ku" sahut Heri dengan seenak nya


Heri benar benar membuat dini gugup dan bingung harus bagaimana? melepas tangan nya namun dia begitu erat memeluk nya. apa mengikuti ucapan nya berbaring di samping nya? ini benar benar membuat dini bingung .


" ayo tidur lagi, aku gak akan macam macam dengan mu " ucap Heri


" bilang nya tidak akan macam macam tapi tangan nya masih melingkar di perut ku" ucap dini dalam hati


perlahan dini merebahkan tubuh nya di samping heri, Heri semakin erat memeluk nya terasa hembusan napas Heri di belakang leher nya membuat bulu kuduk nya dini berdering.


" kamu wangi" ucap Heri dengan suara menggoda


" jangan seperti itu" ucap dini


" kamu mau gak jadi istri aku " bisikkan Heri di telinga dini


dini langsung terdiam bingung harus jawab apa


" kamu bisa jawab nya nanti tapi biarkan aku peluk kamu sekali ini "


" hhmm iya" ucap dini gugup.. perasaan nya kali ini benar benar tak karuan. lelaki yang di suka langsung melamar nya . rasa nya ingin sekali berteriak namun dia malu .


lain hal nya dengan intan . pagi ini dia merasa tidak enak badan terasa perut nya begitu mual. hampir setiap pagi dia merasa kan seperti itu


" aku udah telat dua bulan" ucap intan dalam hati


intan langsung mengambil ponsel nya dan langsung mengirim pesan WhatsApp pada pacar nya


" kamu di mana?"


" di perjalanan menuju pantai " pesan dari pacar intan


intan langsung menelpon pacar nya


Tut..Tut..Tut..telepon terhubung


" ada apa aku di jalan" terdengar suara Lelaki seperti lagi geram dan intan langsung mematikan ponsel nya

__ADS_1


---BERSAMBUNG-----


__ADS_2