
Heri pun langsung mentransfer unag nya untuk ibu nya
dua hari kemudian, hari ini intan boleh pulang ke rumah raga begitu senang dengan keadaan istri nya namun anak nya masih perlu di rawat di rumah sakit.namun yang bikin raga kesal ibu dan kakak nya selama intan masuk rumah sakit tidak ada mereka menjenguk
" setelah ini aku mau ke rumah mamah" ucap raga kepada intan
" mau ngapain?" tanya intan dengan suara masih lemes
" aku mau tanya kenapa mamah dan kakak gak ada jengukin kamu selama kamu di rumah sakit?" ucap raga dengan suara keras
" sudah lah biarkn saja aku juga udah balik ke rumah, mungkin mamah LG sibuk" intan mencoba menenangkan diri
" sibuk? apa segitu lama nya sibuk? apa mamah gak mau liat cucunya lahiran ?"
" kamu gak usah bilang gitu paling paling nanti mamah kamu bilang kalo anak aku bukan cucu nya, tapi kemenag benar sih itu bukan anak kamu"
" enggak itu anak aku sampai kapan pun itu anak aku gak ada yg bis pisahkan aku dengan anak aku"
intan hanya terdiam mendengar ucapan raga, intan merasa sedih dan bersalah terhadap raga atas perbuatan nya selama ini.
" aku minta maaf " ucap intan
__ADS_1
" minta maaf apa lagi sayang?" tanya raga
" semua ini karna aku, aku gak bisa jaga diriku"
" sudah lah sayang kamu gak usah ingat ingat masa lalu kamu anggap aja masa lalu kamu tidak pernah terjadi, aku gak mau lagi mengingat itu" ucap raga sambil memeluk intan " sudah gak usah nangis, aku mau kerumah mamah dulu"
" iya.."
" kamu mau ikut?"
" gak kamu sendiri aja aku mau istirahat dulu"
" ya udah kalo gitu, aku tinggal ya"
beberapa menit kemudian raga sampai di depan rumah nya. tanpa menunggu lama raga langsung masuk ke dalam, terlihat semua orang di rumah ini sedang ngumpul sambil menikmati cemilan yang di buat mamah nya
" raga, apa kabar mu nak, mamah kangen sama kamu " ucap mamah nya yang langsung menghampiri raga setelah melihat raga datang namun raga hanya diam tidak membalas pertanyaan ibu nya
" kamu kenapa?" ibu nya kembali memberi pertanyaan kepada raga saat melihat muka raga datar
" ada apa raga?" tanya bapak " sini duduk, kamu ada masalah apa?"
__ADS_1
" kemana kalian semua.di saat intan masuk rumah sakit " ucap raga dengan suara datar
mendengar ucapan raga ibu nya pun langsung memalingkan wajah nya seolah olah tidak mendengar apa apa
" kemana kalian semua.di saat istri aku masuk rumah sakit " ucap raga kembali dengan suara sedikit lebih keras
" bapak di saat intan masuk rumah sakit bapak keluar kota dan baru pulang kemaren"
" oke bapak keluar kota, tapi ibu dan kakak kemana kenapa gak ada sekali pun jenguk istri dan anak aku? di saat aku minta tolong temani intan di rumah kenapa ibu malah gak mau Bu? kenapa ibu begitu tega dengan istri dan anak ku" ucap raga menangis " intan hampir mati Bu, kemaren dia koma ibu sama sekali gak ada mau tau kabar nya? ibu masih membenci intan?"
" iya ibu masih gak suka raga sama istri kamu, dan ibu gak bisa terima anak itu sebagai cucuk ibu, dia buka cucuk ibu dia bukan anak kamu raga" sahut ibu nya
" ibu cinta dan sayang sama aku kan?"
" iya ibu sayang banget sama kamu, ibu gak mau kamu di khianati sama wanita jalang itu raga"
" cukup Bu.. cukup hina istri aku... ibu gak sayang sama aku"
" ibu sayang sama kamu raga"
" kalo ibu sayang sama aku ibu gak akan bisa berbuat jahat sama istri aku, kalo ibu sayang sama aku ibu pasti gak akan tega bilang istri aku wanita jalang di hadapan aku Bu" raga berteriak, dia begitu emosi mendengar perkataan ibu nya " kalo ibu tidak bisa menerima istri aku, mulai sekarang aku gak akan datang kesini lagi, aku juga gak akan mau liat ibu, permisi " raga pun langsung keluar dari rumah itu
__ADS_1
" raga.." tangis ibu nya pun pecah saat melihat raga pergi melajukan mobil nya