Jodohku Seorang Duda

Jodohku Seorang Duda
97


__ADS_3

hari ini adalah hari kepulangan nya Sintya dari rumah sakit. yah bisa di anggap hari bahagia nya kedua pasangan ini namun rasa bahagia itu mungkin di tunda dulu.saat Sintya, Revan dan mamah nya sampai di rumah nya Ririn dan Aldo sudah menunggu kedatangan nya.


menurut Sintya dan Revan kehadiran Ririn di rumah mereka bisa di anggap pemandangan yang tidak baik. merusak suasana bahagia


"itu siapa?" tanya mamah Erin yang tidak pernah melihat bahkan ketemu dengan Ririn


" mantan istri nya Revan " bisik Sintya


"mau apa dia kesini"


"entah lah aku juga gak tau mah"


"kamu harus hati hati dengan wanita ini " ucap mamah nya dengan mewas wasin Sintya agar lebih hati hati dengan ririn. bahkan mamah nya Sintya tidak menegur atau menyapa Ririn dia malah memberi tatapan tajam.


"hallo.. bagaimana kabar kamu?" ucap Ririn yang mulai menyapa Sintya

__ADS_1


"baik "


"buat apa kamu kesini?" tanya Revan dengan nada tinggi


"aku ke sini karena Aldo aku pengen ketemu kamu "


"aku bisa ketemu Aldo tanpa sama kamu"


" memang nya salah aku bersama Aldo,? aku ibu nya jadi aku brhak jaga Aldo" perkelahian antara Revan dan Ririn pun di mulai membuat Aldo menangis dan pergi menjauh


"sudah kamu jangan seperti itu jaga emosi kamu " Sintya mulai membujuk Revan


"hhmm" Revan menarik napas panjang ny. "aku temui Aldo dulu" Revan langsung berjalan mendekati Aldo


"kamu kenapa? marah ya sama papah "

__ADS_1


Aldo menatap Revan dan menggelengkan dengan air mata yang tetap mengalir


"Aldo gak marah dengan papah" ucap Aldo dengan tangis nya


"terus kenapa kamu menangis?"


"kenapa sih mamah sama papah selalu berantem? emang nya Aldo salah ya di sini Aldo pengen liat mami Sintya tapi mamah sama papah malah berantem? apa papah benci dengan Aldo? apa papah udah gak sayang dengan Aldo? aku kangen keluarga kita yang kaya dulu? aku kangen di antar mamah dan papah kemana mana! aku pengen kaya teman teman aku pah kemana mana dengan orang tua nya "


Revan mendengar ungkapan hati anak nya itu juga ikut meneteskan air mata "papah minta maaf kalo selalu gak ada waktu buat kamu! papah gak benci Aldo papah sayang banget sama Aldo Aldo percaya kan papah tetap sayang Aldo? tapi kalo untuk kembali dengan mamah papah gak bisa "


"Aldo gak minta papah kembali dengan mamah tapi Aldo cuman minta papah dan mamah jangan berantem jangan berantem di depan Aldo itu membuat Aldo takut pah..? kalo memang papah dan mamah sama sama tidak sayang kenapa harus ada Aldo kenapa kenapa Aldo harus lahir?"


pemikiran Aldo tidak seperti pemikiran anak yang lain nya semenjak Revan dan Ririn berpisah dan selalu berantem kalo ketemu itu mebuat Aldo lebih mengerti dan memahami yang seharus nya tidak dia tahu


Revan tidak bisa berkata apa apa lagi "papah minta maaf papah sayang Aldo" cuman kata maaf yang bisa di lontar kan kepada anak laki laki nya ini. anak laki laki yang begitu dia sayangi

__ADS_1


"tidak seharus nya kamu terlibat dalam masalah ini nak papah tidak mau memikirkan hal seperti ini ini semua salah mamah kamu " ucap Revan dalam hati.


__ADS_2