
Revan dan Wati makan malam bersama, sambil makan malam Revan Vidio call Heri
Tut..Tut..Tut..
"nelpon istri bapak ya?" tanya wati
"tidak saya mau menelpon Hery asisten saya" jawab Revan
" apa Van?" Hery mengangkat telpon nya
"gimana kabar loe apa masih sakit?" tanya Revan
"iya nih van lumayan sih, kenapa Van ada yang bisa gue bantu?" " jawab hery
"gue pikir loe udah mendingan gue mau minta loe datang kesini"
"kalo kerja di rumah gue masih bisa tapi untuk kesana gue masih belum bisa " jawba Hery
" loe udah periksa kedokteran?"
"belum sih"
"cepat periksa, apa nunggu gue transfer duit nya?"
"gak usah besok gue rencana nya juga mau ke dokter sama ibu, ibu juga sakit"
"berarti ibu ketularan sama loe tuh haha"
"iya van, oh ya apa nih yang harus gue kerjakan"
"nanti gue chat apa yang harus loe kerjakan"
"oke" jawab hery
" ya udah gue mau lanjut makan dulu, loe semoga cepat sembuh biar bis ake kantor"
"oke, thanks you, loe juga jaga kesehatan loe disana"
"oke thanks" Revan pun mematikan telpon nya
"pak boleh saya nanya sesuatu"
"hhm boleh " jawab Revan sambil mengunyah makanan nya
"itu kan asisten bapak yang bapak telpon tapi kok dia tidak manggil bapak?" tanya wati
"ini asisten dan orang yang paling saya percaya" Revan menunjukkan foto dirinya dengan Hery dan raga
"wah ganteng- ganteng sekali, apa mereka juga menanam saham di perusahaan bapak?"
"tidak mereka tidak ada saham sama saya atau keluarga saya, ini nama nya raga dia sahabat saya semenjak SMP sampai kuliah dan sampai sekarang dia juga menikah dengan sahabatnya Sintya istri saya dan ini namanya Hery dia orang yang sudah lama ikut kerja dengan papah dan saya dia selalu berhasil kalo mitting dan mengerjakan pekerjaan dari saya dan beberpaa Minggu ini adiknya akan menikah dengan kakak nya sintya. saya sudah menganggap mereka seperti saudara saya"
" hhmm bapak berapa bersaudara?" tanya wati
" saya anak tunggal"
__ADS_1
"wah berarti bapak pewaris tunggal ya"
"ya bisa di bilang begitu, kamu sudah selesai makan nya?" tanya Revan
"sudah pak"
"saya juga sudah kita kembali ke kamar "
"baik pak"
Wati dan Revan pun kembali ke kamar nya
di dalam kamar, badan nya terasa begitu capek jadi dia langsung siap-siap untuk tidur tapi sebelum tidur tidak lupa dia untuk menelpon Sintya
Tut..Tut. Tut.
"hey.." Sintya mengangkat telpon nya
" Hay sayang.. lagi apa?" tanya Revan
"gak ada kamu kerjaan aku cuman makan tidur"
"wah berarti enak dong sayang, kamu bisa santai" jawab Revan
"enak apa nya gak ada tuh enak nya kalo jauh sama suami, pikiran dan batin tidak tenang"
"hhm kamu Jangan gitu dong"
iya aku percaya sama kamu, gimana pekerjaan kamu hari ini?" tanya Sintya
syuukur lah kalo lancar, semoga kamu bisa cepat pulang ya dan selalu jaga kesehatan kamu"
"iya sayang nih aku juga mau tidur"
"ya udah tidur aja dah..." Sintya tiba-tiba mematikan Vidio call nya
"Tut...Tut...Tut... "
"ada apa sayang?" tanya Sintya karena Revan menelpn lagi
" bagaimana sih kamu kok di matiin telpon nya"
"kata kamu, kamu mau tidur" jawab Sintya
"iya mau tidur tapi jangan di matiin telpon nya"
"oh gitu, iya deh aku tau kamu pasti kangen sama aku, kangen tidur peluk aku kan?" ledek Sintya
"iya aku kangen banget sama kamu, terus di sini aku juga bosan biasanya kan kalo aku kesini sama dengan Hery dan raga kamu tau lah gimana jahil dan konyol nya raga maka nya aku gak pernah bosan kamu sama mereka" ucap Revan
"terus bagaimana kabar nya raga dan Hery apa masih gak bisa susul kamu kesana?"
"gak bisa Hery masih sakit dan raga dia juga gak mau dia harus jaga intan dan dia juga yang menjalankan kantor di Jakarta sementara aku gak ada di san
"ooh... sayang besok aku boleh gak jalan-jalan kerumah nya intan lama banget aku gak kesana" ucap Sintya
__ADS_1
"boleh kok, tapi kamu bawa nindi gak?"
"baw dong sayang"
"nanti berangkatnya minta antar sama supir aja ya sayang, aku khawatir sama kamu takut kenapa-kenapa" ucap Revan
"iya sayang, ayo tutup matanya kita tidur" ajak Sintya
Karena badan Revan yang capek dan matanya yang sudah ngantuk Revan mengikuti perintah Sintya untuk menutup mata nya.
ke esokkan pagi nya Sintya sudah bangun di lihat nya ponsel nya yang ternyata panggilan Vidio call sama Revan masih hidup. terlihat Revan yang masih tertidur nyenyak.
"disaat tidur saja kegantengan nya tidak hilang" ucap Sintya sambil tersenyum melihat Revan
Revan bergerak menandakan dia ingin bangun
"morning sayang" sapa sintya kepada Revan yang baru bangun tidur
"morning baby" sapa Revan lagi dengan suara serak bangun guring
"apa kegiatan kamu hari ini?" tanya Sintya
"biasa sayang ke kantor. jam berapa sekarang?"
"di sini sih jam 07.00 mungkin di sana sudah jam 08.00 " ucap sintya
"astaga sayang aku telat" Revan pun langsung berlari dari kasur nya menuju kaMar mandi
"sayang hati-hati nanti jatuh" teriak Sintya mengkhawatirkan Revan namun tidak ada jawaban dari revan, Revan sudah berada di kamar mandi
Sintya pun pergi ke dapur dengan keadaan ponsel yang masih hidup.
"morning bi" sapa sintya kepada pembantu nya
" morning Bu, telponan sama bapak ya Bu?" tanya pembantu nya
" iya Bu"
"mana bapak nya bi kok gak kelihatan" tanya pembantu nya lagi
"lagi di kamar mandi bi"
"saya ikutan senang nyonya liat bapak sama nyonya senang terus, rasaa nya saya juga ingin punya suami kaya bapak yang sayang sama anak dan istri" ucap pembantu nya
"iya Bu saya juga bersyukur banget punya suami kaya Revan "
"sayang matik dulu ya telpon nya aku mau cepat-cepat nih" revan memutus pembicaraan Sintya dan pembantu nya
"iya jangan lupa makan dan hati-hati kerja nya" ucap Sintya
"dah... emmuah" Revan mengakhiri telponnya dengan kiss
hy guys aku juga ada loh bikin novel terbaru yang gak kalah seru nya dengan novel ini, novel terbaru aku yang berjudul "the effeck " menceritakan seorang gadis miskin, gendut yang selalu saja di bully oleh teman temannya dan semenjak kecil juga tidak ada yang mau berteman dengan nya karena dia begitu gendut, hidup nya semakin tidak karuan semenjak kenal dengan kakak tingkatnya di kampus dan lain lagi dengan citra yang harus menghadapi permasalahan dengan keluarga nya karena dia mencintai kakak nya sendiri... " penasaran dengan ceritanya kalian bisa buka profil saya
novel yang sangat terbaru juga ada judulnya "Korean full off love"
__ADS_1
Korean full of love menceritakan seorang gadis yang hanya hidup sebatang kara dimana orang tua nya sudah lama meninggal dunia semenjak dia berusia 10 tahun, dulu dia bekerja sebagai karyawan cafe namun semenjak masa pandemi beberapa tahun yang lalu cafe tempat dia berkerja mengalami kebangkrutan hebat yang menyebabkan semua karyawan nya di pecat, sudah hampir 4 tahun dia sudah tidak mempunyai pekerjaan tetap sampai dia dijuluki dengan Tante nya sebagai pengangguran sukses, karena prustasi kelamaan tidak bekerja dia pun memutuskan untuk melamar bekerja menjadi tkw di Korea dengan bermodal tekat yang kuat, semenjak jadi TKW nasib berpihak dengan nya, dia memiliki majikan seorang artis yang sangat terkenal di Korea bahkan di seluruh dunia mengenali artis itu.. penasaran dengan cerita nya kalian bisa buka profil saya"