
malam hari di Amerika serikat
Dewi sudah siuman dari pingsan nya dan dia saat ini sedang makan di suapin Deni
" Deni..." ucap Dewi sambil memegang tangan nya Deni
" iya sayang.. kamu mau apa?"
" aku kangen mas heri, boleh gak telpon mas Heri" biasa nya Dewi hanya bilang sama ibu nya kalo dia kangen sama Heri tapi kebetulan sekali saat ini ibu nya sedang gak ada di ruangan
" boleh, sebentar aku ambil ponsel aku dulu ya"
" iya.." Dewi mengangguk kan kepala nya
Tut...Tut...Tut... deni memvidio call Heri
" hallo" Heri mengangkat telpon nya
" lagi kerja ya?" tanya Deni, terlihat Heri yang sedang rapi menggunakan baju kantor
" iya memang nya ada apa?" Heri membalik bertanya
__ADS_1
" Dewi kangen sama Lo"
" dimana Dewi nya" Heri langsung mencari adik kesayangannya itu
Deni pun mengarahkan kamera nya ke arah Dewi
" hallo ka, Dewi kangen sama kakak" tangis Dewi sambil melihat Heri " kak.. kakak sehat terus ya jangan sakit sakit cukup Dewi aja yang sakit"
" huss.. kamu jangan bilang kaya gitu, kamu udah gak sakit lagi kamu sembuh" Deni memberhentikan ucapan Dewi sambil mengelus kepala nya Dewi
" iya dek mas pasti jaga kesehatan mas, kamu jangan banyak pikiran ya di sana "
*flashback*
sewaktu kecil Heri selalu berusaha bikin Dewi bahagia apapun harus dia lakukan asal adik nya bahagia, Dewi gak punya teman namun Heri selalu bawa Dewi main bersama dengan teman nya, dulu Heri juga sempat berantem sama teman gara gara teman nya hina Dewi dan bilang Dewi wanita gak normal, penyakitan, Heri tidak terima dia pun langsung memberikan pukulan kepada orang itu, sampai sampai Heri pernah berdarah di kepada karena melindungi Dewi yang ingin di lempar batu Dalu di tahan Heri dan kena di kepala Heri, sampai besar pun Heri berusaha keras bekerja untuk adik nya berobat"
" kamu jangan nangis , kamu sekarang sudah bahagia dewi sudah ada Deni yang bisa lindungi kamu" ucap Heri menahan tangis nya " kalo kamu pulang nanti kakak akan jemput kamu dan ibu di Bandara"
" iya kak makasih" Dewi tak tahan lagi menahan tangis nya saking dia kangen nya dengan kakak nya
" ya sudah kamu tidur dan istirahat"
__ADS_1
" iya"
Deni pun mematikan ponsel nya
" sudah sayang kamu jangan nangis, ada aku di sini yang jagain kamu"
" makasih den" Dewi pun langsung memeluk Deni
" ya sudah kamu lanjut makan nya ya"
" enggak aku sudah kenyang"
" ya sudah kali gitu kamu tidur ya"
Dewi hanya mengangguk
" bro terima kasih sudah menjadi kakak terbaik untuk Dewi, terima kasih untuk pengorbanan loe selama ini, pertolongan gue ini masih gak sebanding dengan Lo, terima kasih Lo sudah restui gue dengan Dewi Lo memang kakak yang hebat buat Dewi, semoga loe kedepannya jauh lebih bahagia.. amiinn " Deni mengirimkan pesan itu kepada Heri
beberapa menit kemudian ponselnya Deni pun berbunyi
" sama sama, tolong jaga Dewi dan ibu di sana" Heri membalas pesan nya deni
__ADS_1